<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Cair, Data Penerima Bantuan Jangan Carut Marut   </title><description>Data penerima bantuan sosial (Bansos) dinilai belum tepat sasaran</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641345/bansos-cair-data-penerima-bantuan-jangan-carut-marut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641345/bansos-cair-data-penerima-bantuan-jangan-carut-marut"/><item><title>Bansos Cair, Data Penerima Bantuan Jangan Carut Marut   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641345/bansos-cair-data-penerima-bantuan-jangan-carut-marut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641345/bansos-cair-data-penerima-bantuan-jangan-carut-marut</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2022 05:25 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/03/320/2641345/bansos-cair-data-penerima-bantuan-jangan-carut-marut-aDBXd7ocxB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data Penerima Bansos Harus Dibereskan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/03/320/2641345/bansos-cair-data-penerima-bantuan-jangan-carut-marut-aDBXd7ocxB.jpg</image><title>Data Penerima Bansos Harus Dibereskan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Data penerima bantuan sosial (Bansos) dinilai belum tepat sasaran. Carat marut pendataan bansos pun diminta segera diselesaikan.
&quot;Kemensos harus segera mengembalikan dan mempertanggungjawabkan uang senilai Rp100 miliar sebagaimana mestinya,&quot; ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo.
Baca Juga:JNE Ganti Beras Bansos Rusak yang Dikubur, Berapa Jumlahnya?
Menurutnya, Kemensos harus memperbaiki sistem atau mekanisme penerima bansos. Mulai dari pendataan, jumlah bansos yang diterima, dan lain sebagainya.
&quot;Tujuannya supaya tidak ada carut-marut pendataan dan menutup celah kecurangan atau korupsi dana bansos,&quot; tegas dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Beras Bansos Dikubur, Bulog Sebut JNE Sudah Ganti dan Antar ke Warga PenerimaSelain itu, dirinya meminta Mensos Tri Rismaharini menjelaskan penyebab masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang menerima bantuan sosial (bansos).
&quot;Kemensos harus menjelaskan ASN dan orang dari kalangan mampu namun terdaftar di Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai penerima bansos,&quot; kata Bambang Soesatyo.
Baca Selengkapnya: Bansos Cair, MPR Minta Carut Marut Data Penerima Dibereskan

</description><content:encoded>JAKARTA - Data penerima bantuan sosial (Bansos) dinilai belum tepat sasaran. Carat marut pendataan bansos pun diminta segera diselesaikan.
&quot;Kemensos harus segera mengembalikan dan mempertanggungjawabkan uang senilai Rp100 miliar sebagaimana mestinya,&quot; ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo.
Baca Juga:JNE Ganti Beras Bansos Rusak yang Dikubur, Berapa Jumlahnya?
Menurutnya, Kemensos harus memperbaiki sistem atau mekanisme penerima bansos. Mulai dari pendataan, jumlah bansos yang diterima, dan lain sebagainya.
&quot;Tujuannya supaya tidak ada carut-marut pendataan dan menutup celah kecurangan atau korupsi dana bansos,&quot; tegas dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Beras Bansos Dikubur, Bulog Sebut JNE Sudah Ganti dan Antar ke Warga PenerimaSelain itu, dirinya meminta Mensos Tri Rismaharini menjelaskan penyebab masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang menerima bantuan sosial (bansos).
&quot;Kemensos harus menjelaskan ASN dan orang dari kalangan mampu namun terdaftar di Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai penerima bansos,&quot; kata Bambang Soesatyo.
Baca Selengkapnya: Bansos Cair, MPR Minta Carut Marut Data Penerima Dibereskan

</content:encoded></item></channel></rss>
