<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bappenas Klaim IKN Nusantara Bakal Menjadi Kota Percontohan di Dunia</title><description>Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal menjadi kota Percontohan dalam menerapkan sistem ekonomi sirkular di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/470/2638254/bappenas-klaim-ikn-nusantara-bakal-menjadi-kota-percontohan-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/470/2638254/bappenas-klaim-ikn-nusantara-bakal-menjadi-kota-percontohan-di-dunia"/><item><title>Bappenas Klaim IKN Nusantara Bakal Menjadi Kota Percontohan di Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/470/2638254/bappenas-klaim-ikn-nusantara-bakal-menjadi-kota-percontohan-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/07/29/470/2638254/bappenas-klaim-ikn-nusantara-bakal-menjadi-kota-percontohan-di-dunia</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2022 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/29/470/2638254/bappenas-klaim-ikn-nusantara-bakal-menjadi-kota-percontohan-di-dunia-kDIVF6sP2h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara bakal jadi kota percontohan dunia (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/29/470/2638254/bappenas-klaim-ikn-nusantara-bakal-menjadi-kota-percontohan-di-dunia-kDIVF6sP2h.jpg</image><title>IKN Nusantara bakal jadi kota percontohan dunia (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal menjadi kota Percontohan dalam menerapkan sistem ekonomi sirkular di Indonesia. Pembangunan IKN Nusantara ke depan bakal mengarah pada aspek untuk mendukung penerapan kota sirkular. Hal tersebut menjadi lebih mudah dibandingkan mengubah kota yang terlanjur menggunakan ekonomi liner.
BACA JUGA:Selain Jepang, Jokowi Ajak Korea Fasilitasi Pembangunan IKN Nusantara

&quot;Kita buat sebuah ibu kota negara yang Sirkular dan kita akan memberikan contoh pada yang dunia bahwa Indonesia bisa dilakukan,&quot; ujar Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, dikutip Jumat (29/7/2022).
Medrilzam menjelaskan bahwa kota sirkular setidaknya harus memegang 2 prinsip besar, pertama efisiensi resources dan bagaimana meminimalisir limbah yang dikeluarkan dari hasi proses produksi di perkotaan. Caranya dengan memanfaatkan kembali limbah-limbah yang ada untuk produksi lainnya.
BACA JUGA:Lahan IKN Masih Milik Masyarakat hingga Perusahaan, Bakal Pengaruhi Pembangunan?

&quot;Sehingga kota ini juga perlu kita desain sedemikian rupa agar dua prinsip tadi bisa dijalankan dalam kehidupan perkotaan,&quot; kata Medrilzam.
Menurutnya penerapan ekonomi Sirkular pada sebuah kota tidak lagi berbicara 3R seperti yang dikampanyekan belakangan, yaitu Reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi sampah), dan recycle (mengolah kembali).Namun saat ini penerapan ekonomi Sirkular khsusnya yang bakal  diterapkan di IKN Nusantara bakal mencakup hal yang lebih luas, yang  disebut Medrilzam sebagai 9R. Terdiri dari dari Refuse (memanfaatkan  barang bekas), Rethink (memikirkan lingkungan).
Selain itu juga termasuk Reduce (mengurangi perilaku menimbulkan  sampah), Reuse (menggunakan kembali), Repair (memperbaiki dan tidak  membuang), Refurbish (peremajaan alat elektronik), Remanufacture  (penggunaan komponen lama), Repurpose (menggunakan kembali) Recycle  (daur ulang).
&quot;Kalau sistem ekonomi menghasilkan berbagai produk, nah prouknya itu  kalau dihasilkan dari sistem ekonomi kalau bisa dipertahankan selama  mungkin dalam siklus produksi dan konsumsi,&quot; kata Medrilzam.
&quot;Sehingga resource yang dihasilkan dari produk-produk tersebut bisa  kita kurangi penggunaannya, jadi Sumber Daya Alam yang digunakan bisa  kita kurangi penggunaannya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal menjadi kota Percontohan dalam menerapkan sistem ekonomi sirkular di Indonesia. Pembangunan IKN Nusantara ke depan bakal mengarah pada aspek untuk mendukung penerapan kota sirkular. Hal tersebut menjadi lebih mudah dibandingkan mengubah kota yang terlanjur menggunakan ekonomi liner.
BACA JUGA:Selain Jepang, Jokowi Ajak Korea Fasilitasi Pembangunan IKN Nusantara

&quot;Kita buat sebuah ibu kota negara yang Sirkular dan kita akan memberikan contoh pada yang dunia bahwa Indonesia bisa dilakukan,&quot; ujar Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, dikutip Jumat (29/7/2022).
Medrilzam menjelaskan bahwa kota sirkular setidaknya harus memegang 2 prinsip besar, pertama efisiensi resources dan bagaimana meminimalisir limbah yang dikeluarkan dari hasi proses produksi di perkotaan. Caranya dengan memanfaatkan kembali limbah-limbah yang ada untuk produksi lainnya.
BACA JUGA:Lahan IKN Masih Milik Masyarakat hingga Perusahaan, Bakal Pengaruhi Pembangunan?

&quot;Sehingga kota ini juga perlu kita desain sedemikian rupa agar dua prinsip tadi bisa dijalankan dalam kehidupan perkotaan,&quot; kata Medrilzam.
Menurutnya penerapan ekonomi Sirkular pada sebuah kota tidak lagi berbicara 3R seperti yang dikampanyekan belakangan, yaitu Reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi sampah), dan recycle (mengolah kembali).Namun saat ini penerapan ekonomi Sirkular khsusnya yang bakal  diterapkan di IKN Nusantara bakal mencakup hal yang lebih luas, yang  disebut Medrilzam sebagai 9R. Terdiri dari dari Refuse (memanfaatkan  barang bekas), Rethink (memikirkan lingkungan).
Selain itu juga termasuk Reduce (mengurangi perilaku menimbulkan  sampah), Reuse (menggunakan kembali), Repair (memperbaiki dan tidak  membuang), Refurbish (peremajaan alat elektronik), Remanufacture  (penggunaan komponen lama), Repurpose (menggunakan kembali) Recycle  (daur ulang).
&quot;Kalau sistem ekonomi menghasilkan berbagai produk, nah prouknya itu  kalau dihasilkan dari sistem ekonomi kalau bisa dipertahankan selama  mungkin dalam siklus produksi dan konsumsi,&quot; kata Medrilzam.
&quot;Sehingga resource yang dihasilkan dari produk-produk tersebut bisa  kita kurangi penggunaannya, jadi Sumber Daya Alam yang digunakan bisa  kita kurangi penggunaannya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
