<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IKM Mamin Serap 3,89 juta Tenaga Kerja Lokal</title><description>Sektor industri makanan dan minuman (mamin) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640224/ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640224/ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal"/><item><title>IKM Mamin Serap 3,89 juta Tenaga Kerja Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640224/ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640224/ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2022 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/01/320/2640224/ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal-mVitLBJ804.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IKM mamin serap tenaga kerja (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/01/320/2640224/ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal-mVitLBJ804.jpg</image><title>IKM mamin serap tenaga kerja (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sektor industri makanan dan minuman (mamin) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sebab kontribusinya sangat besar dibandingkan industri pengolahan non-migas lainnya.
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan, pada kuartal pertama tahun 2022, sektor Industri makanan dan minuman menyumbang 37,77% dari nilai PDB industri nonmigas atau 6,55% dari total PDB Nasional.
BACA JUGA:Ekspor Industri Mamin Tembus USD32,5 Miliar, Naik 52%

&quot;Dari nilai tersebut, sebagian merupakan kontribusi IKM makanan dan minuman yang berjumlah sekitar 1,68 juta unit usaha atau 38,27% dari total unit usaha IKM secara keseluruhan,&quot; ujarnya dalam acara Kick Off IFI 2022 dengan tema Promoting Suistainable Supy Chain and Addes Value Through Innovaiton to Serve the Dynamic Markets yang disiarkan secara virtual, Senin (1/8/2022).
Tak hanya itu, sambung Reni, IKM makanan dan minuman juga mampu menyerap sekitar 3,89 juta tenaga kerja.
BACA JUGA:Industri Mamin RI Bisa Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia

Namun, ia tidak menampik bahwa industri ini masih diselimuti hambatan yang menyendat kemajuan IKM. Seperti di antaranya keterbatasan modal, manajemen yang belum profesional, belum terpenuhinya standar serta legalitas usaha, serta terbatasnya inovasi.&quot;Sementara dari sisi eksternal, IKM juga dihadapkan dengan berbagai  tantangan dalam menjalankan usahanya seperti ketidakpastian pasokan  bahan baku, kehadiran pesaing dan produk baru, serta permintaan pasar  yang sangat fluktuatif,&quot; ungkap Reni.
Reni juga mengatakan, saat ini permintaan pasar bukan lagi terfokus  di dalam negeri saja. Melainkan di era globalisasi sekarang ini membuka  pintu bagi IKM mamin Indonesia untuk memasarkan hingga mancanegara.
Oleh karena itu, dia mendorong para IKM agar bisa mempersiapkan diri  melakukan adaptasi dan berinovasi dengan membaca tren dan kebutuhan  pasar, baik pasar dalam negeri maupun ekspor.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sektor industri makanan dan minuman (mamin) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sebab kontribusinya sangat besar dibandingkan industri pengolahan non-migas lainnya.
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan, pada kuartal pertama tahun 2022, sektor Industri makanan dan minuman menyumbang 37,77% dari nilai PDB industri nonmigas atau 6,55% dari total PDB Nasional.
BACA JUGA:Ekspor Industri Mamin Tembus USD32,5 Miliar, Naik 52%

&quot;Dari nilai tersebut, sebagian merupakan kontribusi IKM makanan dan minuman yang berjumlah sekitar 1,68 juta unit usaha atau 38,27% dari total unit usaha IKM secara keseluruhan,&quot; ujarnya dalam acara Kick Off IFI 2022 dengan tema Promoting Suistainable Supy Chain and Addes Value Through Innovaiton to Serve the Dynamic Markets yang disiarkan secara virtual, Senin (1/8/2022).
Tak hanya itu, sambung Reni, IKM makanan dan minuman juga mampu menyerap sekitar 3,89 juta tenaga kerja.
BACA JUGA:Industri Mamin RI Bisa Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia

Namun, ia tidak menampik bahwa industri ini masih diselimuti hambatan yang menyendat kemajuan IKM. Seperti di antaranya keterbatasan modal, manajemen yang belum profesional, belum terpenuhinya standar serta legalitas usaha, serta terbatasnya inovasi.&quot;Sementara dari sisi eksternal, IKM juga dihadapkan dengan berbagai  tantangan dalam menjalankan usahanya seperti ketidakpastian pasokan  bahan baku, kehadiran pesaing dan produk baru, serta permintaan pasar  yang sangat fluktuatif,&quot; ungkap Reni.
Reni juga mengatakan, saat ini permintaan pasar bukan lagi terfokus  di dalam negeri saja. Melainkan di era globalisasi sekarang ini membuka  pintu bagi IKM mamin Indonesia untuk memasarkan hingga mancanegara.
Oleh karena itu, dia mendorong para IKM agar bisa mempersiapkan diri  melakukan adaptasi dan berinovasi dengan membaca tren dan kebutuhan  pasar, baik pasar dalam negeri maupun ekspor.</content:encoded></item></channel></rss>
