<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Beras Bansos Presiden Dikubur di Depok, Hotman Paris: Bukan Ditimbun Melainkan Dibuang</title><description>Viral beras bansos Presiden dikubur di lahan kosong Depok Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2642081/viral-beras-bansos-presiden-dikubur-di-depok-hotman-paris-bukan-ditimbun-melainkan-dibuang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2642081/viral-beras-bansos-presiden-dikubur-di-depok-hotman-paris-bukan-ditimbun-melainkan-dibuang"/><item><title>Viral Beras Bansos Presiden Dikubur di Depok, Hotman Paris: Bukan Ditimbun Melainkan Dibuang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2642081/viral-beras-bansos-presiden-dikubur-di-depok-hotman-paris-bukan-ditimbun-melainkan-dibuang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/04/320/2642081/viral-beras-bansos-presiden-dikubur-di-depok-hotman-paris-bukan-ditimbun-melainkan-dibuang</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2022 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/04/320/2642081/viral-beras-bansos-presiden-dikubur-di-depok-hotman-paris-bukan-ditimbun-melainkan-dibuang-E84C7HehMd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjelasan JNE soal beras bansos ditimbun (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/04/320/2642081/viral-beras-bansos-presiden-dikubur-di-depok-hotman-paris-bukan-ditimbun-melainkan-dibuang-E84C7HehMd.jpg</image><title>Penjelasan JNE soal beras bansos ditimbun (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Viral beras bansos Presiden dikubur di lahan kosong Depok Jawa Barat. PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) membantah adanya penimbunan beras yang dilakukan oleh pihaknya.
&quot;JNE tidak pernah menimbun beras, JNE  membuang beras milik JNE yang sudah rusak, jadi tidak benar itu adanya penimbunan yang dilakukan JNE, yang ada merupakan beras dibuang oleh JNE,&quot; ujar Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum pihak JNE di Jetski Cafe, Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022).
BACA JUGA:Beras Bansos Ditimbun di Depok, Menko PMK: Sekarang Tahap Penyelidikan Polri

Hotman mengatakan bahwa pembuangan beras yang dilakukan pihak JNE merupakan sudah Hak dari pihak JNE.
Hal tersebut dikarenakan beras yang sudah rusak tersebut sudah diganti oleh pihak JNE dengan meminta kembali kepada pihak PT Storesend Elogiatic Indonesia (SSI).
BACA JUGA:Polisi Belum Bisa Pastikan Beras Bansos yang Dikubur Dalam Kondisi Rusak 

&quot;Jadi ketika beras itu rusak, kita langsung minta pengganti ke SSI, dan dari JNE langsung mengirim lagi ke penerima manfaat bantuan,&quot; katanya.
&quot;Jadi beras yang sudah rusak itu diganti oleh JNE dengan memotong honor yang didapatkan dari pengiriman tersebut,&quot; tambahannya.Hotman mengatakan jumlah beras yang rusak sebanyak 3,4 ton, dari jumlah keseluruhan beras sebanyak 6.199 ton.
&quot;Secara presentasi hanya 0.05 persen, kurang dari setengah persen  yang rusak dan itu langsung dilakukan pengiriman kepada masyarakat,&quot;  katanya.
Sebelumnya, Warga Sukmajaya, Depok digemparkan dengan temuan sembako  yang terkubur di sebuah lahan kosong dekat gudang JNE di Jalan Tugu  Jaya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Viral beras bansos Presiden dikubur di lahan kosong Depok Jawa Barat. PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) membantah adanya penimbunan beras yang dilakukan oleh pihaknya.
&quot;JNE tidak pernah menimbun beras, JNE  membuang beras milik JNE yang sudah rusak, jadi tidak benar itu adanya penimbunan yang dilakukan JNE, yang ada merupakan beras dibuang oleh JNE,&quot; ujar Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum pihak JNE di Jetski Cafe, Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022).
BACA JUGA:Beras Bansos Ditimbun di Depok, Menko PMK: Sekarang Tahap Penyelidikan Polri

Hotman mengatakan bahwa pembuangan beras yang dilakukan pihak JNE merupakan sudah Hak dari pihak JNE.
Hal tersebut dikarenakan beras yang sudah rusak tersebut sudah diganti oleh pihak JNE dengan meminta kembali kepada pihak PT Storesend Elogiatic Indonesia (SSI).
BACA JUGA:Polisi Belum Bisa Pastikan Beras Bansos yang Dikubur Dalam Kondisi Rusak 

&quot;Jadi ketika beras itu rusak, kita langsung minta pengganti ke SSI, dan dari JNE langsung mengirim lagi ke penerima manfaat bantuan,&quot; katanya.
&quot;Jadi beras yang sudah rusak itu diganti oleh JNE dengan memotong honor yang didapatkan dari pengiriman tersebut,&quot; tambahannya.Hotman mengatakan jumlah beras yang rusak sebanyak 3,4 ton, dari jumlah keseluruhan beras sebanyak 6.199 ton.
&quot;Secara presentasi hanya 0.05 persen, kurang dari setengah persen  yang rusak dan itu langsung dilakukan pengiriman kepada masyarakat,&quot;  katanya.
Sebelumnya, Warga Sukmajaya, Depok digemparkan dengan temuan sembako  yang terkubur di sebuah lahan kosong dekat gudang JNE di Jalan Tugu  Jaya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.</content:encoded></item></channel></rss>
