<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BKN Ungkap Ada PNS Tak Mampu Adaptasi Digital karena Sudah Tua</title><description>Terungkap ada PNS yang tidak mampu beradaptasi dengan digital karena sudah tua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641948/bkn-ungkap-ada-pns-tak-mampu-adaptasi-digital-karena-sudah-tua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641948/bkn-ungkap-ada-pns-tak-mampu-adaptasi-digital-karena-sudah-tua"/><item><title>BKN Ungkap Ada PNS Tak Mampu Adaptasi Digital karena Sudah Tua</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641948/bkn-ungkap-ada-pns-tak-mampu-adaptasi-digital-karena-sudah-tua</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2641948/bkn-ungkap-ada-pns-tak-mampu-adaptasi-digital-karena-sudah-tua</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2022 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/04/320/2641948/bkn-ungkap-ada-pns-tak-mampu-adaptasi-digital-karena-sudah-tua-RV9aGKhD6v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNS sulit adaptasi digitalisasi karena sudah tua (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/04/320/2641948/bkn-ungkap-ada-pns-tak-mampu-adaptasi-digital-karena-sudah-tua-RV9aGKhD6v.jpg</image><title>PNS sulit adaptasi digitalisasi karena sudah tua (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Terungkap ada PNS yang tidak mampu beradaptasi dengan digital karena sudah tua. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa pekerjaan saat ini akan sangat menuntut kemampuan teknologi digital.
Menurutnya, hampir tidak mungkin jika saat ini tidak melakukan pekerjaan secara digital.
BACA JUGA:Viral Honorer Mau Dipecat Jadi Mantu Gegara Ketahuan Bukan PNS 

&amp;ldquo;Pekerjaan akan sangat menuntut kemampuan teknologi digital. Sekarang ini hampir tidak mungkin kita tidak melakukan pekerjaan itu secara digital. Apa konsekuensinya? Banyak sekali. Apakah kita membutuhkan tenaga administrasi? Itu mungkin sudah akan tergantikan dengan digital,&amp;rdquo; katanya dalam acara Rakornas Kepegawaian Tahun 2022 dikutip dari YouTube #ASNPelayanPublik, Kamis (4/8/2022).
Namun, masih ada sejumlah pihak yang mengaku tidak mampu beradaptasi dengan digitalisasi. Selain itu, juga tidak ingin melakukan perubahan.
BACA JUGA:Penyebab Jumlah PNS Bakal Turun Drastis

&amp;ldquo;Ada yang mengatakan &amp;ldquo;kami tidak mampu pak untuk mempelajari digital, kami sudah tua&amp;rdquo;. Nah yang pertama mungkin itu bukan tidak mampu, dia tidak mau belajar. Yang kedua, kita tidak bisa berharap lagi dengan orang-orang yang tidak ingin melakukan perubahan,&amp;rdquo; ucap Bima.Oleh sebab itu, tidak ada solusi untuk permasalahan yang ada. Di  mana, menurut Bima mungkin bisa dilakukan Work from home (WFH) atau  bekerja dari rumah secara permanen.
&amp;ldquo;Cuman mungkin saja bisa kita lakukan WFH secara permanen. Jadi ya  sudah, WFH untuk mereka kan bukan working from home tapi want a free  holiday,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Jadi gak ngapa-ngapain, karena mereka pertama tidak memiliki  kompetensi, tidak memiliki infrastruktur, tidak ada sarana teknologinya  juga. Keluar dari ucapannya, gak ada pulsanya pak. Jadi ini kemudian  akan menghambat,&amp;rdquo; tambah Bima.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Terungkap ada PNS yang tidak mampu beradaptasi dengan digital karena sudah tua. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa pekerjaan saat ini akan sangat menuntut kemampuan teknologi digital.
Menurutnya, hampir tidak mungkin jika saat ini tidak melakukan pekerjaan secara digital.
BACA JUGA:Viral Honorer Mau Dipecat Jadi Mantu Gegara Ketahuan Bukan PNS 

&amp;ldquo;Pekerjaan akan sangat menuntut kemampuan teknologi digital. Sekarang ini hampir tidak mungkin kita tidak melakukan pekerjaan itu secara digital. Apa konsekuensinya? Banyak sekali. Apakah kita membutuhkan tenaga administrasi? Itu mungkin sudah akan tergantikan dengan digital,&amp;rdquo; katanya dalam acara Rakornas Kepegawaian Tahun 2022 dikutip dari YouTube #ASNPelayanPublik, Kamis (4/8/2022).
Namun, masih ada sejumlah pihak yang mengaku tidak mampu beradaptasi dengan digitalisasi. Selain itu, juga tidak ingin melakukan perubahan.
BACA JUGA:Penyebab Jumlah PNS Bakal Turun Drastis

&amp;ldquo;Ada yang mengatakan &amp;ldquo;kami tidak mampu pak untuk mempelajari digital, kami sudah tua&amp;rdquo;. Nah yang pertama mungkin itu bukan tidak mampu, dia tidak mau belajar. Yang kedua, kita tidak bisa berharap lagi dengan orang-orang yang tidak ingin melakukan perubahan,&amp;rdquo; ucap Bima.Oleh sebab itu, tidak ada solusi untuk permasalahan yang ada. Di  mana, menurut Bima mungkin bisa dilakukan Work from home (WFH) atau  bekerja dari rumah secara permanen.
&amp;ldquo;Cuman mungkin saja bisa kita lakukan WFH secara permanen. Jadi ya  sudah, WFH untuk mereka kan bukan working from home tapi want a free  holiday,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Jadi gak ngapa-ngapain, karena mereka pertama tidak memiliki  kompetensi, tidak memiliki infrastruktur, tidak ada sarana teknologinya  juga. Keluar dari ucapannya, gak ada pulsanya pak. Jadi ini kemudian  akan menghambat,&amp;rdquo; tambah Bima.</content:encoded></item></channel></rss>
