<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Tips Cespleng dari Sandiaga Uno Jadi Pengusaha Sukses dan Ciptakan Lapangan Kerja</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan empat tips jitu untuk menjadi pengusaha yang sukses.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/455/2637164/4-tips-cespleng-dari-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-sukses-dan-ciptakan-lapangan-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/455/2637164/4-tips-cespleng-dari-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-sukses-dan-ciptakan-lapangan-kerja"/><item><title>4 Tips Cespleng dari Sandiaga Uno Jadi Pengusaha Sukses dan Ciptakan Lapangan Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/455/2637164/4-tips-cespleng-dari-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-sukses-dan-ciptakan-lapangan-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/455/2637164/4-tips-cespleng-dari-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-sukses-dan-ciptakan-lapangan-kerja</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/455/2637164/4-tips-cespleng-dari-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-sukses-dan-ciptakan-lapangan-kerja-nyquAc2Qje.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno beri tips jadi pengusaha sukses (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/455/2637164/4-tips-cespleng-dari-sandiaga-uno-jadi-pengusaha-sukses-dan-ciptakan-lapangan-kerja-nyquAc2Qje.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno beri tips jadi pengusaha sukses (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JEPARA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan empat tips jitu untuk menjadi pengusaha yang sukses sehingga mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Menparekraf Sandiaga dalam acara &quot;Kuliah Umum dan Sharing Session: Peningkatan Kemampuan Enterpreneur Santri di Bidang Parekraf&quot;, di Ponpes Roudlatul Mubtadiin, Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (26/7/2022) malam, mengatakan empat tips jitunya itu sudah diterapkannya semasa merintis usaha disaat krisis.
BACA JUGA:Sandiaga Uno Dorong Demak Tergabung dalam Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia 2023

Pertama, memiliki niat yang kuat karena menurut Menparekraf segala sesuatu tergantung niatnya atau innamal a'malu binniyat. Kedua, kemampuan untuk menciptakan keuangan yang kuat melalui permodalan, apalagi saat ini sudah ada permodalan digital, seperti peer to peer lending, dan fintech.
Ketiga, mampu berinovasi dan berani mengambil risiko serta proactive. Dan yang keempat ialah memiliki jiwa leadership.
Leadership ini dikatakan Menparekraf Sandiaga sudah ada contohnya yaitu Rasulullah Muhammad, dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah ke dalam kehidupan sehari-hari, yaitu fathonah, amanah, sidiq, dan tabligh (cerdas, dapat dipercaya, benar atau selalu berkata jujur, dan menyampaikan wahyu/pesan).
BACA JUGA:Sandiaga Uno Siap Hadirkan 24 UMKM &amp;amp; 30 Industri Non UMKM di IWTCF 2022

&quot;Itu adalah kunci sukses menjadi enterpreneur,&quot; kata Menparekraf Sandiaga.
Bicara mengenai potensi pariwisata, Jepara memiliki wisata alam seperti Pantai Bandengan, wisata sejarah ada Benteng Portugis, ekonomi kreatif selain furnitur yang sangat terkenal yaitu kerajinan kain tenun ikat troso, dan juga kuliner ikan pindang serani.
&quot;Potensi ini bisa kita kembangkan bersama-sama, karena ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat sehingga pascapandemi mereka bisa mandiri dan sejahtera,&quot; ujar Menparekraf.
Dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekraf di Jepara, salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh para santri adalah dengan memanfaatkan akun-akun owned media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata, kemudian membuat konten-konten dengan narasi positif di media sosial.Menparekraf Sandiaga mengatakan sesuatu data per Januari 2022, ada  26.975 pondok pesantren di seluruh Indonesia, dengan jumlah santri  mencapai 5 juta orang. Jawa Tengah khususnya Jepara menyumbang sejumlah  151 ponpes.
&quot;Secara kuantitas kita memiliki SDM, tinggal kita tingkatkan  kualitasnya yang mumpuni. Karena bayangkan saja jika satu persen dari  total lima juta santri ini menjadi pengusaha sukses, menjadi  enterpreneur dan menciptakan lapangan kerja. Akan ada tambahan jika satu  persennya 50 ribu UMKM dan ratusan ribu lapangan kerja untuk industri  yang diciptakan para santri,&quot; kata Sandiaga.
Kemenparekraf sedang mengembangan program Santri Digitalpreneur  Indonesia sebagai wadah dalam membantu para santri menghadapi tantangan  industri digital kreatif. Misalnya santri juga bisa membuat inovasi  dalam bentuk 2D animation, 3D animation, hingga podcast.
&quot;Kami ingin santri bisa menciptakan konten-konten sendiri, jangan  santri akhirnya menonton konten-konten podcast yang tidak sesuai dengan  budaya kita. Oleh karena itu, saya juga ingin mendorong Santri  Digitalpreneur ini bekerja-sama dengan pondok pesantren Balekambang.  Karena saya yakin para santri dan alumninya mampu menjadi bagian dari  kebangkitan ekonomi umat melalui inovasi dan kreativitas,&amp;rdquo; katanya.
&quot;Pemerintah akan terus hadir dengan program yang tepat sasaran, tepat  manfaat, dan tepat waktu. Tiga program Kemenparekraf insyaAllah akan  kita kembangkan di Jepara, yaitu Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia,  Apresiasi Kreasi Indonesia, serta Anugerah Desa Wisata Indonesia,&quot; ujar  Sandi.
Pada kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga mengapresiasi hasil kreasi  para santri diantaranya sate lilit berbahan dasar singkong dan kelapa  mentah serta kendaraan listrik. &quot;Mudah-mudahan tahun depan bisa ikut  Formula E,&quot; katanya.
Menparekraf Sandiaga juga menginisasi pemberian beasiswa kepada para  santri di Ponpes Roudlatul Mubtadiin, Balekambang untuk menempuh  pendidikan di enam Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf. Ia berhadap  beasiswa ini bisa digunakan oleh para santri untuk mengembangkan  wawasan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air.
Sementara itu Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan bahwa  Jepara memiliki destinasi wisata yang cukup fenomenal, sudah terdengar  namanya hingga mancanegara yakni destinasi wisata Karimun Jawa. Namun  konektivitas hingga amenitas di Karimun Jawa masih perlu ditingkatkan  agar semakin atraktif dan menarik kunjungan wisatawan.
&quot;Penerbangan langsung dari Semarang ke Karimun Jawa saat ini  terhenti. Begitu juga sarana dan prasarananya. Untuk itu, kami mohon  dukungan dari Menparekraf, termasuk pengembangan destinasi wisata yang  ada di Balekambang, karena Balekambang ini sangat unik dan potensi  pariwisatanya luar biasa,&quot; katanya.Menanggapi hal tersebut, Menparekraf bersama dengan jajarannya segera   berkoodinasi dengan Kementerian Perhubungan supaya persoalan itu bisa   ditindaklanjuti.
&quot;Nanti saya bersama dengan jajaran di Kemenparekraf akan memberikan   catatan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai   penerbangan untuk menghidupkan kembali rute Semarang-Karimun Jawa,&amp;rdquo;   katanya.
&quot;Kami juga akan menyiapkan sarana promosi dan juga penyiapan travel   pattern yang juga nanti akan melibatkan Badan Otorita Borobudur sebagai   fungsi koordinatif kami dalam menjadikan travel pattern atau suatu pola   perjalanan. Ini nanti akan mengumpan wisatawan-wisatawan dari DSP   Borobudur lalu ke Karimun Jawa sebagai satu kesatuan,&quot; katanya.
Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga dalam acara tersebut, Direktur   Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, &amp;amp; Pameran (MICE)   Kemenparekraf, Iyung Masruroh; Direktur Komunikasi Pemasaran   Kemenparekraf/Baparekraf, Diah Martini Paham; dan Plt. Direktur Utama   Badan Otoritas Borobudur (BOB), Bisma Jatnika.
Hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mubtadiin KH M. Ma'mun   Abdullah serta para santri Pondok Pesantren Roudlatul Mubtadiin.</description><content:encoded>JEPARA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan empat tips jitu untuk menjadi pengusaha yang sukses sehingga mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Menparekraf Sandiaga dalam acara &quot;Kuliah Umum dan Sharing Session: Peningkatan Kemampuan Enterpreneur Santri di Bidang Parekraf&quot;, di Ponpes Roudlatul Mubtadiin, Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (26/7/2022) malam, mengatakan empat tips jitunya itu sudah diterapkannya semasa merintis usaha disaat krisis.
BACA JUGA:Sandiaga Uno Dorong Demak Tergabung dalam Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia 2023

Pertama, memiliki niat yang kuat karena menurut Menparekraf segala sesuatu tergantung niatnya atau innamal a'malu binniyat. Kedua, kemampuan untuk menciptakan keuangan yang kuat melalui permodalan, apalagi saat ini sudah ada permodalan digital, seperti peer to peer lending, dan fintech.
Ketiga, mampu berinovasi dan berani mengambil risiko serta proactive. Dan yang keempat ialah memiliki jiwa leadership.
Leadership ini dikatakan Menparekraf Sandiaga sudah ada contohnya yaitu Rasulullah Muhammad, dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah ke dalam kehidupan sehari-hari, yaitu fathonah, amanah, sidiq, dan tabligh (cerdas, dapat dipercaya, benar atau selalu berkata jujur, dan menyampaikan wahyu/pesan).
BACA JUGA:Sandiaga Uno Siap Hadirkan 24 UMKM &amp;amp; 30 Industri Non UMKM di IWTCF 2022

&quot;Itu adalah kunci sukses menjadi enterpreneur,&quot; kata Menparekraf Sandiaga.
Bicara mengenai potensi pariwisata, Jepara memiliki wisata alam seperti Pantai Bandengan, wisata sejarah ada Benteng Portugis, ekonomi kreatif selain furnitur yang sangat terkenal yaitu kerajinan kain tenun ikat troso, dan juga kuliner ikan pindang serani.
&quot;Potensi ini bisa kita kembangkan bersama-sama, karena ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat sehingga pascapandemi mereka bisa mandiri dan sejahtera,&quot; ujar Menparekraf.
Dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekraf di Jepara, salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh para santri adalah dengan memanfaatkan akun-akun owned media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata, kemudian membuat konten-konten dengan narasi positif di media sosial.Menparekraf Sandiaga mengatakan sesuatu data per Januari 2022, ada  26.975 pondok pesantren di seluruh Indonesia, dengan jumlah santri  mencapai 5 juta orang. Jawa Tengah khususnya Jepara menyumbang sejumlah  151 ponpes.
&quot;Secara kuantitas kita memiliki SDM, tinggal kita tingkatkan  kualitasnya yang mumpuni. Karena bayangkan saja jika satu persen dari  total lima juta santri ini menjadi pengusaha sukses, menjadi  enterpreneur dan menciptakan lapangan kerja. Akan ada tambahan jika satu  persennya 50 ribu UMKM dan ratusan ribu lapangan kerja untuk industri  yang diciptakan para santri,&quot; kata Sandiaga.
Kemenparekraf sedang mengembangan program Santri Digitalpreneur  Indonesia sebagai wadah dalam membantu para santri menghadapi tantangan  industri digital kreatif. Misalnya santri juga bisa membuat inovasi  dalam bentuk 2D animation, 3D animation, hingga podcast.
&quot;Kami ingin santri bisa menciptakan konten-konten sendiri, jangan  santri akhirnya menonton konten-konten podcast yang tidak sesuai dengan  budaya kita. Oleh karena itu, saya juga ingin mendorong Santri  Digitalpreneur ini bekerja-sama dengan pondok pesantren Balekambang.  Karena saya yakin para santri dan alumninya mampu menjadi bagian dari  kebangkitan ekonomi umat melalui inovasi dan kreativitas,&amp;rdquo; katanya.
&quot;Pemerintah akan terus hadir dengan program yang tepat sasaran, tepat  manfaat, dan tepat waktu. Tiga program Kemenparekraf insyaAllah akan  kita kembangkan di Jepara, yaitu Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia,  Apresiasi Kreasi Indonesia, serta Anugerah Desa Wisata Indonesia,&quot; ujar  Sandi.
Pada kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga mengapresiasi hasil kreasi  para santri diantaranya sate lilit berbahan dasar singkong dan kelapa  mentah serta kendaraan listrik. &quot;Mudah-mudahan tahun depan bisa ikut  Formula E,&quot; katanya.
Menparekraf Sandiaga juga menginisasi pemberian beasiswa kepada para  santri di Ponpes Roudlatul Mubtadiin, Balekambang untuk menempuh  pendidikan di enam Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf. Ia berhadap  beasiswa ini bisa digunakan oleh para santri untuk mengembangkan  wawasan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air.
Sementara itu Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan bahwa  Jepara memiliki destinasi wisata yang cukup fenomenal, sudah terdengar  namanya hingga mancanegara yakni destinasi wisata Karimun Jawa. Namun  konektivitas hingga amenitas di Karimun Jawa masih perlu ditingkatkan  agar semakin atraktif dan menarik kunjungan wisatawan.
&quot;Penerbangan langsung dari Semarang ke Karimun Jawa saat ini  terhenti. Begitu juga sarana dan prasarananya. Untuk itu, kami mohon  dukungan dari Menparekraf, termasuk pengembangan destinasi wisata yang  ada di Balekambang, karena Balekambang ini sangat unik dan potensi  pariwisatanya luar biasa,&quot; katanya.Menanggapi hal tersebut, Menparekraf bersama dengan jajarannya segera   berkoodinasi dengan Kementerian Perhubungan supaya persoalan itu bisa   ditindaklanjuti.
&quot;Nanti saya bersama dengan jajaran di Kemenparekraf akan memberikan   catatan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan maskapai   penerbangan untuk menghidupkan kembali rute Semarang-Karimun Jawa,&amp;rdquo;   katanya.
&quot;Kami juga akan menyiapkan sarana promosi dan juga penyiapan travel   pattern yang juga nanti akan melibatkan Badan Otorita Borobudur sebagai   fungsi koordinatif kami dalam menjadikan travel pattern atau suatu pola   perjalanan. Ini nanti akan mengumpan wisatawan-wisatawan dari DSP   Borobudur lalu ke Karimun Jawa sebagai satu kesatuan,&quot; katanya.
Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga dalam acara tersebut, Direktur   Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, &amp;amp; Pameran (MICE)   Kemenparekraf, Iyung Masruroh; Direktur Komunikasi Pemasaran   Kemenparekraf/Baparekraf, Diah Martini Paham; dan Plt. Direktur Utama   Badan Otoritas Borobudur (BOB), Bisma Jatnika.
Hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatul Mubtadiin KH M. Ma'mun   Abdullah serta para santri Pondok Pesantren Roudlatul Mubtadiin.</content:encoded></item></channel></rss>
