<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Pensiunan TNI Kecil, Jokowi Bakal Ajak Sri Mulyani Itung-itungan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengajak Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menghitung ulang besaran gaji pensiuan TNI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642542/gaji-pensiunan-tni-kecil-jokowi-bakal-ajak-sri-mulyani-itung-itungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642542/gaji-pensiunan-tni-kecil-jokowi-bakal-ajak-sri-mulyani-itung-itungan"/><item><title>Gaji Pensiunan TNI Kecil, Jokowi Bakal Ajak Sri Mulyani Itung-itungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642542/gaji-pensiunan-tni-kecil-jokowi-bakal-ajak-sri-mulyani-itung-itungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642542/gaji-pensiunan-tni-kecil-jokowi-bakal-ajak-sri-mulyani-itung-itungan</guid><pubDate>Jum'at 05 Agustus 2022 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/05/320/2642542/dana-pensiunan-tni-kecil-jokowi-bakal-ajak-sri-mulyani-itung-itungan-UG2chZgN8C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ajak Sri Mulyani hitung ulang dana pensiunan TNI (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/05/320/2642542/dana-pensiunan-tni-kecil-jokowi-bakal-ajak-sri-mulyani-itung-itungan-UG2chZgN8C.jpg</image><title>Jokowi ajak Sri Mulyani hitung ulang dana pensiunan TNI (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengajak Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menghitung ulang besaran gaji pensiuan TNI.
Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada acara pembukaan silahturahmi nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) tahun 2022 di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, hari ini Jumat 5 Agustus 2022?
BACA JUGA:Pensiunan TNI Dianiaya Petugas SPBU Gegara Dituduh Merekam Kegiatan Isi Bensin 
Awalnya Jokowi meyakini bahwa Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia akan berada pada nomor 15 di dunia pada tahun 2030. Pada tahun tersebut pertumbuhan ekonomi akan membaik dan mempengaruhi APBN.
&quot;Akhirnya apa APBN kita menjadi menggembung lebih besar. Akhirnya lagi apa porsi anggaran untuk gaji, untuk pensiunan juga akan lebih besar, tapi nunggu tahun 2030,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube PPAD TNI TV, Jumat (5/8/2022).
BACA JUGA: Diduga Terlilit Hutang, Pensiunan TNI Gantung Diri di Halaman Masjid 
&quot;Sebentar saya sampaikan tadi guyonan,&quot; celetuk Jokowi diikuti tepuk tangan dan gelak tawa peserta yang hadir.
Jokowi mengetahui bahwa gaji pensiunan baik bagi tamtama hingga perwira pertama tidak cukup. Apalagi bagi purnawirawan yang tinggal di Jabodetabek.&quot;Saya sampaikan yang disampaikan oleh Pak Doni Monardo tadi. saya  tahu, saya tahu bahwa gaji pensiun untuk Tamtama itu berada di angka  Rp2,6 juta betul? untuk yang Bintara berada di angka Rp3,5 juta benar?  dan untuk yang perwira pertama Kapten itu Rp4,1 juta. betul?,&quot; kata  Jokowi.
&quot;Saya tahu saya tahu apalagi yang berada di Jabodetabek, angka ini  adalah angka yang memang masih sangat kurang. pemerintah telah  memberikan THR pemerintah juga telah memberikan gaji yang ke-13, tapi  saya juga tahu itu tetap masih kurang,&quot; imbuhnya.
Meski begitu, Jokowi meyakini kepada para purnawirawan TNI AD bahwa  dirinya akan mendiskusikan terkait kenaikan pensiunan kepada Menteri  Keuangan.
&quot;Saya tidak janji karena tadi saya sampaikan bahwa APBN kita berada  pada posisi yang tidak mudah tetapi pulang dari sini saya akan panggil  Menteri Keuangan. Akan saya ajak itung-itungan. Kalau nanti  hitung-hitungannya sudah final akan saya sampaikan kepada bapak ibu dan  saudara-saudara sekalian,&quot; ungkapnya diikuti tepuk tangan dan sorak dari  peserta yang hadir.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengajak Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menghitung ulang besaran gaji pensiuan TNI.
Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada acara pembukaan silahturahmi nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) tahun 2022 di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, hari ini Jumat 5 Agustus 2022?
BACA JUGA:Pensiunan TNI Dianiaya Petugas SPBU Gegara Dituduh Merekam Kegiatan Isi Bensin 
Awalnya Jokowi meyakini bahwa Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia akan berada pada nomor 15 di dunia pada tahun 2030. Pada tahun tersebut pertumbuhan ekonomi akan membaik dan mempengaruhi APBN.
&quot;Akhirnya apa APBN kita menjadi menggembung lebih besar. Akhirnya lagi apa porsi anggaran untuk gaji, untuk pensiunan juga akan lebih besar, tapi nunggu tahun 2030,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube PPAD TNI TV, Jumat (5/8/2022).
BACA JUGA: Diduga Terlilit Hutang, Pensiunan TNI Gantung Diri di Halaman Masjid 
&quot;Sebentar saya sampaikan tadi guyonan,&quot; celetuk Jokowi diikuti tepuk tangan dan gelak tawa peserta yang hadir.
Jokowi mengetahui bahwa gaji pensiunan baik bagi tamtama hingga perwira pertama tidak cukup. Apalagi bagi purnawirawan yang tinggal di Jabodetabek.&quot;Saya sampaikan yang disampaikan oleh Pak Doni Monardo tadi. saya  tahu, saya tahu bahwa gaji pensiun untuk Tamtama itu berada di angka  Rp2,6 juta betul? untuk yang Bintara berada di angka Rp3,5 juta benar?  dan untuk yang perwira pertama Kapten itu Rp4,1 juta. betul?,&quot; kata  Jokowi.
&quot;Saya tahu saya tahu apalagi yang berada di Jabodetabek, angka ini  adalah angka yang memang masih sangat kurang. pemerintah telah  memberikan THR pemerintah juga telah memberikan gaji yang ke-13, tapi  saya juga tahu itu tetap masih kurang,&quot; imbuhnya.
Meski begitu, Jokowi meyakini kepada para purnawirawan TNI AD bahwa  dirinya akan mendiskusikan terkait kenaikan pensiunan kepada Menteri  Keuangan.
&quot;Saya tidak janji karena tadi saya sampaikan bahwa APBN kita berada  pada posisi yang tidak mudah tetapi pulang dari sini saya akan panggil  Menteri Keuangan. Akan saya ajak itung-itungan. Kalau nanti  hitung-hitungannya sudah final akan saya sampaikan kepada bapak ibu dan  saudara-saudara sekalian,&quot; ungkapnya diikuti tepuk tangan dan sorak dari  peserta yang hadir.</content:encoded></item></channel></rss>
