<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Delegasi B20 RI ke Jepang, Bahas Peningkatan Investasi hingga Transisi Energi</title><description>Delegasi B20 Indonesia mengadakan roadshow ke negara-negara G20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638331/delegasi-b20-ri-ke-jepang-bahas-peningkatan-investasi-hingga-transisi-energi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638331/delegasi-b20-ri-ke-jepang-bahas-peningkatan-investasi-hingga-transisi-energi"/><item><title>Delegasi B20 RI ke Jepang, Bahas Peningkatan Investasi hingga Transisi Energi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638331/delegasi-b20-ri-ke-jepang-bahas-peningkatan-investasi-hingga-transisi-energi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/320/2638331/delegasi-b20-ri-ke-jepang-bahas-peningkatan-investasi-hingga-transisi-energi</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/320/2638331/delegasi-b20-ri-ke-jepang-bahas-peningkatan-investasi-hingga-transisi-energi-JnzVTYGc3x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Delegasi B20 roadshow ke Jepang (Foto: Kadin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/320/2638331/delegasi-b20-ri-ke-jepang-bahas-peningkatan-investasi-hingga-transisi-energi-JnzVTYGc3x.jpg</image><title>Delegasi B20 roadshow ke Jepang (Foto: Kadin)</title></images><description>JAKARTA - Delegasi B20 Indonesia mengadakan roadshow ke negara-negara G20. Setelah sebelumnya melakukan roadshow dalam rangka sosialisasi Presidensi B20-G20 Indonesia di Eropa, Amerika Serikat, Kanada dan Singapura, kali ini delegasi berkunjung ke Jepang.
Delegasi B20 menggelar dua pertemuan penting, yaitu bersama Forum Bisnis Indonesia-Jepang serta Japan External Trade Organization (JETRO) yang membahas kemitraan ekonomi dan perdagangan serta menguatkan hubungan bilateral antara kedua negara. JETRO adalah institusi yang memegang peranan penting dalam mendorong kerja sama perdagangan dan investasi Jepang dengan berbagai negara.
BACA JUGA:Task Force Energy, Sustainability &amp;amp; Climate B20 Tegaskan Tiga Rekomendasi Dukung Net Zero Emisi Karbon

Forum bisnis yang diselenggarakan oleh KADIN Indonesia selaku penyelenggara B20 Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Investasi/BKPM Indonesia, Kementerian Perindustrian Indonesia, KBRI Tokyo dan JETRO juga dihadiri petinggi negara dan bisnis dari dua negara. Diantaranya CEO JETRO Nobuhiko Sasaki, Menko Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto, Menko Maritim-Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dan Deputi Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Kenichi Hosoda.
Agenda penting lainnya dalam lawatan ini adalah pertemuan khusus yang membahas agenda B20 Indonesia, untuk mengawal rekomendasi kebijakan B20 Indonesia yang akan didorong pada Presidensi G20 Indonesia. Pertemuan delegasi KADIN bersama KEIDANREN (Japan Business Federation) adalah penting bagi kerjasama bilateral kedua negara, mengingat posisi KEDAINREN sebagai organisasi ekonomi yang memiliki anggota lebih dari 1400 perusahaan Jepang, serta mewakili 108 asosiasi industri dan 47 prefectures.
BACA JUGA:Kadin: Jangan Sampai Konflik Ukraina-Rusia Bikin Pebisnis Tak Datang B20 Summit

KEDAINREN fokus pada upaya peningkatan pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan pelaku usaha berbagai negara. Pertemuan menitikberatkan pembahasan keselarasan  rekomendasi kebijakan yang telah dirumuskan Task Force dan Action Council B20 Indonesia terutama untuk topik-topik prioritas yang juga menjadi legacy B20 Jepang tahun 2016 lalu. Yakni: digitalisasi, perdagangan dan investasi, transisi energi, proyek berlanjutan dan perubahan iklim.
Dukungan Bagi B20 Indonesia Dalam kesempatan di forum bersama JETRO, Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani mengatakan forum B20 Indonesia dapat mendukung agenda prioritas kedua negara untuk mendorong transformasi ekonomi global yang lebih tangguh melalui forum B20 Indonesia. Menurut Shinta, Jepang selama ini sangat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi indonesia, khususnya dalam pertumbuhan infrastruktur energi di Indonesia.Seperti pembangunan fasilitas tenaga listrik 11,000MW yang  berkontribusi terhadap 20 persen dari kebutuhan listrik nasional  Indonesia. Selain itu kerjasama Indonesia - Jepang bermanfaat dalam  mengakselerasi pengembangan bersama teknologi yang memanfaatkan sumber  daya energi terbarukan di Indonesia untuk mempercepat pencapaian proses  transisi energi Indonesia.
&amp;ldquo;Dalam kesempatan ini, kami menawarkan kesempatan kepada para pelaku  bisnis Jepang, khususnya yang difasilitasi oleh JETRO, untuk  berkolaborasi dan hadir dalam B20 Indonesia Summit yang akan  diselenggarakan November 2022, di Bali. Kami optimis Jepang memiliki  posisi strategis untuk mendukung tema B20, yakni Embracing Collaborative  Recovery and Growth, Boosting an Innovative Global Economy dan Forging  an Inclusive and Sustainable Future,&amp;rdquo; ujar Shinta.
Terkait isu transisi energi dan perubahan iklim, Shinta menganggap  terdapat dua legacy B20 Indonesia yang berpotensi besar untuk dilakukan  kerjasama investasi. Pertama, The Carbon Center of Excellence yang  menjadi hub untuk perdagangan karbon melalui pusat pengetahuan serta  sharing best practices.
Kedua, B20 Wiki, platform yang bertujuan untuk meningkatkan UMKM agar  mampu melakukan penetrasi ke rantai pasokan global dan memungkinkan  peningkatan kapasitas UMKM untuk masuk ke pasar global. Shinta  memaparkan hasil rekomendasi yang telah disusun B20 Indonesia,  menitikberatkan policy recommendation dari tiga Task Force yang erat  kaitannya dengan legacy yang telah dihasilkan B20 Jepang. Yakni Trade  and Investment Task Force, Energy, Sustainability, and Climate Task  Force dan Digitalization Task Force.
&amp;ldquo;Perdagangan dan investasi hanya dapat pulih sepenuhnya jika kita  mendorong upaya pemulihan dan pertumbuhan secara kolaboratif.  Sustainability menjadi isu penting yang didorong melalui B20 Indonesia.
Salah satunya melalui Energy, Sustainability, and Climate Task Force  yang kami yakin mampu mendorong peningkatan kerja sama global dalam  mempercepat transisi energi dan memastikan penerapan transisi energi  yang adil (just), teratur (orderly) dan terjangkau (affordable) antara  negara berkembang dan maju,&amp;rdquo; tambah Shinta.
Jepang diyakini akan mampu mendorong percepatan pencapaian transisi  energi di Indonesia melalui kerjasama bilateral yang berkontribusi pada  sektor energi, dukungan pengembangan kebijakan, pengembangan sumber daya  manusia hingga transfer knowledge terkait transisi energi dan teknologi  yang digunakan.
Sementara itu, terkait Trade and Investment Task Force antara lain  merumuskan beberapa rekomendasi kebijakan untuk mendorong perdagangan  global yang terbuka, adil dan efisien, serta tata kelola investasi  multilateral, termasuk reformasi dari WTO. Sedangkan rekomendasi  kebijakan Digitalization Task Force adalah terkait pengembangan  infrastruktur yang memadai, mendorong keamanan transaksi, serta dan  mendorong kesiapan UMKM terkait digital literacy and skill, serta  mempromosikan standar cyber security berbasis risiko.</description><content:encoded>JAKARTA - Delegasi B20 Indonesia mengadakan roadshow ke negara-negara G20. Setelah sebelumnya melakukan roadshow dalam rangka sosialisasi Presidensi B20-G20 Indonesia di Eropa, Amerika Serikat, Kanada dan Singapura, kali ini delegasi berkunjung ke Jepang.
Delegasi B20 menggelar dua pertemuan penting, yaitu bersama Forum Bisnis Indonesia-Jepang serta Japan External Trade Organization (JETRO) yang membahas kemitraan ekonomi dan perdagangan serta menguatkan hubungan bilateral antara kedua negara. JETRO adalah institusi yang memegang peranan penting dalam mendorong kerja sama perdagangan dan investasi Jepang dengan berbagai negara.
BACA JUGA:Task Force Energy, Sustainability &amp;amp; Climate B20 Tegaskan Tiga Rekomendasi Dukung Net Zero Emisi Karbon

Forum bisnis yang diselenggarakan oleh KADIN Indonesia selaku penyelenggara B20 Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Investasi/BKPM Indonesia, Kementerian Perindustrian Indonesia, KBRI Tokyo dan JETRO juga dihadiri petinggi negara dan bisnis dari dua negara. Diantaranya CEO JETRO Nobuhiko Sasaki, Menko Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto, Menko Maritim-Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dan Deputi Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Kenichi Hosoda.
Agenda penting lainnya dalam lawatan ini adalah pertemuan khusus yang membahas agenda B20 Indonesia, untuk mengawal rekomendasi kebijakan B20 Indonesia yang akan didorong pada Presidensi G20 Indonesia. Pertemuan delegasi KADIN bersama KEIDANREN (Japan Business Federation) adalah penting bagi kerjasama bilateral kedua negara, mengingat posisi KEDAINREN sebagai organisasi ekonomi yang memiliki anggota lebih dari 1400 perusahaan Jepang, serta mewakili 108 asosiasi industri dan 47 prefectures.
BACA JUGA:Kadin: Jangan Sampai Konflik Ukraina-Rusia Bikin Pebisnis Tak Datang B20 Summit

KEDAINREN fokus pada upaya peningkatan pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan pelaku usaha berbagai negara. Pertemuan menitikberatkan pembahasan keselarasan  rekomendasi kebijakan yang telah dirumuskan Task Force dan Action Council B20 Indonesia terutama untuk topik-topik prioritas yang juga menjadi legacy B20 Jepang tahun 2016 lalu. Yakni: digitalisasi, perdagangan dan investasi, transisi energi, proyek berlanjutan dan perubahan iklim.
Dukungan Bagi B20 Indonesia Dalam kesempatan di forum bersama JETRO, Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani mengatakan forum B20 Indonesia dapat mendukung agenda prioritas kedua negara untuk mendorong transformasi ekonomi global yang lebih tangguh melalui forum B20 Indonesia. Menurut Shinta, Jepang selama ini sangat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi indonesia, khususnya dalam pertumbuhan infrastruktur energi di Indonesia.Seperti pembangunan fasilitas tenaga listrik 11,000MW yang  berkontribusi terhadap 20 persen dari kebutuhan listrik nasional  Indonesia. Selain itu kerjasama Indonesia - Jepang bermanfaat dalam  mengakselerasi pengembangan bersama teknologi yang memanfaatkan sumber  daya energi terbarukan di Indonesia untuk mempercepat pencapaian proses  transisi energi Indonesia.
&amp;ldquo;Dalam kesempatan ini, kami menawarkan kesempatan kepada para pelaku  bisnis Jepang, khususnya yang difasilitasi oleh JETRO, untuk  berkolaborasi dan hadir dalam B20 Indonesia Summit yang akan  diselenggarakan November 2022, di Bali. Kami optimis Jepang memiliki  posisi strategis untuk mendukung tema B20, yakni Embracing Collaborative  Recovery and Growth, Boosting an Innovative Global Economy dan Forging  an Inclusive and Sustainable Future,&amp;rdquo; ujar Shinta.
Terkait isu transisi energi dan perubahan iklim, Shinta menganggap  terdapat dua legacy B20 Indonesia yang berpotensi besar untuk dilakukan  kerjasama investasi. Pertama, The Carbon Center of Excellence yang  menjadi hub untuk perdagangan karbon melalui pusat pengetahuan serta  sharing best practices.
Kedua, B20 Wiki, platform yang bertujuan untuk meningkatkan UMKM agar  mampu melakukan penetrasi ke rantai pasokan global dan memungkinkan  peningkatan kapasitas UMKM untuk masuk ke pasar global. Shinta  memaparkan hasil rekomendasi yang telah disusun B20 Indonesia,  menitikberatkan policy recommendation dari tiga Task Force yang erat  kaitannya dengan legacy yang telah dihasilkan B20 Jepang. Yakni Trade  and Investment Task Force, Energy, Sustainability, and Climate Task  Force dan Digitalization Task Force.
&amp;ldquo;Perdagangan dan investasi hanya dapat pulih sepenuhnya jika kita  mendorong upaya pemulihan dan pertumbuhan secara kolaboratif.  Sustainability menjadi isu penting yang didorong melalui B20 Indonesia.
Salah satunya melalui Energy, Sustainability, and Climate Task Force  yang kami yakin mampu mendorong peningkatan kerja sama global dalam  mempercepat transisi energi dan memastikan penerapan transisi energi  yang adil (just), teratur (orderly) dan terjangkau (affordable) antara  negara berkembang dan maju,&amp;rdquo; tambah Shinta.
Jepang diyakini akan mampu mendorong percepatan pencapaian transisi  energi di Indonesia melalui kerjasama bilateral yang berkontribusi pada  sektor energi, dukungan pengembangan kebijakan, pengembangan sumber daya  manusia hingga transfer knowledge terkait transisi energi dan teknologi  yang digunakan.
Sementara itu, terkait Trade and Investment Task Force antara lain  merumuskan beberapa rekomendasi kebijakan untuk mendorong perdagangan  global yang terbuka, adil dan efisien, serta tata kelola investasi  multilateral, termasuk reformasi dari WTO. Sedangkan rekomendasi  kebijakan Digitalization Task Force adalah terkait pengembangan  infrastruktur yang memadai, mendorong keamanan transaksi, serta dan  mendorong kesiapan UMKM terkait digital literacy and skill, serta  mempromosikan standar cyber security berbasis risiko.</content:encoded></item></channel></rss>
