<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Baik, Wapres Pastikan Masyarakat Miskin Dapat Bansos</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan semua masyarakat miskin akan mendapatkan bantuan sosial (bansos).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641363/kabar-baik-wapres-pastikan-masyarakat-miskin-dapat-bansos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641363/kabar-baik-wapres-pastikan-masyarakat-miskin-dapat-bansos"/><item><title>Kabar Baik, Wapres Pastikan Masyarakat Miskin Dapat Bansos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641363/kabar-baik-wapres-pastikan-masyarakat-miskin-dapat-bansos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641363/kabar-baik-wapres-pastikan-masyarakat-miskin-dapat-bansos</guid><pubDate>Rabu 03 Agustus 2022 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/03/320/2641363/kabar-baik-wapres-pastikan-masyarakat-miskin-dapat-bansos-cpUox3sWp6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/03/320/2641363/kabar-baik-wapres-pastikan-masyarakat-miskin-dapat-bansos-cpUox3sWp6.jpg</image><title>Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan semua masyarakat miskin akan mendapatkan bantuan sosial (bansos). Bansos ini sebagai strategi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.
&amp;ldquo;Semua yang berhak itu, diusahakan untuk dapat,&amp;rdquo; tegas Wapres usai melakukan rapat pleno dengan sejumlah Menteri di Istana Wapres, Rabu (3/8/2022).
BACA JUGA:JNE Ganti Beras Bansos Rusak yang Dikubur, Berapa Jumlahnya?

Wapres juga memastikan bansos tepat sasaran mengingat data keluarga penerima manfaat (KPM) ini akan diintegrasikan dari Badan Pusat Statistik, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial, data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), juga data dari Kementerian Desa.
&amp;ldquo;Sementara data yang ada itu kita mengintegrasikan, nantinya akan data dari BPS akan dilakukan data yang ada integrasi data DTKS dari Kementerian Sosial, data dari BKKBN, kemudian data dari Kementerian Desa diintegrasikan sehingga semuanya disatukan menjadi satu data yang utuh,&amp;rdquo; papar Wapres.
&amp;ldquo;Diharapkan itu bisa memenuhi, baik data yang nanti ada tertinggal itu masih akan ada validasi lagi, menyusul lagi. Itu barangkali, oleh karena itu kita libatkan dari pemerintah daerah,&amp;rdquo; tambahnya.
Sementara itu, rapat pleno menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
BACA JUGA:Beras Bansos Dikubur, Bulog Sebut JNE Sudah Ganti dan Antar ke Warga Penerima&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Ini untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana arahan bapak Presiden untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem pada akhir 2024,&amp;rdquo; kata Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin memastikan semua masyarakat miskin akan mendapatkan bantuan sosial (bansos). Bansos ini sebagai strategi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.
&amp;ldquo;Semua yang berhak itu, diusahakan untuk dapat,&amp;rdquo; tegas Wapres usai melakukan rapat pleno dengan sejumlah Menteri di Istana Wapres, Rabu (3/8/2022).
BACA JUGA:JNE Ganti Beras Bansos Rusak yang Dikubur, Berapa Jumlahnya?

Wapres juga memastikan bansos tepat sasaran mengingat data keluarga penerima manfaat (KPM) ini akan diintegrasikan dari Badan Pusat Statistik, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial, data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), juga data dari Kementerian Desa.
&amp;ldquo;Sementara data yang ada itu kita mengintegrasikan, nantinya akan data dari BPS akan dilakukan data yang ada integrasi data DTKS dari Kementerian Sosial, data dari BKKBN, kemudian data dari Kementerian Desa diintegrasikan sehingga semuanya disatukan menjadi satu data yang utuh,&amp;rdquo; papar Wapres.
&amp;ldquo;Diharapkan itu bisa memenuhi, baik data yang nanti ada tertinggal itu masih akan ada validasi lagi, menyusul lagi. Itu barangkali, oleh karena itu kita libatkan dari pemerintah daerah,&amp;rdquo; tambahnya.
Sementara itu, rapat pleno menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
BACA JUGA:Beras Bansos Dikubur, Bulog Sebut JNE Sudah Ganti dan Antar ke Warga Penerima&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Ini untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana arahan bapak Presiden untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem pada akhir 2024,&amp;rdquo; kata Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
