<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indika Energy (INDY) Beri Pinjaman Anak Usaha Rp800 Miliar</title><description>PT Indika Energy Tbk (INDY) memberi pinjaman kepada sejumlah anak usaha tidak langsung dengan jumlah total hampir Rp800 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/278/2642704/indika-energy-indy-beri-pinjaman-anak-usaha-rp800-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/278/2642704/indika-energy-indy-beri-pinjaman-anak-usaha-rp800-miliar"/><item><title>Indika Energy (INDY) Beri Pinjaman Anak Usaha Rp800 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/278/2642704/indika-energy-indy-beri-pinjaman-anak-usaha-rp800-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/278/2642704/indika-energy-indy-beri-pinjaman-anak-usaha-rp800-miliar</guid><pubDate>Jum'at 05 Agustus 2022 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/05/278/2642704/indika-energy-indy-beri-pinjaman-anak-usaha-rp800-miliar-jXBkpQvcRg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indika Energy beri pinjaman anak usaha (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/05/278/2642704/indika-energy-indy-beri-pinjaman-anak-usaha-rp800-miliar-jXBkpQvcRg.jpg</image><title>Indika Energy beri pinjaman anak usaha (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) memberi pinjaman kepada sejumlah anak usaha tidak langsung dengan jumlah total hampir Rp800 miliar. Transaksi pemberian fasilitas pinjaman kepada PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS) melalui anak usahanya Indika Capital Pte Ltd. senilai USD51 juta atau setara dengan Rp757,86 miliar.
Selain itu, EMITS sebagai perusahaan yang dimiliki oleh INDY secara tidak langsung sebesar 51%, juga memberikan pinjaman senilai Rp36.284.480.500 kepada PT Tripatra Multi Energi (TIME), yang dimiliki 100% oleh INDY. Dari pinjaman tersebut, EMITS akan menggunakan dana pinjaman untuk fasilitas ICPL untuk kegiatan 4 usaha yang disetujui dalam rencana tahunan dan anggaran penerima fasilitas pada tahun tersebut.
BACA JUGA:Indika Energy (INDY) Kantongi Laba Bersih Rp2,97 Triliun, Naik 1.571%

Fasilitas ICPL ini akan dibayarkan kembali oleh EMITS dalam jangka waktu dua tahun. EMITS dan ICPL juga setuju dan mengakui bahwa fasilitas ini dapat dibayarkan kembali lebih awal sebagian dan/atau diganti sebagian dan/atau seluruhnya dan/atau ditukar dengan suatu Fasilitas Pihak Ketiga yang telah tersedia bagi EMITS.
Sementara itu, TIME juga telah menerima dari EMITS untuk partisipasi TIME dalam Proyek ITH, yakni proyek sewa daya listrik antara PT Tripatra Multi Energi dengan PT Indo Tenaga Hijau. Adapun, Fasilitas TIME akan dibayarkan kembali sesuai dengan jangka waktu Proyek ITH, yaitu 15 tahun secara bertahap sejak Proyek ITH mencapai tanggal operasi komersial.
BACA JUGA:Jual Saham PTRO, Indika Energy (INDY) Kantongi Rp2,19 Triliun

Sebagai informasi, EMITS merupakan perusahaan di bidang energi terbarukan yang dibangun INDY bersama Fourth Partner Energy Singapore Pte Ltd. (FPES) yang menyediakan jasa konsultasi instalasi proyek tenaga surya, konstruksi proyek tenaga surya, operasi dan pemeliharaan instalasi listrik, penyewaan PLTS, dan kegiatan IPP PLTS.Dalam lima tahun sejak berdiri, rencananya EMITS akan memasang panel  surya dengan kapasitas hingga 500 megawatt di Indonesia untuk memenuhi  kebutuhan utilitas, komersial, dan industrian serta off grid/mini grid.  Pinjaman dari ICPL akan digunakan EMITS untuk dana operasional,  pelaksanaan proyek pengadaan PLTS. Selain dengan ICPL, EMITS juga sedang  mengadakan proses fasilitas pinjaman dengan bank atau institusi  keuangan lainnya.
Selanjutnya, TIME yang juga bergerak di bidang usaha energi  terbarukan sepakat melakukan kerja sama untuk mengikuti tender proyek  pekerjaan sewa PLTS di pembangkit listrik PT Indonesia Power yang  dilaksanakan PT Indo Tenaga Hijau. ITH dan TIME sudah menandatangani  perjanjian sewa daya listrik PLTS di Pembangkit Indonesia Power untuk  melaksanakan proyek PLTS untuk empat lokasi dengan total kapasitas  3,481,38 kilowatt (kWp).
Tahun ini, perseroan menargetkan produksi batu bara adalah 34 juta  ton. Produksi batu bara INDY pada kuartal I 2022 turun menjadi 7,7 juta  ton dibandingkan 9,1 juta ton pada periode yang sama tahun 2021.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) memberi pinjaman kepada sejumlah anak usaha tidak langsung dengan jumlah total hampir Rp800 miliar. Transaksi pemberian fasilitas pinjaman kepada PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS) melalui anak usahanya Indika Capital Pte Ltd. senilai USD51 juta atau setara dengan Rp757,86 miliar.
Selain itu, EMITS sebagai perusahaan yang dimiliki oleh INDY secara tidak langsung sebesar 51%, juga memberikan pinjaman senilai Rp36.284.480.500 kepada PT Tripatra Multi Energi (TIME), yang dimiliki 100% oleh INDY. Dari pinjaman tersebut, EMITS akan menggunakan dana pinjaman untuk fasilitas ICPL untuk kegiatan 4 usaha yang disetujui dalam rencana tahunan dan anggaran penerima fasilitas pada tahun tersebut.
BACA JUGA:Indika Energy (INDY) Kantongi Laba Bersih Rp2,97 Triliun, Naik 1.571%

Fasilitas ICPL ini akan dibayarkan kembali oleh EMITS dalam jangka waktu dua tahun. EMITS dan ICPL juga setuju dan mengakui bahwa fasilitas ini dapat dibayarkan kembali lebih awal sebagian dan/atau diganti sebagian dan/atau seluruhnya dan/atau ditukar dengan suatu Fasilitas Pihak Ketiga yang telah tersedia bagi EMITS.
Sementara itu, TIME juga telah menerima dari EMITS untuk partisipasi TIME dalam Proyek ITH, yakni proyek sewa daya listrik antara PT Tripatra Multi Energi dengan PT Indo Tenaga Hijau. Adapun, Fasilitas TIME akan dibayarkan kembali sesuai dengan jangka waktu Proyek ITH, yaitu 15 tahun secara bertahap sejak Proyek ITH mencapai tanggal operasi komersial.
BACA JUGA:Jual Saham PTRO, Indika Energy (INDY) Kantongi Rp2,19 Triliun

Sebagai informasi, EMITS merupakan perusahaan di bidang energi terbarukan yang dibangun INDY bersama Fourth Partner Energy Singapore Pte Ltd. (FPES) yang menyediakan jasa konsultasi instalasi proyek tenaga surya, konstruksi proyek tenaga surya, operasi dan pemeliharaan instalasi listrik, penyewaan PLTS, dan kegiatan IPP PLTS.Dalam lima tahun sejak berdiri, rencananya EMITS akan memasang panel  surya dengan kapasitas hingga 500 megawatt di Indonesia untuk memenuhi  kebutuhan utilitas, komersial, dan industrian serta off grid/mini grid.  Pinjaman dari ICPL akan digunakan EMITS untuk dana operasional,  pelaksanaan proyek pengadaan PLTS. Selain dengan ICPL, EMITS juga sedang  mengadakan proses fasilitas pinjaman dengan bank atau institusi  keuangan lainnya.
Selanjutnya, TIME yang juga bergerak di bidang usaha energi  terbarukan sepakat melakukan kerja sama untuk mengikuti tender proyek  pekerjaan sewa PLTS di pembangkit listrik PT Indonesia Power yang  dilaksanakan PT Indo Tenaga Hijau. ITH dan TIME sudah menandatangani  perjanjian sewa daya listrik PLTS di Pembangkit Indonesia Power untuk  melaksanakan proyek PLTS untuk empat lokasi dengan total kapasitas  3,481,38 kilowatt (kWp).
Tahun ini, perseroan menargetkan produksi batu bara adalah 34 juta  ton. Produksi batu bara INDY pada kuartal I 2022 turun menjadi 7,7 juta  ton dibandingkan 9,1 juta ton pada periode yang sama tahun 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
