<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,66% di Juni 2022</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 10,66% hingga Juni 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640238/ojk-kredit-perbankan-tumbuh-10-66-di-juni-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640238/ojk-kredit-perbankan-tumbuh-10-66-di-juni-2022"/><item><title>OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,66% di Juni 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640238/ojk-kredit-perbankan-tumbuh-10-66-di-juni-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/320/2640238/ojk-kredit-perbankan-tumbuh-10-66-di-juni-2022</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2022 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/01/320/2640238/ojk-kredit-perbankan-tumbuh-10-66-di-juni-2022-oPxMwaqpeU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan kredit perbankan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/01/320/2640238/ojk-kredit-perbankan-tumbuh-10-66-di-juni-2022-oPxMwaqpeU.jpg</image><title>Pertumbuhan kredit perbankan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 10,66% hingga Juni 2022.
&quot;Kredit perbankan dalam triwulan II tahun ini tumbuh 10,66% yoy per Juni 2022, yang ditopang oleh pertumbuhan kredit korporasi 12,87%. Sementara itu dana pihak ketiga tumbuh sebesar 9,13% yoy di tengah giro yang tumbuh 19,57% dan tabungan 12,31%,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2022 secara virtual, Senin (1/8/2022).
BACA JUGA:Perbaiki Sistem Keuangan, Begini Strategi OJK

Dia mengatakan, sejalan dengan kinerja intermediasi perbankan, penyaluran pembiayaan juga melanjutkan tren yang positif dengan pertumbuhan 5,63% yoy per Juni 2022. Didukung pembiayaan terutama investasi dan modal kerja yang tumbuh masing-masing 19,6% dan 18,8%.
Industri perasuransian, berhasil meningkatkan penghimpunan premi hingga Rp 27,8 triliun pada Juni 2022, dengan premi asuransi jiwa mencapai Rp 15,2 triliun dan asuransi umum mencapai Rp 12,6 triliun.
BACA JUGA:Lewat IKD, OJK Dorong Inovasi di Sektor Keuangan

&quot;Sedangkan penghimpunan dana di pasar modal hingga 26 Juli 2022 mencapai Rp 123,5 triliun dengan tambahan 32 emiten baru,&quot; katanya.
Adapun, kinerja pasar saham menguat 5,7% ke level Rp 6.898 per 27 juli 2022 dan termasuk dalam bursa saham yang memiliki kinerja terbaik di kawasan hal ini ditunjang dengan operasi di pasar saham sebesar Rp 58,29 Triliun Rupiah di tengah gejolak pasar keuangan Global.&quot;Namun demikian perlu dicermati bahwa tekanan terhadap pasar keuangan  Global juga sudah mulai berdampak pada pasar saham domestik Hal ini  terlihat dari meningkatnya kualitas di pasar saham domestik yang Kendati  secara ytd masih mencatatkan inflow sebesar Rp 58, 29 Triliun,&quot;  katanya.
Mahendra membeberkan, yang kedua, risiko kredit terjaga baik pada  industri perbankan maupun pada pembiayaan didukung likuiditas yang  memadai dan permodalan yang kuat.
&quot;Npl gross perbankan Juni 2022 terpantau turun menjadi 2,86%  sementara rasio npf perusahaan pembiayaan di level 2, 81% divinitas  perbankan memadai dengan rasio alat likuid terhadap non Core deposit di  level 133, 35% dan alat likuid terhadap DPK di level 9,99% per Juni  2022,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 10,66% hingga Juni 2022.
&quot;Kredit perbankan dalam triwulan II tahun ini tumbuh 10,66% yoy per Juni 2022, yang ditopang oleh pertumbuhan kredit korporasi 12,87%. Sementara itu dana pihak ketiga tumbuh sebesar 9,13% yoy di tengah giro yang tumbuh 19,57% dan tabungan 12,31%,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2022 secara virtual, Senin (1/8/2022).
BACA JUGA:Perbaiki Sistem Keuangan, Begini Strategi OJK

Dia mengatakan, sejalan dengan kinerja intermediasi perbankan, penyaluran pembiayaan juga melanjutkan tren yang positif dengan pertumbuhan 5,63% yoy per Juni 2022. Didukung pembiayaan terutama investasi dan modal kerja yang tumbuh masing-masing 19,6% dan 18,8%.
Industri perasuransian, berhasil meningkatkan penghimpunan premi hingga Rp 27,8 triliun pada Juni 2022, dengan premi asuransi jiwa mencapai Rp 15,2 triliun dan asuransi umum mencapai Rp 12,6 triliun.
BACA JUGA:Lewat IKD, OJK Dorong Inovasi di Sektor Keuangan

&quot;Sedangkan penghimpunan dana di pasar modal hingga 26 Juli 2022 mencapai Rp 123,5 triliun dengan tambahan 32 emiten baru,&quot; katanya.
Adapun, kinerja pasar saham menguat 5,7% ke level Rp 6.898 per 27 juli 2022 dan termasuk dalam bursa saham yang memiliki kinerja terbaik di kawasan hal ini ditunjang dengan operasi di pasar saham sebesar Rp 58,29 Triliun Rupiah di tengah gejolak pasar keuangan Global.&quot;Namun demikian perlu dicermati bahwa tekanan terhadap pasar keuangan  Global juga sudah mulai berdampak pada pasar saham domestik Hal ini  terlihat dari meningkatnya kualitas di pasar saham domestik yang Kendati  secara ytd masih mencatatkan inflow sebesar Rp 58, 29 Triliun,&quot;  katanya.
Mahendra membeberkan, yang kedua, risiko kredit terjaga baik pada  industri perbankan maupun pada pembiayaan didukung likuiditas yang  memadai dan permodalan yang kuat.
&quot;Npl gross perbankan Juni 2022 terpantau turun menjadi 2,86%  sementara rasio npf perusahaan pembiayaan di level 2, 81% divinitas  perbankan memadai dengan rasio alat likuid terhadap non Core deposit di  level 133, 35% dan alat likuid terhadap DPK di level 9,99% per Juni  2022,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
