<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPPI Selidiki Lonjakan Jumlah Impor Produk Evaporator</title><description>Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) memulai penyelidikan perpanjangan tindakan pengamanan perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/320/2636899/kppi-selidiki-lonjakan-jumlah-impor-produk-evaporator</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/320/2636899/kppi-selidiki-lonjakan-jumlah-impor-produk-evaporator"/><item><title>KPPI Selidiki Lonjakan Jumlah Impor Produk Evaporator</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/320/2636899/kppi-selidiki-lonjakan-jumlah-impor-produk-evaporator</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/320/2636899/kppi-selidiki-lonjakan-jumlah-impor-produk-evaporator</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 07:24 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/320/2636899/kppi-selidiki-lonjakan-jumlah-impor-produk-evaporator-0MDbR6V2MV.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">KPPI selidiki lonjakan impor (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/320/2636899/kppi-selidiki-lonjakan-jumlah-impor-produk-evaporator-0MDbR6V2MV.jpeg</image><title>KPPI selidiki lonjakan impor (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) memulai penyelidikan perpanjangan tindakan pengamanan perdagangan (safeguard measures) atas lonjakan jumlah impor produk evaporator.
Penyelidikan tersebut menindaklanjuti permohonan perpanjangan penyelidikan yang diajukan PT Fujisei Metal Indonesia (FMI) pada 4 Juli 2022 lalu.
BACA JUGA:Kompor listrik Jadi Solusi Tekan Impor Gas dan Kurangi Subsidi Energi

Penyelidikan meliputi impor produk evaporator tipe roll bond dan tipe fin yang merupakan bagian dari lemari pendingin, lemari pembeku, dan perlengkapan pendingin atau pembeku lainnya. Produk tersebut termasuk dalam nomor HS. ex. 8418.99.10 sesuai dengan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) tahun 2022.
&amp;ldquo;Berdasarkan bukti awal permohonan penyelidikan perpanjangan yang diajukan PT FMI, KPPI menemukan fakta bahwa adanya lonjakan jumlah impor produk evaporator dan kerugian serius atau ancaman kerugian serius yang dialami Pemohon,&amp;rdquo; ungkap Ketua KPPI Mardjoko, Rabu (27/7/2022).
BACA JUGA:Impor Indonesia Naik 12,87% Jadi USD21 Miliar pada Juni 2022 

Mardjoko melanjutkan, berdasarkan data jumlah impor produk evaporator selama periode 2019-2021, jumlah impor evaporator berfluktuatif.
Pada 2020, jumlah impor menunjukkan penurunan 23,79% dibandingkan pada 2019.
Namun pada 2021, jumlah impor meningkat secara signifikan sebesar 32,14% dibandingkan pada 2020.&quot;Dengan demikian, jumlah impor produk evaporator selama 2019-2021 masih menunjukkan tren peningkatan 0,36%,&quot; jelasnya.
Diterangkan Mardjoko, impor evaporator tipe roll bond dan tipe fin  berasal dari beberapa negara yang memiliki pangsa impor lebih dari 3%,  yaitu Republik Rakyat Tiongkok, Mesir, dan Thailand.
Adapun jumlah impor evaporator terbesar berasal dari RRT dengan  pangsa impor pada 2021 sebesar 88,97%, Mesir 6,87%, dan Thailand 4,32%.
Sehubungan dengan hal tersebut, KPPI mengundang semua pihak yang  berkepentingan untuk mendaftarkan diri sebagai interested parties  selambat-lambatnya 15 hari sejak tanggal dimulainya penyelidikan atau  tanggal 6 Agustus 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) memulai penyelidikan perpanjangan tindakan pengamanan perdagangan (safeguard measures) atas lonjakan jumlah impor produk evaporator.
Penyelidikan tersebut menindaklanjuti permohonan perpanjangan penyelidikan yang diajukan PT Fujisei Metal Indonesia (FMI) pada 4 Juli 2022 lalu.
BACA JUGA:Kompor listrik Jadi Solusi Tekan Impor Gas dan Kurangi Subsidi Energi

Penyelidikan meliputi impor produk evaporator tipe roll bond dan tipe fin yang merupakan bagian dari lemari pendingin, lemari pembeku, dan perlengkapan pendingin atau pembeku lainnya. Produk tersebut termasuk dalam nomor HS. ex. 8418.99.10 sesuai dengan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) tahun 2022.
&amp;ldquo;Berdasarkan bukti awal permohonan penyelidikan perpanjangan yang diajukan PT FMI, KPPI menemukan fakta bahwa adanya lonjakan jumlah impor produk evaporator dan kerugian serius atau ancaman kerugian serius yang dialami Pemohon,&amp;rdquo; ungkap Ketua KPPI Mardjoko, Rabu (27/7/2022).
BACA JUGA:Impor Indonesia Naik 12,87% Jadi USD21 Miliar pada Juni 2022 

Mardjoko melanjutkan, berdasarkan data jumlah impor produk evaporator selama periode 2019-2021, jumlah impor evaporator berfluktuatif.
Pada 2020, jumlah impor menunjukkan penurunan 23,79% dibandingkan pada 2019.
Namun pada 2021, jumlah impor meningkat secara signifikan sebesar 32,14% dibandingkan pada 2020.&quot;Dengan demikian, jumlah impor produk evaporator selama 2019-2021 masih menunjukkan tren peningkatan 0,36%,&quot; jelasnya.
Diterangkan Mardjoko, impor evaporator tipe roll bond dan tipe fin  berasal dari beberapa negara yang memiliki pangsa impor lebih dari 3%,  yaitu Republik Rakyat Tiongkok, Mesir, dan Thailand.
Adapun jumlah impor evaporator terbesar berasal dari RRT dengan  pangsa impor pada 2021 sebesar 88,97%, Mesir 6,87%, dan Thailand 4,32%.
Sehubungan dengan hal tersebut, KPPI mengundang semua pihak yang  berkepentingan untuk mendaftarkan diri sebagai interested parties  selambat-lambatnya 15 hari sejak tanggal dimulainya penyelidikan atau  tanggal 6 Agustus 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
