<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Bakal Tutup Anak Usaha Perum Perhutani</title><description>Kementerian BUMN bakal membubarkan atau menutup anak usaha Perum  Perhutani yakni PT Bakti Usaha Menanam Nasional (BUMN) Hijau Lestari.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642834/erick-thohir-bakal-tutup-anak-usaha-perum-perhutani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642834/erick-thohir-bakal-tutup-anak-usaha-perum-perhutani"/><item><title>Erick Thohir Bakal Tutup Anak Usaha Perum Perhutani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642834/erick-thohir-bakal-tutup-anak-usaha-perum-perhutani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/05/320/2642834/erick-thohir-bakal-tutup-anak-usaha-perum-perhutani</guid><pubDate>Jum'at 05 Agustus 2022 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/05/320/2642834/erick-thohir-bakal-tutup-anak-usaha-perum-perhutani-pcZZNr8gYA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir bakal tutup anak usaha Perhutani (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/05/320/2642834/erick-thohir-bakal-tutup-anak-usaha-perum-perhutani-pcZZNr8gYA.jpg</image><title>Erick Thohir bakal tutup anak usaha Perhutani (Foto: BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian BUMN bakal membubarkan atau menutup anak usaha Perum Perhutani yakni PT Bakti Usaha Menanam Nasional (BUMN) Hijau Lestari. Penutupan ini untuk meningkatkan portfolio holding Perhutani Group.
Rencana penutupan BUMN Hijau Lestari dikonfirmasi langsung Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro.
BACA JUGA:4.000 Karyawan Perhutani Tolak SK Menteri LHK
&quot;Untuk menghasilkan portfolio holding yang lebih baik, maka anak perusahaan yaitu PT BUMN Hijau Lestari direncanakan akan ditutup,&quot; ungkap Wahyu dalam keterangan pers yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (5/8/2022).
Belum ada alasan detail terkait pembubaran anak usaha BUMN yang bergerak di bisnis agroforestry dan menghasilkan komoditas pangan, papan dan energi ini. Hanya saja, Wahyu mencatat pihaknya terus melakukan perbaikan model bisnis bagi entitas yang memiliki bisnis serupa.
BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Direksi Perhutani, 2 Direktur Diganti
Proses ini dilakukan melalui penggabungan (merger) anak usaha Perhutani Group ke dalam dua subholding. Per 1 Agustus 2022 kemarin, Kementerian BUMN dan Perhutani resmi menggabungkan PT Inhutani II dan III bergabung ke dalam PT Inhutani I, sementara PT Inhutani IV dan PT Perhutani Anugerah digabungkan ke dalam PT Inhutani V.Wahyu mengatakan aksi korporasi ini untuk meningkatkan fokus produksi  dan mendukung program pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Merger  anak usaha ini setelah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  (Kemenkumham) memberikan legal merger.
&amp;ldquo;Salah satu tujuan dari merger anak perusahaan ini adalah terciptanya  sinergi potensial sehingga siap dalam menghadapi persaingan usaha  secara nasional dan global,&quot; kata dia.
Dalam skemanya, Inhutani I, II dan III akan fokus pada bisnis kayu  dengan produk kayu bulat, kayu olahan (raw sawn timber, plywood,  barecore), biomassa, dan pengembangan proyek nature based solutions atau  perdagangan karbon (carbon trade).
Sedangkan Inhutani IV, V dan Perhutani Anugerah Kimia fokus pada  produk hasil hutan bukan kayu berupa gondorukem, terpentin dan  derivatnya.
Aksi lainnya adalah bisnis wisata yang dikelola Perum Perhutani dan  Inhutani I akan dialih kelolakan (spin off) secara bertahap kepada anak  perusahaan Perhutani lainnya yaitu PT Palawi Risorsis.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian BUMN bakal membubarkan atau menutup anak usaha Perum Perhutani yakni PT Bakti Usaha Menanam Nasional (BUMN) Hijau Lestari. Penutupan ini untuk meningkatkan portfolio holding Perhutani Group.
Rencana penutupan BUMN Hijau Lestari dikonfirmasi langsung Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro.
BACA JUGA:4.000 Karyawan Perhutani Tolak SK Menteri LHK
&quot;Untuk menghasilkan portfolio holding yang lebih baik, maka anak perusahaan yaitu PT BUMN Hijau Lestari direncanakan akan ditutup,&quot; ungkap Wahyu dalam keterangan pers yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (5/8/2022).
Belum ada alasan detail terkait pembubaran anak usaha BUMN yang bergerak di bisnis agroforestry dan menghasilkan komoditas pangan, papan dan energi ini. Hanya saja, Wahyu mencatat pihaknya terus melakukan perbaikan model bisnis bagi entitas yang memiliki bisnis serupa.
BACA JUGA:Erick Thohir Rombak Direksi Perhutani, 2 Direktur Diganti
Proses ini dilakukan melalui penggabungan (merger) anak usaha Perhutani Group ke dalam dua subholding. Per 1 Agustus 2022 kemarin, Kementerian BUMN dan Perhutani resmi menggabungkan PT Inhutani II dan III bergabung ke dalam PT Inhutani I, sementara PT Inhutani IV dan PT Perhutani Anugerah digabungkan ke dalam PT Inhutani V.Wahyu mengatakan aksi korporasi ini untuk meningkatkan fokus produksi  dan mendukung program pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Merger  anak usaha ini setelah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  (Kemenkumham) memberikan legal merger.
&amp;ldquo;Salah satu tujuan dari merger anak perusahaan ini adalah terciptanya  sinergi potensial sehingga siap dalam menghadapi persaingan usaha  secara nasional dan global,&quot; kata dia.
Dalam skemanya, Inhutani I, II dan III akan fokus pada bisnis kayu  dengan produk kayu bulat, kayu olahan (raw sawn timber, plywood,  barecore), biomassa, dan pengembangan proyek nature based solutions atau  perdagangan karbon (carbon trade).
Sedangkan Inhutani IV, V dan Perhutani Anugerah Kimia fokus pada  produk hasil hutan bukan kayu berupa gondorukem, terpentin dan  derivatnya.
Aksi lainnya adalah bisnis wisata yang dikelola Perum Perhutani dan  Inhutani I akan dialih kelolakan (spin off) secara bertahap kepada anak  perusahaan Perhutani lainnya yaitu PT Palawi Risorsis.</content:encoded></item></channel></rss>
