<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Sawit: Subsidi Minyak Goreng Harus Dilanjutkan</title><description>Pengusaha sawit kembali menyoroti isu minyak goreng yang tengah gencar di dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640151/pengusaha-sawit-subsidi-minyak-goreng-harus-dilanjutkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640151/pengusaha-sawit-subsidi-minyak-goreng-harus-dilanjutkan"/><item><title>Pengusaha Sawit: Subsidi Minyak Goreng Harus Dilanjutkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640151/pengusaha-sawit-subsidi-minyak-goreng-harus-dilanjutkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640151/pengusaha-sawit-subsidi-minyak-goreng-harus-dilanjutkan</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2022 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/01/320/2640151/pengusaha-sawit-subsidi-minyak-goreng-harus-dilanjutkan-xz1k8rZjds.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Subsidi minyak goreng harus dilanjutkan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/01/320/2640151/pengusaha-sawit-subsidi-minyak-goreng-harus-dilanjutkan-xz1k8rZjds.jpg</image><title>Subsidi minyak goreng harus dilanjutkan (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha sawit kembali menyoroti isu minyak goreng yang tengah gencar di dalam negeri. Saat ini meskipun banyak pihak termasuk pemerintah sedang fokus meningkatkan ekspor dan harga Tandan Buah Segar (TBS) petani sawit, namun, pemenuhan minyak goreng harga murah bagi masyarakat kelas bawah juga tetap terus menjadi perhatian.
BACA JUGA:Harga Minyak Goreng Curah hingga Telur Ayam Turun, Mendag: Stok Terjamin

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono beranggapan, pemberian bantuan langsung minyak goreng kepada masyarakat kelas bawah secara gratis atau dijual dengan harga subsidi masih menjadi cara yang tepat untuk membantu beban mereka.
BACA JUGA:Ibu-Ibu Harga Gula hingga Minyak Goreng Turun, Berikut Rinciannya

&quot;Isu yang sekarang ini bukan hanya soal peningkatan ekspor dan harga TBS petani. Namun kita juga tidak bisa mengesampingkan minyak goreng dalam jumlah tertentu untuk masyarakat kelas menengah ke bawah tetap tersedia,&quot; kata Joko dalam diskusi virtual, Senin (1/8/2022).
&quot;Saya punya persepsi bahwa mekanisme subsidi terhadap kebutuhan 2,5 juta ton minyak goreng itu adalah jalan terbaik untuk di lakukan dalam jangka panjang,&quot; sambungnya.Ia pun meyakini, dengan mekanisme subsidi seharusnya kebutuhan minyak  goreng dalam negeri untuk masyarakat kurang mampu bisa tercukupi dengan  baik.
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan  Masyarakat FEB UI, Eugenia Mardanugraha pun memiliki pendapat yang sama.  Ia merekomendasikan, masyarakat yang membutuhkan diberikan bantuan  langsung berupa minyak goreng kemasan yang dibagikan gratis atau dijual  dengan harga subsidi.
&quot;Tapi untuk ini, tentu diperlukan riset yang lebih lanjut. Berapa  harga subsidi yang dibutuhkan, siapa saja masyarakat yang membutuhkan,  berapa jumlah penerimanya, dan berapa jumlah minyak goreng yang perlu  disiapkan,&quot; terang Eugenia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha sawit kembali menyoroti isu minyak goreng yang tengah gencar di dalam negeri. Saat ini meskipun banyak pihak termasuk pemerintah sedang fokus meningkatkan ekspor dan harga Tandan Buah Segar (TBS) petani sawit, namun, pemenuhan minyak goreng harga murah bagi masyarakat kelas bawah juga tetap terus menjadi perhatian.
BACA JUGA:Harga Minyak Goreng Curah hingga Telur Ayam Turun, Mendag: Stok Terjamin

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono beranggapan, pemberian bantuan langsung minyak goreng kepada masyarakat kelas bawah secara gratis atau dijual dengan harga subsidi masih menjadi cara yang tepat untuk membantu beban mereka.
BACA JUGA:Ibu-Ibu Harga Gula hingga Minyak Goreng Turun, Berikut Rinciannya

&quot;Isu yang sekarang ini bukan hanya soal peningkatan ekspor dan harga TBS petani. Namun kita juga tidak bisa mengesampingkan minyak goreng dalam jumlah tertentu untuk masyarakat kelas menengah ke bawah tetap tersedia,&quot; kata Joko dalam diskusi virtual, Senin (1/8/2022).
&quot;Saya punya persepsi bahwa mekanisme subsidi terhadap kebutuhan 2,5 juta ton minyak goreng itu adalah jalan terbaik untuk di lakukan dalam jangka panjang,&quot; sambungnya.Ia pun meyakini, dengan mekanisme subsidi seharusnya kebutuhan minyak  goreng dalam negeri untuk masyarakat kurang mampu bisa tercukupi dengan  baik.
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan  Masyarakat FEB UI, Eugenia Mardanugraha pun memiliki pendapat yang sama.  Ia merekomendasikan, masyarakat yang membutuhkan diberikan bantuan  langsung berupa minyak goreng kemasan yang dibagikan gratis atau dijual  dengan harga subsidi.
&quot;Tapi untuk ini, tentu diperlukan riset yang lebih lanjut. Berapa  harga subsidi yang dibutuhkan, siapa saja masyarakat yang membutuhkan,  berapa jumlah penerimanya, dan berapa jumlah minyak goreng yang perlu  disiapkan,&quot; terang Eugenia.</content:encoded></item></channel></rss>
