<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Menparekraf Kejar Target 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru</title><description>Sandiaga Uno memasang target 4,4 juta lapangan kerja baru tercipta hingga 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/455/2639820/strategi-menparekraf-kejar-target-4-4-juta-lapangan-kerja-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/455/2639820/strategi-menparekraf-kejar-target-4-4-juta-lapangan-kerja-baru"/><item><title>Strategi Menparekraf Kejar Target 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/455/2639820/strategi-menparekraf-kejar-target-4-4-juta-lapangan-kerja-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/01/455/2639820/strategi-menparekraf-kejar-target-4-4-juta-lapangan-kerja-baru</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2022 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/01/455/2639820/strategi-menparekraf-kejar-target-4-4-juta-lapangan-kerja-baru-aK3tKmAo55.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Targetkan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru di 2024. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/01/455/2639820/strategi-menparekraf-kejar-target-4-4-juta-lapangan-kerja-baru-aK3tKmAo55.jfif</image><title>Menparekraf Targetkan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru di 2024. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memasang target 4,4 juta lapangan kerja baru tercipta hingga 2024. Dalam merealisasikan hal tersebut, dirinya menyiapkan berbagai strategi melatih sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.&amp;nbsp;
&quot;Dan tahun ini kami menargetkan terciptanya 1,1 lapangan kerja baru dan berkualitas oleh para UMKM di Parekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), dengan target 2024 yakni 4,4 juta lapangan kerja baru,&quot; ujarnya, Senin (1/8/2022).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Tarif Taman Nasional Komodo Rp3,7 Juta, Sandiaga Uno Siap Diskusi dengan Pelaku Pariwisata
Sandiaga mengatakan, pelatihan pengolahan seoerti lidah buaya menjadi penting diberikan ke masyarakat, terutama emak-emak. Sebab produk olahan lidah buaya ini dapat dijadikan produk kecantikan. Jika dilihat dari segi bisnis, produk itu dinilai tidak mudah redup.
&quot;Pelatihannya adalah pengolahan tanaman lidah buaya yang banyak sekali di sini, aloe vera menjadi sabun untuk kecantikan. Pelatihan ini kita lakukan untuk meningkatkan penghasilan. Nah kalau penghasilan meningkat, biaya hidup kita bisa penuhi. Ini langkah tegas dan konkret dari Gemawira adalah untuk menciptakan lapangan kerja,&quot; jelas Sandiaga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tanya Tarif Homestay di Labuan Bajo? Jokowi Malah Ditawari Menginap Gratis
Selain itu, kata Sandiaga, untuk memproduksi produk kecantikan dari lidah buaya ini tidak membutuhkan modal yang besar. Karena lidah buaya ini merupakan tanaman rumahan yang bisa langsung dimanfaatkan.&quot;Begitu punya produk aloe vera setelah pelatihan ini, nanti Gemawira bisa langsung membeli. Karena Gemawira punya jaringan yang luar biasa. Yang penting saya ingin pastikan bahwa ini akan membantu ekonomi keluarga,&quot; tutur Sandiaga.
Sementara, Ketua Gemawira Kalimantan Barat, Susi Megawati mengatakan, para peserta yang didominasi oleh emak-emak bisa menciptakan ekonomi baru di dalam lingkungannya dengan keterampilan setelah pelatihan ini.
&quot;Antuasias para peserta sangat luar biasa. Apalagi tau juga emak-emak akan datang Pak Menteri pada hari ini sehingga bisa mendorong semangat para emak-emak untuk mengikuti pelatihan ini,&quot; kata Susi.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memasang target 4,4 juta lapangan kerja baru tercipta hingga 2024. Dalam merealisasikan hal tersebut, dirinya menyiapkan berbagai strategi melatih sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.&amp;nbsp;
&quot;Dan tahun ini kami menargetkan terciptanya 1,1 lapangan kerja baru dan berkualitas oleh para UMKM di Parekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), dengan target 2024 yakni 4,4 juta lapangan kerja baru,&quot; ujarnya, Senin (1/8/2022).&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Tarif Taman Nasional Komodo Rp3,7 Juta, Sandiaga Uno Siap Diskusi dengan Pelaku Pariwisata
Sandiaga mengatakan, pelatihan pengolahan seoerti lidah buaya menjadi penting diberikan ke masyarakat, terutama emak-emak. Sebab produk olahan lidah buaya ini dapat dijadikan produk kecantikan. Jika dilihat dari segi bisnis, produk itu dinilai tidak mudah redup.
&quot;Pelatihannya adalah pengolahan tanaman lidah buaya yang banyak sekali di sini, aloe vera menjadi sabun untuk kecantikan. Pelatihan ini kita lakukan untuk meningkatkan penghasilan. Nah kalau penghasilan meningkat, biaya hidup kita bisa penuhi. Ini langkah tegas dan konkret dari Gemawira adalah untuk menciptakan lapangan kerja,&quot; jelas Sandiaga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tanya Tarif Homestay di Labuan Bajo? Jokowi Malah Ditawari Menginap Gratis
Selain itu, kata Sandiaga, untuk memproduksi produk kecantikan dari lidah buaya ini tidak membutuhkan modal yang besar. Karena lidah buaya ini merupakan tanaman rumahan yang bisa langsung dimanfaatkan.&quot;Begitu punya produk aloe vera setelah pelatihan ini, nanti Gemawira bisa langsung membeli. Karena Gemawira punya jaringan yang luar biasa. Yang penting saya ingin pastikan bahwa ini akan membantu ekonomi keluarga,&quot; tutur Sandiaga.
Sementara, Ketua Gemawira Kalimantan Barat, Susi Megawati mengatakan, para peserta yang didominasi oleh emak-emak bisa menciptakan ekonomi baru di dalam lingkungannya dengan keterampilan setelah pelatihan ini.
&quot;Antuasias para peserta sangat luar biasa. Apalagi tau juga emak-emak akan datang Pak Menteri pada hari ini sehingga bisa mendorong semangat para emak-emak untuk mengikuti pelatihan ini,&quot; kata Susi.</content:encoded></item></channel></rss>
