<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapakah Pemilik Sido Muncul, Jamu Indonesia yang Mendunia?</title><description>Siapakah pemilik Sido Muncul, jamu Indonesia yang mendunia? Merek Sido Muncul sudah tak asing di tengah masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2637105/siapakah-pemilik-sido-muncul-jamu-indonesia-yang-mendunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2637105/siapakah-pemilik-sido-muncul-jamu-indonesia-yang-mendunia"/><item><title>Siapakah Pemilik Sido Muncul, Jamu Indonesia yang Mendunia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2637105/siapakah-pemilik-sido-muncul-jamu-indonesia-yang-mendunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/278/2637105/siapakah-pemilik-sido-muncul-jamu-indonesia-yang-mendunia</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/278/2637105/siapakah-pemilik-sido-muncul-jamu-indonesia-yang-mendunia-D7NiYa4ya7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siapa pemilik sido muncul jamu Indonesia yang mendunia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/278/2637105/siapakah-pemilik-sido-muncul-jamu-indonesia-yang-mendunia-D7NiYa4ya7.jpg</image><title>Siapa pemilik sido muncul jamu Indonesia yang mendunia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Siapakah pemilik Sido Muncul, jamu Indonesia yang mendunia? Merek Sido Muncul sudah tak asing di tengah masyarakat.
Dilansir Okezone dari berbagai sumber, Rabu (27/7/2022), awalnya Siem Thiam Hie dan Go Djing Nio merupakan pemerah susu di Ambarawa, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Sido Muncul (SIDO), Emiten Miliarder Irwan Hidayat Raup Penjualan Rp880,4 Miliar

Kemudian, pasangan itu merintis usaha Roti Muncul pada 1930. Ketika memulai bisnis roti, pasangan itu sudah mulai meracik jamu. Di mana, Go Djing Nio mempunyai kemampuan mengolah rempah-rempah.
Pada 1935, Siem Thiam Hie dan Go Djing Nio pindah dari Solo ke Yogyakarta. Di Yogyakarta, pasangan itu membuka toko jamu.
BACA JUGA:Sido Muncul (SIDO) Siapkan Capex Rp210 Miliar, untuk Apa Saja?

Adapun pada 1940, Siem Thiam Hie dan Go Djing Nio telah memasarkan jamu sebagai obat masuk angin yang sekarang dikenal sebagai Tolak Angin.
Namun ketika Perang Dunia II, tepatnya saat Jepang menjajah Indonesia, bisnis jamu mereka terganggu. Keluarga Siem Thiam Hie kemudian mengungsi ke Semarang.Setelah perang selesai, keluarga Siem Thiam Hie memilih menetap di  Semarang. Selain itu, mereka juga memilih bisnis jamu yang bisa  mengobati batuk, pilek, dan pencernaan.
Diketahui, pada 1951 pabrik Sido Muncul didirikan oleh Agustinus  Rachmat Sulistyo. Pada 1967, pabrik diserahkan kepada Desi Sulistyo.  Selanjutnya, pada 1974 diserahkan kepada Irwan Hidayat.
Saat masa kepemimpinan Irwan Hidayat, nama Sido Muncul pun semakin  besar. Adapun pada 1975, usaha yang berawal CV menjadi PT dengan nama PT  Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Siapakah pemilik Sido Muncul, jamu Indonesia yang mendunia? Merek Sido Muncul sudah tak asing di tengah masyarakat.
Dilansir Okezone dari berbagai sumber, Rabu (27/7/2022), awalnya Siem Thiam Hie dan Go Djing Nio merupakan pemerah susu di Ambarawa, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Sido Muncul (SIDO), Emiten Miliarder Irwan Hidayat Raup Penjualan Rp880,4 Miliar

Kemudian, pasangan itu merintis usaha Roti Muncul pada 1930. Ketika memulai bisnis roti, pasangan itu sudah mulai meracik jamu. Di mana, Go Djing Nio mempunyai kemampuan mengolah rempah-rempah.
Pada 1935, Siem Thiam Hie dan Go Djing Nio pindah dari Solo ke Yogyakarta. Di Yogyakarta, pasangan itu membuka toko jamu.
BACA JUGA:Sido Muncul (SIDO) Siapkan Capex Rp210 Miliar, untuk Apa Saja?

Adapun pada 1940, Siem Thiam Hie dan Go Djing Nio telah memasarkan jamu sebagai obat masuk angin yang sekarang dikenal sebagai Tolak Angin.
Namun ketika Perang Dunia II, tepatnya saat Jepang menjajah Indonesia, bisnis jamu mereka terganggu. Keluarga Siem Thiam Hie kemudian mengungsi ke Semarang.Setelah perang selesai, keluarga Siem Thiam Hie memilih menetap di  Semarang. Selain itu, mereka juga memilih bisnis jamu yang bisa  mengobati batuk, pilek, dan pencernaan.
Diketahui, pada 1951 pabrik Sido Muncul didirikan oleh Agustinus  Rachmat Sulistyo. Pada 1967, pabrik diserahkan kepada Desi Sulistyo.  Selanjutnya, pada 1974 diserahkan kepada Irwan Hidayat.
Saat masa kepemimpinan Irwan Hidayat, nama Sido Muncul pun semakin  besar. Adapun pada 1975, usaha yang berawal CV menjadi PT dengan nama PT  Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul.</content:encoded></item></channel></rss>
