<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Meledak, Pupuk Kaltim Pastikan Kondisi Kondusif dan Tidak Ada Gas Beracun</title><description>PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memastikan kondisi pabrik kondusif usai mengalami over-firing dan terjadi shutdown</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/320/2636609/pabrik-meledak-pupuk-kaltim-pastikan-kondisi-kondusif-dan-tidak-ada-gas-beracun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/320/2636609/pabrik-meledak-pupuk-kaltim-pastikan-kondisi-kondusif-dan-tidak-ada-gas-beracun"/><item><title>Pabrik Meledak, Pupuk Kaltim Pastikan Kondisi Kondusif dan Tidak Ada Gas Beracun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/320/2636609/pabrik-meledak-pupuk-kaltim-pastikan-kondisi-kondusif-dan-tidak-ada-gas-beracun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/26/320/2636609/pabrik-meledak-pupuk-kaltim-pastikan-kondisi-kondusif-dan-tidak-ada-gas-beracun</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2022 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/26/320/2636609/pabrik-meledak-pupuk-kaltim-pastikan-kondisi-kondusif-dan-tidak-ada-gas-beracun-VE8N2s8BM4.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Pupuk Kaltim Pastikan Kondisi Pabriknya Aman. (Foto: Okezone.com/Pupuk Kaltim)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/26/320/2636609/pabrik-meledak-pupuk-kaltim-pastikan-kondisi-kondusif-dan-tidak-ada-gas-beracun-VE8N2s8BM4.jfif</image><title>Pupuk Kaltim Pastikan Kondisi Pabriknya Aman. (Foto: Okezone.com/Pupuk Kaltim)</title></images><description>JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memastikan kondisi pabrik kondusif usai mengalami over-firing dan terjadi shutdown. Kejadian ini tidak menimbulkan korban dan dapat dipastikan tidak ada gas beracun yang ditimbulkan.
Meskipun operasional di pabrik tersebut dihentikan sementara, namun kondisi pabrik 5 PKT saat ini terpantau kondusif dan proses investigasi akan penyebab kejadian tengah dilakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Net Zero Emission, Anak Usaha Holding Pupuk Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
&amp;ldquo;Operasional di seluruh pabrik PKT senantiasa dikontrol selama 24 jam melalui central control room sehingga saat terjadi malfungsi di salah satu pabrik, dapat ternotifikasi secara real time oleh tim, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan shut down operasional pabrik. Meskipun sempat terjadi over-firing saat dilakukan proses restart, dapat kami konfirmasi bahwa proses penanganan sesuai prosedur K3 (Keselamatan &amp;amp; Kesehatan Kerja) telah dilakukan secara sigap dan tidak ada korban serta gas beracun yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.,&quot; ujar&amp;nbsp;SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, Selasa (26/7/2022).&amp;nbsp;
Saat ini, proses investigasi mendalam tengah dilakukan dan jika ditemukan kerusakan akan segera ditangani. Namun dapat dipastikan bahwa operasional Pabrik 5 tidak terkendala dan produksi urea di Pabrik 5 dapat tetap berjalan normal dengan menggunakan pasokan amoniak dari pabrik lain. PKT juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu suplai pupuk ke wilayah-wilayah yang telah menjadi tanggung jawab perusahaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Anak Usaha Holding Pupuk 1,75 Juta Ton, Terbanyak ke Asia hingga Amerika
Terkait keamanan stok pupuk untuk kebutuhan pertanian dalam negeri, perusahaan mencatat bahwa per 21 Juli 2022, PKT telah memproduksi urea sebanyak 1.873.674 Ton dan memiliki stok pupuk urea subsidi di semua lini sebanyak 77.829 Ton yang siap disalurkan, 310% lebih banyak dari alokasi target stok pupuk yang ditetapkan.Selain itu terdapat stok urea non-subsidi sebanyak 305.048 Ton sebagai cadangan penyaluran pupuk subsidi di Lini 1.
Dalam menjalankan operasional pabriknya, PKT senantiasa mengedepankan dan menerapkan sistem manajemen, best practice, serta prosedur K3 perusahaan dengan baik, sesuai dengan standard tertinggi di industri dan ketetapan pemerintah. Berkat prosedur tersebut, PKT dapat menekan tingkat kecelakaan kerja hingga tanggal 23 Juli 2022 dengan total 49.9 juta jam kerja selamat (safe man hours) atau 2356 hari. Hal ini juga menjadi strategi mitigasi yang efektif ketika terjadi abnormalitas dalam kegiatan produksi pabrik, seperti yang terjadi di Pabrik 5 tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memastikan kondisi pabrik kondusif usai mengalami over-firing dan terjadi shutdown. Kejadian ini tidak menimbulkan korban dan dapat dipastikan tidak ada gas beracun yang ditimbulkan.
Meskipun operasional di pabrik tersebut dihentikan sementara, namun kondisi pabrik 5 PKT saat ini terpantau kondusif dan proses investigasi akan penyebab kejadian tengah dilakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Net Zero Emission, Anak Usaha Holding Pupuk Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
&amp;ldquo;Operasional di seluruh pabrik PKT senantiasa dikontrol selama 24 jam melalui central control room sehingga saat terjadi malfungsi di salah satu pabrik, dapat ternotifikasi secara real time oleh tim, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan shut down operasional pabrik. Meskipun sempat terjadi over-firing saat dilakukan proses restart, dapat kami konfirmasi bahwa proses penanganan sesuai prosedur K3 (Keselamatan &amp;amp; Kesehatan Kerja) telah dilakukan secara sigap dan tidak ada korban serta gas beracun yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.,&quot; ujar&amp;nbsp;SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, Selasa (26/7/2022).&amp;nbsp;
Saat ini, proses investigasi mendalam tengah dilakukan dan jika ditemukan kerusakan akan segera ditangani. Namun dapat dipastikan bahwa operasional Pabrik 5 tidak terkendala dan produksi urea di Pabrik 5 dapat tetap berjalan normal dengan menggunakan pasokan amoniak dari pabrik lain. PKT juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu suplai pupuk ke wilayah-wilayah yang telah menjadi tanggung jawab perusahaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspor Anak Usaha Holding Pupuk 1,75 Juta Ton, Terbanyak ke Asia hingga Amerika
Terkait keamanan stok pupuk untuk kebutuhan pertanian dalam negeri, perusahaan mencatat bahwa per 21 Juli 2022, PKT telah memproduksi urea sebanyak 1.873.674 Ton dan memiliki stok pupuk urea subsidi di semua lini sebanyak 77.829 Ton yang siap disalurkan, 310% lebih banyak dari alokasi target stok pupuk yang ditetapkan.Selain itu terdapat stok urea non-subsidi sebanyak 305.048 Ton sebagai cadangan penyaluran pupuk subsidi di Lini 1.
Dalam menjalankan operasional pabriknya, PKT senantiasa mengedepankan dan menerapkan sistem manajemen, best practice, serta prosedur K3 perusahaan dengan baik, sesuai dengan standard tertinggi di industri dan ketetapan pemerintah. Berkat prosedur tersebut, PKT dapat menekan tingkat kecelakaan kerja hingga tanggal 23 Juli 2022 dengan total 49.9 juta jam kerja selamat (safe man hours) atau 2356 hari. Hal ini juga menjadi strategi mitigasi yang efektif ketika terjadi abnormalitas dalam kegiatan produksi pabrik, seperti yang terjadi di Pabrik 5 tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
