<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Mafia Tanah, Menteri Hadi Siap Pasang Badan</title><description>Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional memamerkan dua atribut baru, yaitu Baret, dan tongkat Komando.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/470/2637101/lawan-mafia-tanah-menteri-hadi-siap-pasang-badan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/470/2637101/lawan-mafia-tanah-menteri-hadi-siap-pasang-badan"/><item><title>Lawan Mafia Tanah, Menteri Hadi Siap Pasang Badan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/470/2637101/lawan-mafia-tanah-menteri-hadi-siap-pasang-badan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/27/470/2637101/lawan-mafia-tanah-menteri-hadi-siap-pasang-badan</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/470/2637101/lawan-mafia-tanah-menteri-hadi-siap-pasang-badan-Z1r2uSofYn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ATR Hadi Tjahjanto pasang badan lawan mafia tanah (Foto: ATR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/470/2637101/lawan-mafia-tanah-menteri-hadi-siap-pasang-badan-Z1r2uSofYn.jpg</image><title>Menteri ATR Hadi Tjahjanto pasang badan lawan mafia tanah (Foto: ATR)</title></images><description> 
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) emamerkan dua atribut baru, yaitu Baret, dan tongkat Komando, yang digunakan oleh seluruh Kepala Kanwil (Kantor Wilayah) BPN di seluruh Indonesia,
BACA JUGA:Saksi Takut Masuk TV, Sidang Kasus Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir Ditunda

Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan pemberian atribut itu bukan tanpa alasan, hal tersebut diambil dari filosofis para aparat penegak hukum, yang juga menggunakan baret dan tongkat komando, seperti diketahui Menteri Hadi merupakan Mantan Panglima.
&quot;Sekarang saya tambahkan baret, dan stik, apa tujuannya, saya setarakan dengan Kajati (Kejaksaan Tinggi), Kejari (Kejaksaan Negeri), Kapolres, hingga Kadandim,&quot; ujar Menteri Hadi dalam konferensi persnya di Ritz-Carlton, Selasa (26/7/2022).
BACA JUGA:Tiga Tersangka Mafia Tanah di Cipayung Ditahan

Menurutnya dengan adanya pemberian atribut tambahan tersebut diharapkan bisa memberikan kewibawaan bagi para kepala BPN di wilayah untuk berani memberantas mafia tanah.
&quot;Kalau ada Ka Kanwil sudah bekerja dengan baik, di kriminalisasi, maka saya akan pasang badan untuk membela mereka,&quot; kata Hadi.
Menteri Hadi berharap dengan adanya 'atribut militer' yang diberikan  oleh para Kakanwil di daerah bisa membuat mereka satu komando ketika ada  perintah dari atas, untuk langsung dilaksanakan hingga ke bawah.
&quot;Kemudian juga menggunakan stik, supaya mereka konfiden untuk tampil  ke depan, di samping itu kita ingat bahwa ATR/BPN ini adalah institusi  vertikal, artinya apa ketika kita memberikan perintah atau dalam bahasa  militernya komando, tapi ini perintah karena ini sipil,&quot; lanjut Menteri  Hadi
Disamping itu dalam kaitannya untuk memberangus mafia hanya, Menteri  Hadi juga mengtakan bakal siap turun kelapangan untuk mengetahui  permasalahan yang terjadi di masyarakat.
&quot;Saya juga akan terus turun ke lapangan untuk melihat permasalahan  secara langsung dan saya akan berdialog dengan masyarakat, sehingga saya  paham betul permasalahan dilapangan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) emamerkan dua atribut baru, yaitu Baret, dan tongkat Komando, yang digunakan oleh seluruh Kepala Kanwil (Kantor Wilayah) BPN di seluruh Indonesia,
BACA JUGA:Saksi Takut Masuk TV, Sidang Kasus Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir Ditunda

Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan pemberian atribut itu bukan tanpa alasan, hal tersebut diambil dari filosofis para aparat penegak hukum, yang juga menggunakan baret dan tongkat komando, seperti diketahui Menteri Hadi merupakan Mantan Panglima.
&quot;Sekarang saya tambahkan baret, dan stik, apa tujuannya, saya setarakan dengan Kajati (Kejaksaan Tinggi), Kejari (Kejaksaan Negeri), Kapolres, hingga Kadandim,&quot; ujar Menteri Hadi dalam konferensi persnya di Ritz-Carlton, Selasa (26/7/2022).
BACA JUGA:Tiga Tersangka Mafia Tanah di Cipayung Ditahan

Menurutnya dengan adanya pemberian atribut tambahan tersebut diharapkan bisa memberikan kewibawaan bagi para kepala BPN di wilayah untuk berani memberantas mafia tanah.
&quot;Kalau ada Ka Kanwil sudah bekerja dengan baik, di kriminalisasi, maka saya akan pasang badan untuk membela mereka,&quot; kata Hadi.
Menteri Hadi berharap dengan adanya 'atribut militer' yang diberikan  oleh para Kakanwil di daerah bisa membuat mereka satu komando ketika ada  perintah dari atas, untuk langsung dilaksanakan hingga ke bawah.
&quot;Kemudian juga menggunakan stik, supaya mereka konfiden untuk tampil  ke depan, di samping itu kita ingat bahwa ATR/BPN ini adalah institusi  vertikal, artinya apa ketika kita memberikan perintah atau dalam bahasa  militernya komando, tapi ini perintah karena ini sipil,&quot; lanjut Menteri  Hadi
Disamping itu dalam kaitannya untuk memberangus mafia hanya, Menteri  Hadi juga mengtakan bakal siap turun kelapangan untuk mengetahui  permasalahan yang terjadi di masyarakat.
&quot;Saya juga akan terus turun ke lapangan untuk melihat permasalahan  secara langsung dan saya akan berdialog dengan masyarakat, sehingga saya  paham betul permasalahan dilapangan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
