<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ingin Petani Sawit Lebih Sejahtera</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong peningkatan kesejahteraan petani sawit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638256/wapres-ingin-petani-sawit-lebih-sejahtera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638256/wapres-ingin-petani-sawit-lebih-sejahtera"/><item><title>Wapres Ingin Petani Sawit Lebih Sejahtera</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638256/wapres-ingin-petani-sawit-lebih-sejahtera</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638256/wapres-ingin-petani-sawit-lebih-sejahtera</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 08:48 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/320/2638256/wapres-ingin-petani-sawit-lebih-sejahtera-rUwdVjWUv2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres ingin petani sawit lebih sejahtera (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/320/2638256/wapres-ingin-petani-sawit-lebih-sejahtera-rUwdVjWUv2.jpg</image><title>Wapres ingin petani sawit lebih sejahtera (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong peningkatan kesejahteraan petani sawit. Hal ini sejalan dengan dikeluarkannya pencabutan larangan ekspor semua jenis produk minyak sawit atau minyak goreng oleh pemerintah, yang memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh petani.
Sebelumnya, hal tersebut meresahkan petani sawit di mana salah satunya berdampak pada rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit sehingga menyebabkan menurunnya kesejahteraan petani sawit.
BACA JUGA:Erick Thohir Sebut China Borong Produk Kelapa Sawit dan Pertanian Indonesia

Melihat hal tersebut, Wapres menegaskan pemerintah terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan, agar petani sawit dapat tetap sejahtera di tengah limitasi yang ada. Hal ini diungkapkan Wapres saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, kemarin.
&amp;ldquo;Pemerintah tentu tidak menutup mata akan kondisi tersebut. Ini ada sesuatu yang harus diambil, langkah, untuk menyelesaikan di sisi sini tapi juga ada dampak di sisi yang lain. Jadi memang ini hal-hal yang harus kita ambil kebijakan, yang kemudian juga harus kita ambil langkah-langkah perbaikan,&amp;rdquo; tutur Wapres lewat dari keterangan resmi yang diterima, Jumat (29/7/2022).
BACA JUGA:Hapus Aturan DMO/DPO, Mendag Zulhas Temui Pengusaha Sawit

Wapres menyampaikan, beberapa upaya konkret yang telah diambil oleh pemerintah dalam meningkatkan harga TBS dan menurunkan harga minyak goreng antara lain dari kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Menteri Keuangan.&amp;ldquo;Pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan harga TBS  maupun untuk menurunkan harga minyak goreng, karena untuk kepentingan  rakyat. Seperti tadi yang dikatakan, kebijakan yang diambil Menteri  Keuangan menghapus sementara pungutan ekspor CPO beserta produk  turunannya, ini salah satu yang sudah diambil. (Kebijakan) ini (diambil)  juga mendengarkan tuntutan dari para petani,&amp;rdquo; papar Wapres.
&amp;ldquo;Menetapkan kebijakan DMO (Domestic Market Obligation) yang baru.  Perusahaan wajib mendistribusikan minyak goreng, baru mendapatkan  perhitungan hak ekspor dan percepatan penyaluran ekspor untuk komoditas  CPO dan turunannya,&amp;rdquo; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong peningkatan kesejahteraan petani sawit. Hal ini sejalan dengan dikeluarkannya pencabutan larangan ekspor semua jenis produk minyak sawit atau minyak goreng oleh pemerintah, yang memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh petani.
Sebelumnya, hal tersebut meresahkan petani sawit di mana salah satunya berdampak pada rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit sehingga menyebabkan menurunnya kesejahteraan petani sawit.
BACA JUGA:Erick Thohir Sebut China Borong Produk Kelapa Sawit dan Pertanian Indonesia

Melihat hal tersebut, Wapres menegaskan pemerintah terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan, agar petani sawit dapat tetap sejahtera di tengah limitasi yang ada. Hal ini diungkapkan Wapres saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, kemarin.
&amp;ldquo;Pemerintah tentu tidak menutup mata akan kondisi tersebut. Ini ada sesuatu yang harus diambil, langkah, untuk menyelesaikan di sisi sini tapi juga ada dampak di sisi yang lain. Jadi memang ini hal-hal yang harus kita ambil kebijakan, yang kemudian juga harus kita ambil langkah-langkah perbaikan,&amp;rdquo; tutur Wapres lewat dari keterangan resmi yang diterima, Jumat (29/7/2022).
BACA JUGA:Hapus Aturan DMO/DPO, Mendag Zulhas Temui Pengusaha Sawit

Wapres menyampaikan, beberapa upaya konkret yang telah diambil oleh pemerintah dalam meningkatkan harga TBS dan menurunkan harga minyak goreng antara lain dari kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Menteri Keuangan.&amp;ldquo;Pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan harga TBS  maupun untuk menurunkan harga minyak goreng, karena untuk kepentingan  rakyat. Seperti tadi yang dikatakan, kebijakan yang diambil Menteri  Keuangan menghapus sementara pungutan ekspor CPO beserta produk  turunannya, ini salah satu yang sudah diambil. (Kebijakan) ini (diambil)  juga mendengarkan tuntutan dari para petani,&amp;rdquo; papar Wapres.
&amp;ldquo;Menetapkan kebijakan DMO (Domestic Market Obligation) yang baru.  Perusahaan wajib mendistribusikan minyak goreng, baru mendapatkan  perhitungan hak ekspor dan percepatan penyaluran ekspor untuk komoditas  CPO dan turunannya,&amp;rdquo; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
