<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Tak Ingin Pertamina Dibandingkan dengan Petronas</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak ingin Pertamina dibandingkan dengan Petronas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641567/erick-thohir-tak-ingin-pertamina-dibandingkan-dengan-petronas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641567/erick-thohir-tak-ingin-pertamina-dibandingkan-dengan-petronas"/><item><title>Erick Thohir Tak Ingin Pertamina Dibandingkan dengan Petronas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641567/erick-thohir-tak-ingin-pertamina-dibandingkan-dengan-petronas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/03/320/2641567/erick-thohir-tak-ingin-pertamina-dibandingkan-dengan-petronas</guid><pubDate>Rabu 03 Agustus 2022 20:29 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/03/320/2641567/erick-thohir-tak-ingin-pertamina-dibandingkan-dengan-petronas-32NOHMYnxB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir tak ingin Pertamina dibandingkan dengan Petronas (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/03/320/2641567/erick-thohir-tak-ingin-pertamina-dibandingkan-dengan-petronas-32NOHMYnxB.jpg</image><title>Erick Thohir tak ingin Pertamina dibandingkan dengan Petronas (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak ingin Pertamina dibandingkan dengan Petronas. Menurutnya, Pertamina tidak bisa dibandingkan dengan perusahaan migas asal Malaysia, Petronas.
Dalam produksi, kata Erick, Petronas sudah memproduksi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara mandiri. Sementara itu, Pertamina masih mengandalkan impor BBM. Selain itu, ada kondisi lain yang membuat kedua perusahaan pelat merah ini berbedah.
BACA JUGA:Harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite Naik Lagi Hari Ini, Berikut Rinciannya

&quot;Tidak bisa dibandingkan, misalnya Pertamina dengan Petronas, ya beda, karena Petronas memproduksi, kita negara mengimpor, kondisinya beda,&quot; ungkap Erick ditemui wartawan di Gedung Perpustakaan Nasional, Rabu (3/8/2022).
Di lain sisi, Erick memastikan pemerintah masih menjaga harga BBM jenis Pertamax. Meski harga BBM RON 92 ini berada di bawah harga keekonomian nasional.
BACA JUGA:Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo Cs, Berikut Daftarnya

Pemerintah memang sudah menaikkan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak non subsidi sejak 10 Juli 2022 lalu. Ketiga jenis BBM ini di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.
Meski begitu, PT Pertamina (Persero) masih menahan harga Pertamax di angka Rp12.500 per liter dan Pertalite di kisaran Rp7.500 per liter. Kenaikan harga BBM umum atau non penugasan pemerintah ini berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.Beleid ini mengatur tentang formula harga dasar dalam perhitungan  harga jual eceran jenis BBM Umum, jenis bensin, dan minyak solar yang  disalurkan melalui SPBU.
Pertamax Turbo atau RON 98 naik dari semula Rp14.500 per liter  menjadi Rp16.200 per liter, sedangkan Dexlite naik dari semula Rp12.950  per liter menjadi Rp15.000 per liter
&quot;Pemerintah hari ini posisinya bahwa yang disubsidi itu adalah yang  memerlukan, yang mampu tidak disubsidi, saya rasa kalau pertamax kan  tetap kalau kita lihat pertamax pertamina dan (bahan bakar setara)  pertamax merek lain masih berbeda, artinya kan berbeda hari ini berbeda  dan sudah berapa bulan berbeda, penjualan pertamax saja Pertamina hadir  harganya terjangkau,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak ingin Pertamina dibandingkan dengan Petronas. Menurutnya, Pertamina tidak bisa dibandingkan dengan perusahaan migas asal Malaysia, Petronas.
Dalam produksi, kata Erick, Petronas sudah memproduksi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara mandiri. Sementara itu, Pertamina masih mengandalkan impor BBM. Selain itu, ada kondisi lain yang membuat kedua perusahaan pelat merah ini berbedah.
BACA JUGA:Harga Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite Naik Lagi Hari Ini, Berikut Rinciannya

&quot;Tidak bisa dibandingkan, misalnya Pertamina dengan Petronas, ya beda, karena Petronas memproduksi, kita negara mengimpor, kondisinya beda,&quot; ungkap Erick ditemui wartawan di Gedung Perpustakaan Nasional, Rabu (3/8/2022).
Di lain sisi, Erick memastikan pemerintah masih menjaga harga BBM jenis Pertamax. Meski harga BBM RON 92 ini berada di bawah harga keekonomian nasional.
BACA JUGA:Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo Cs, Berikut Daftarnya

Pemerintah memang sudah menaikkan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak non subsidi sejak 10 Juli 2022 lalu. Ketiga jenis BBM ini di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.
Meski begitu, PT Pertamina (Persero) masih menahan harga Pertamax di angka Rp12.500 per liter dan Pertalite di kisaran Rp7.500 per liter. Kenaikan harga BBM umum atau non penugasan pemerintah ini berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.Beleid ini mengatur tentang formula harga dasar dalam perhitungan  harga jual eceran jenis BBM Umum, jenis bensin, dan minyak solar yang  disalurkan melalui SPBU.
Pertamax Turbo atau RON 98 naik dari semula Rp14.500 per liter  menjadi Rp16.200 per liter, sedangkan Dexlite naik dari semula Rp12.950  per liter menjadi Rp15.000 per liter
&quot;Pemerintah hari ini posisinya bahwa yang disubsidi itu adalah yang  memerlukan, yang mampu tidak disubsidi, saya rasa kalau pertamax kan  tetap kalau kita lihat pertamax pertamina dan (bahan bakar setara)  pertamax merek lain masih berbeda, artinya kan berbeda hari ini berbeda  dan sudah berapa bulan berbeda, penjualan pertamax saja Pertamina hadir  harganya terjangkau,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
