<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Juli 2022 Tertinggi dalam 7 Tahun, Warning Buat Sri Mulyani Cs</title><description>Inflasi Juli 2022 tercatat sebesar 4,94% (yoy). Inflasi tahunan Juli menjadi yang tertinggi sejak tujuh tahun atau Oktober 2015.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640610/inflasi-juli-2022-tertinggi-dalam-7-tahun-warning-buat-sri-mulyani-cs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640610/inflasi-juli-2022-tertinggi-dalam-7-tahun-warning-buat-sri-mulyani-cs"/><item><title>Inflasi Juli 2022 Tertinggi dalam 7 Tahun, Warning Buat Sri Mulyani Cs</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640610/inflasi-juli-2022-tertinggi-dalam-7-tahun-warning-buat-sri-mulyani-cs</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640610/inflasi-juli-2022-tertinggi-dalam-7-tahun-warning-buat-sri-mulyani-cs</guid><pubDate>Selasa 02 Agustus 2022 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/02/320/2640610/inflasi-juli-2022-tertinggi-dalam-7-tahun-warning-buat-sri-mulyani-cs-HOH1Uy3DVs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi Juli tertinggi dalam 7 tahun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/02/320/2640610/inflasi-juli-2022-tertinggi-dalam-7-tahun-warning-buat-sri-mulyani-cs-HOH1Uy3DVs.jpg</image><title>Inflasi Juli tertinggi dalam 7 tahun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Inflasi Juli 2022 tercatat sebesar 4,94% (yoy). Inflasi tahunan Juli menjadi yang tertinggi sejak tujuh tahun atau Oktober 2015. Sebelumnya pada Oktober tujuh tahun lalu, inflasi tercatat sebesar 6,25%.
Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia Telisa Aulia Falianty mengatakan, pemerintah harus mewaspadai angka inflasi pada Juli 2022 yang merupakan tertinggi sejak 2015 lalu. Pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan menteri ekonomi terkait.
BACA JUGA:Inflasi dan Harga Bahan Baku Tinggi, KFC Sampai Jual Ceker Ayam 

&quot;Tentu ini menjadi kewaspadaan bagi pemerintah, di mana sebelumnya pemerintah telah menargetkan angka inflasi sebesar 3,5-4,5%. Dan hal itu lah yang harus diwaspadai pemerintah bahwa inflasi sudah di atas target,&quot; katanya dalam Market Review IDXChannel, Selasa (2/8/2022).
BACA JUGA:BI Ramal Inflasi Pangan Turun pada Agustus hingga Akhir Tahun

Telisa mengatakan, bahwa angka inflasi saat ini juga telah melebihi perkiraan dari para ekonom Indonesia terkait kenaikan inflasi saat ini.
&amp;ldquo;Kita memang tahu bahwa inflasi akan naik tetapi ternyata kenaikan ini melebihi ekspektasi, dan itu artinya memang jauh di atas perkiraan kita,&quot; kata Tesila.Dirinya mengatakan bahwa pemerintah harus menekankan perhatian terhadap sejumlah komoditas yang menyumbang kenaikan inflasi.
&quot;Dengan adanya subsidi terhadap komoditas tersebut merupakan langkah  tetap, namun hal tersebut ada batasnya sehingga pemerintah perlu  memikirkan lebih jauh terhadap sejumlah komoditas tersebut,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Inflasi Juli 2022 tercatat sebesar 4,94% (yoy). Inflasi tahunan Juli menjadi yang tertinggi sejak tujuh tahun atau Oktober 2015. Sebelumnya pada Oktober tujuh tahun lalu, inflasi tercatat sebesar 6,25%.
Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia Telisa Aulia Falianty mengatakan, pemerintah harus mewaspadai angka inflasi pada Juli 2022 yang merupakan tertinggi sejak 2015 lalu. Pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan menteri ekonomi terkait.
BACA JUGA:Inflasi dan Harga Bahan Baku Tinggi, KFC Sampai Jual Ceker Ayam 

&quot;Tentu ini menjadi kewaspadaan bagi pemerintah, di mana sebelumnya pemerintah telah menargetkan angka inflasi sebesar 3,5-4,5%. Dan hal itu lah yang harus diwaspadai pemerintah bahwa inflasi sudah di atas target,&quot; katanya dalam Market Review IDXChannel, Selasa (2/8/2022).
BACA JUGA:BI Ramal Inflasi Pangan Turun pada Agustus hingga Akhir Tahun

Telisa mengatakan, bahwa angka inflasi saat ini juga telah melebihi perkiraan dari para ekonom Indonesia terkait kenaikan inflasi saat ini.
&amp;ldquo;Kita memang tahu bahwa inflasi akan naik tetapi ternyata kenaikan ini melebihi ekspektasi, dan itu artinya memang jauh di atas perkiraan kita,&quot; kata Tesila.Dirinya mengatakan bahwa pemerintah harus menekankan perhatian terhadap sejumlah komoditas yang menyumbang kenaikan inflasi.
&quot;Dengan adanya subsidi terhadap komoditas tersebut merupakan langkah  tetap, namun hal tersebut ada batasnya sehingga pemerintah perlu  memikirkan lebih jauh terhadap sejumlah komoditas tersebut,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
