<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melemah Jelang Pertemuan The Fed</title><description>Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/7/2022) waktu setempat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2636891/wall-street-melemah-jelang-pertemuan-the-fed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2636891/wall-street-melemah-jelang-pertemuan-the-fed"/><item><title>Wall Street Melemah Jelang Pertemuan The Fed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2636891/wall-street-melemah-jelang-pertemuan-the-fed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2636891/wall-street-melemah-jelang-pertemuan-the-fed</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 06:58 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/278/2636891/wall-street-melemah-jelang-pertemuan-the-fed-PULbtHSnXB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/278/2636891/wall-street-melemah-jelang-pertemuan-the-fed-PULbtHSnXB.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/7/2022) waktu setempat. Bursa saham AS melemah sehari sebelum kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve.
BACA JUGA:Wall Street Sepekan Naik, Dolar AS di Level Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

Pelemahan Wall Street juga karena investor bergulat dengan kekhawatiran ekonomi yang berkembang setelah peringatan laba raksasa ritel Walmart Inc (WMT.N) dan tanda-tanda krisis pasokan gas yang menjulang di Eropa.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 228,5 poin, atau 0,71%, menjadi 31.761,54, S&amp;amp;P 500 (.SPX) kehilangan 45,79 poin, atau 1,15%, menjadi 3.921,05 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 220,09 poin, atau 1,87%, menjadi 11.562,58.
BACA JUGA:Saham Perusahaan Elon Musk Melonjak 9,8%, Wall Street Ditutup Naik

Ekuitas AS turun dengan saham ritel setelah Walmart memangkas perkiraan labanya pada Senin malam karena melonjaknya harga makanan dan bahan bakar mendorong konsumen untuk mengurangi pembelian diskresioner.Investor menanti kenaikan suku bunga The Fed 75 basis poin yang akan  diputuskan pada Rabu, dengan pasar memperkirakan sekitar 10% risiko  kenaikan yang lebih besar, serta menunggu untuk melihat apakah  tanda-tanda peringatan ekonomi mendorong perubahan retorika.
&quot;Jika mereka mencapai 100 basis poin, itu mungkin akan mengejutkan  pasar. Ada kegugupan itu. Jika 75, seperti yang diharapkan, dan The Fed  mengatakan mulai melihat tanda-tanda perlambatan, pasar mungkin  menganggapnya positif,&quot; kata Schleif.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (26/7/2022) waktu setempat. Bursa saham AS melemah sehari sebelum kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve.
BACA JUGA:Wall Street Sepekan Naik, Dolar AS di Level Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

Pelemahan Wall Street juga karena investor bergulat dengan kekhawatiran ekonomi yang berkembang setelah peringatan laba raksasa ritel Walmart Inc (WMT.N) dan tanda-tanda krisis pasokan gas yang menjulang di Eropa.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 228,5 poin, atau 0,71%, menjadi 31.761,54, S&amp;amp;P 500 (.SPX) kehilangan 45,79 poin, atau 1,15%, menjadi 3.921,05 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 220,09 poin, atau 1,87%, menjadi 11.562,58.
BACA JUGA:Saham Perusahaan Elon Musk Melonjak 9,8%, Wall Street Ditutup Naik

Ekuitas AS turun dengan saham ritel setelah Walmart memangkas perkiraan labanya pada Senin malam karena melonjaknya harga makanan dan bahan bakar mendorong konsumen untuk mengurangi pembelian diskresioner.Investor menanti kenaikan suku bunga The Fed 75 basis poin yang akan  diputuskan pada Rabu, dengan pasar memperkirakan sekitar 10% risiko  kenaikan yang lebih besar, serta menunggu untuk melihat apakah  tanda-tanda peringatan ekonomi mendorong perubahan retorika.
&quot;Jika mereka mencapai 100 basis poin, itu mungkin akan mengejutkan  pasar. Ada kegugupan itu. Jika 75, seperti yang diharapkan, dan The Fed  mengatakan mulai melihat tanda-tanda perlambatan, pasar mungkin  menganggapnya positif,&quot; kata Schleif.</content:encoded></item></channel></rss>
