<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 222%, Laba Bersih Teladan Prima Agro (TLDN) Capai Rp507,13 Miliar di Semester I-2022</title><description>PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) membukukan laba bersih TLDN pada semester I-2022 sebesar Rp507,13 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/278/2638458/naik-222-laba-bersih-teladan-prima-agro-tldn-capai-rp507-13-miliar-di-semester-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/278/2638458/naik-222-laba-bersih-teladan-prima-agro-tldn-capai-rp507-13-miliar-di-semester-i-2022"/><item><title>Naik 222%, Laba Bersih Teladan Prima Agro (TLDN) Capai Rp507,13 Miliar di Semester I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/278/2638458/naik-222-laba-bersih-teladan-prima-agro-tldn-capai-rp507-13-miliar-di-semester-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/278/2638458/naik-222-laba-bersih-teladan-prima-agro-tldn-capai-rp507-13-miliar-di-semester-i-2022</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/278/2638458/naik-222-laba-bersih-teladan-prima-agro-tldn-capai-rp507-13-miliar-di-semester-i-2022-f2q4ws4he5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Teladan Prima Agro alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/278/2638458/naik-222-laba-bersih-teladan-prima-agro-tldn-capai-rp507-13-miliar-di-semester-i-2022-f2q4ws4he5.jpg</image><title>Laba Teladan Prima Agro alami kenaikan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) membukukan laba bersih TLDN pada semester I-2022 sebesar Rp507,13 miliar. Laba TLDN tumbuh 222,9% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya senilai Rp157,04 miliar.
Kemudian, realisasi EBITDA pada semester I-2022 mencapai Rp810,24 miliar, tumbuh 71% dari pencapaian semester I-2021 sebesar Rp473,91 miliar.
BACA JUGA:Teladan Prima Agro (TLDN) Tebar Dividen Rp79,8 Miliar 

Direktur Utama TLDN, Wishnu Wardhana mengatakan, Perseroan optimistis, hingga akhir tahun 2022, kinerja keuangan perusahaan akan tumbuh positif dibandingkan akhir tahun 2021.
&quot;Bahkan, untuk laba bersih semester I-2022 telah mencapai 95,47% dari realisasi laba bersih sepanjang tahun 2021,&amp;rdquo; kata Wishnu Wardhana dalam keterangan resminya, Jumat (29/7/2022).
BACA JUGA:Debut Perdana di BEI, Harga Saham Teladan Prima Agro (TLDN) Melejit 20%

Untuk mewujudkan percepatan produksi, TLDN menerapkan inisiasi penerapan Internet of Things (IoT) sebagai inovasi dalam pengelolaan operasional yang terletak di Kalimantan Timur melalui Teladan Productivity Technology Science (TPTS).
Perseroan menggunakan TPTS untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi dengan mengusung teknologi remote sensing, data analytical produksi, dan biaya yang terintegrasi secara komprehensif.Adapun outlook positif didukung oleh tren kenaikan harga CPO global  yang telah berlangsung selama enam bulan pertama di tahun ini. Adapun  posisi harga CPO di Malaysia Derivatives Exchange pada akhir semester  I-2022 yakni 30 Juni 2022 sebesar MYR 4.910 per ton, tumbuh 21,38% dari  posisi harga 31 Desember 2021 sebesar MYR 4.045 per ton.
Untuk pencapaian pendapatan dalam enam bulan pertama di tahun ini  sudah setara dengan 60,24% dari total pendapatan keseluruhan tahun 2021.
TLDN melaporkan realisasi pendapatan sepanjang semester I-2022  sebesar Rp1,77 triliun, tumbuh 32,7% dari perolehan pendapatan pada  semester I-2021 senilai Rp1,33 triliun. Hal ini dikarenakan lebih  tingginya harga jual rata-rata CPO yang mencapai Rp13.953 per kilogram  (Kg) dan harga jual inti sawit atau palm kernel (PK) sebesar Rp10.186  per Kg.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) membukukan laba bersih TLDN pada semester I-2022 sebesar Rp507,13 miliar. Laba TLDN tumbuh 222,9% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya senilai Rp157,04 miliar.
Kemudian, realisasi EBITDA pada semester I-2022 mencapai Rp810,24 miliar, tumbuh 71% dari pencapaian semester I-2021 sebesar Rp473,91 miliar.
BACA JUGA:Teladan Prima Agro (TLDN) Tebar Dividen Rp79,8 Miliar 

Direktur Utama TLDN, Wishnu Wardhana mengatakan, Perseroan optimistis, hingga akhir tahun 2022, kinerja keuangan perusahaan akan tumbuh positif dibandingkan akhir tahun 2021.
&quot;Bahkan, untuk laba bersih semester I-2022 telah mencapai 95,47% dari realisasi laba bersih sepanjang tahun 2021,&amp;rdquo; kata Wishnu Wardhana dalam keterangan resminya, Jumat (29/7/2022).
BACA JUGA:Debut Perdana di BEI, Harga Saham Teladan Prima Agro (TLDN) Melejit 20%

Untuk mewujudkan percepatan produksi, TLDN menerapkan inisiasi penerapan Internet of Things (IoT) sebagai inovasi dalam pengelolaan operasional yang terletak di Kalimantan Timur melalui Teladan Productivity Technology Science (TPTS).
Perseroan menggunakan TPTS untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi dengan mengusung teknologi remote sensing, data analytical produksi, dan biaya yang terintegrasi secara komprehensif.Adapun outlook positif didukung oleh tren kenaikan harga CPO global  yang telah berlangsung selama enam bulan pertama di tahun ini. Adapun  posisi harga CPO di Malaysia Derivatives Exchange pada akhir semester  I-2022 yakni 30 Juni 2022 sebesar MYR 4.910 per ton, tumbuh 21,38% dari  posisi harga 31 Desember 2021 sebesar MYR 4.045 per ton.
Untuk pencapaian pendapatan dalam enam bulan pertama di tahun ini  sudah setara dengan 60,24% dari total pendapatan keseluruhan tahun 2021.
TLDN melaporkan realisasi pendapatan sepanjang semester I-2022  sebesar Rp1,77 triliun, tumbuh 32,7% dari perolehan pendapatan pada  semester I-2021 senilai Rp1,33 triliun. Hal ini dikarenakan lebih  tingginya harga jual rata-rata CPO yang mencapai Rp13.953 per kilogram  (Kg) dan harga jual inti sawit atau palm kernel (PK) sebesar Rp10.186  per Kg.</content:encoded></item></channel></rss>
