<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Ditutup Melemah, Ini Pemicunya</title><description>Nilai tukar Rupiah ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah sore ini melemah 16 poin di level Rp14.889 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640749/rupiah-ditutup-melemah-ini-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640749/rupiah-ditutup-melemah-ini-pemicunya"/><item><title>Rupiah Ditutup Melemah, Ini Pemicunya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640749/rupiah-ditutup-melemah-ini-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/02/320/2640749/rupiah-ditutup-melemah-ini-pemicunya</guid><pubDate>Selasa 02 Agustus 2022 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/02/320/2640749/rupiah-ditutup-melemah-ini-pemicunya-tYt9D1S1Sh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kurs Rupiah melemah. Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/02/320/2640749/rupiah-ditutup-melemah-ini-pemicunya-tYt9D1S1Sh.jpeg</image><title>Kurs Rupiah melemah. Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah sore ini melemah 16 poin di level Rp14.889 atas dolar Amerika Serikat (USD).
Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu faktor pemicu mata uang garuda ini melemah karena bergejolaknya ekonomi luar negeri termasuk kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.
BACA JUGA:Sri Mulyani Klaim Rupiah Lebih Perkasa Dibanding Ringgit hingga Baht

&quot;Kebijakan suku bunga didasarkan pada proyeksi inflasi inti dan pertumbuhan ekonomi, karena inflasi inti mencerminkan permintaan dan penawaran. Dengan demikian, tidak secara otomatis jika suku bunga negara lain naik, maka suku bunga Indonesia juga ikut naik. Semuanya tergantung pada kondisi ekonomi di dalam negeri,&quot; terang Ibrahim dalam rilis hariannya, Selasa (2/8/2022).
BACA JUGA:Awal Bulan Kurs Rupiah Loyo di Rp14.873/USD

Dia mengatakan, jika dilihat dari inflasi Indonesia yang ada saat ini, inflasi IHK adalah 4,94%, ini hampir sama dengan perkiraan Bank Indonesia untuk bulan Juli 4,89%. Sedangkan, inflasi harga pangan pada bulan Juli adalah 11,47% (yoy).&quot;Hal ini dikarenakan adanya gangguan pasokan dari global, yang  berdampak terhadap harga pangan serta faktor cuaca dan musiman di dalam  negeri,&quot; kata Ibrahim.
Dia menambahkan, inflasi inti yang mencerminkan kekuatan dari  permintaan dan penawaran masih sangat rendah. Pada bulan Juli, inflasi  inti berada di angka 2,86%, lebih rendah dari yang diperkirakan Bank  Indonesia yaitu 2,99%.
Lebih lanjut Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (3/8)  mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp14.870-Rp15.000.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah sore ini melemah 16 poin di level Rp14.889 atas dolar Amerika Serikat (USD).
Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu faktor pemicu mata uang garuda ini melemah karena bergejolaknya ekonomi luar negeri termasuk kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.
BACA JUGA:Sri Mulyani Klaim Rupiah Lebih Perkasa Dibanding Ringgit hingga Baht

&quot;Kebijakan suku bunga didasarkan pada proyeksi inflasi inti dan pertumbuhan ekonomi, karena inflasi inti mencerminkan permintaan dan penawaran. Dengan demikian, tidak secara otomatis jika suku bunga negara lain naik, maka suku bunga Indonesia juga ikut naik. Semuanya tergantung pada kondisi ekonomi di dalam negeri,&quot; terang Ibrahim dalam rilis hariannya, Selasa (2/8/2022).
BACA JUGA:Awal Bulan Kurs Rupiah Loyo di Rp14.873/USD

Dia mengatakan, jika dilihat dari inflasi Indonesia yang ada saat ini, inflasi IHK adalah 4,94%, ini hampir sama dengan perkiraan Bank Indonesia untuk bulan Juli 4,89%. Sedangkan, inflasi harga pangan pada bulan Juli adalah 11,47% (yoy).&quot;Hal ini dikarenakan adanya gangguan pasokan dari global, yang  berdampak terhadap harga pangan serta faktor cuaca dan musiman di dalam  negeri,&quot; kata Ibrahim.
Dia menambahkan, inflasi inti yang mencerminkan kekuatan dari  permintaan dan penawaran masih sangat rendah. Pada bulan Juli, inflasi  inti berada di angka 2,86%, lebih rendah dari yang diperkirakan Bank  Indonesia yaitu 2,99%.
Lebih lanjut Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (3/8)  mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp14.870-Rp15.000.</content:encoded></item></channel></rss>
