<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waskita Beton (WSBP) Bidik Kontrak Baru Naik 30% Tahun Ini</title><description>PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yakin kinerja perseroan akan semakin meningkat hingga akhir tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/278/2643102/waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/278/2643102/waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini"/><item><title>Waskita Beton (WSBP) Bidik Kontrak Baru Naik 30% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/278/2643102/waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/278/2643102/waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini</guid><pubDate>Sabtu 06 Agustus 2022 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/06/278/2643102/waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini-iYDCmunhOQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WSBP bidik kenaikan kontrak baru 30% tahun ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/06/278/2643102/waskita-beton-wsbp-bidik-kontrak-baru-naik-30-tahun-ini-iYDCmunhOQ.jpg</image><title>WSBP bidik kenaikan kontrak baru 30% tahun ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yakin kinerja perseroan akan semakin meningkat hingga akhir tahun 2022. WSBP menargetkan pertumbuhan nilai kontrak baru (NKB) hingga 30% tahun ini.
Presiden Direktur WSBP FX Poerbayu Ratsunu mengatakan, optimisme pertumbuhan kinerja perseroan seiring dengan adanya angin segar pasca pencapaian homologasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
BACA JUGA:Kapasitas Produksi Waskita Beton (WSBP) Capai 3,7 Juta Ton, Proyek Strategis Segera Dirampungkan

Tahun ini, perseroan menargetkan akan meraih NKB sebesar Rp3,5 triliun, meningkat signifikan dibanding pencapaian 2021 sebesar Rp2,7 triliun. Perolehan target NKB ini berasal dari prospek proyek eksternal sebesar 35%, dengan rincian dari BUMN atau BUMD sebesar 36 ppersen, pihak swasta sebesar 51%, pemerintah sebesar 12%, dan luar negeri sebesar 1%. Sementara, NKB dari proyek internal ditargetkan sebesar 65%.
&amp;ldquo;Kami memiliki motivasi dan semangat yang baik untuk meraih target di tahun ini,&amp;rdquo; kata Poerbayu dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (6/8/2022).
BACA JUGA:Waskita Beton (WSBP) Yakin Bisa Pulih dan Bangkit Pasca-Restrukturisasi, Ini Strateginya

Untuk mendukung target tersebut, perseroan memiliki produk-produk beton precast yang dapat diaplikasikan pada berbagai proyek infrastruktur maupun bangunan. Dengan demikian, perseroan optimistis dapat menangkap peluang pasar eksternal dari swasta, BUMN dan anak usahanya, seperti pembangunan infrastruktur dan ibu kota negara baru (IKN).
Poerbayu menjelaskan bahwa, fokus manajemen pada pasar eksternal sejalan dengan strategi dalam peningkatan eksposur WSBP ke pelanggan eksternal yang telah dicanangkan telah berbuah manis. Hal itu tergambar dengan adanya permintaan yang tinggi terhadap produk-produk WSBP, tercatat pada tahun 2021 WSBP memiliki 163 pelanggan eksternal.Selain mengincar proyek dari pasar eksternal, optimisme perseroan  juga didorong oleh potensi pasar yang semakin besar dari proyek-proyek  internal grup Waskita. Perseroan berkomitmen untuk turut serta pada  proyek pengembangan jalan tol yang dilakukan PT Waskita Karya (Persero)  Tbk.
&amp;ldquo;Kami  juga akan berpartisipasi maksimal pada ragam jenis proyek  infrastruktur lainnya yang dikerjakan grup Waskita seperti proyek  bendungan, tower transmisi, hingga jalur kereta,&amp;rdquo; ujar dia.
Dia menjelaskan, potensi pasar dari internal grup Waskita tahun ini  sangat besar, khususnya untuk proyek-proyek jalan tol yang saat ini  berkembang pesat di Pulau Jawa dan Sumatera.
Dengan ditargetkannya NKB tersebut ditambah kontrak carry over dari  tahun 2021 sebesar Rp3,3 triliun, maka WSBP memperkirakan total nilai  kontrak dikelola perusahaan pada tahun 2022 dapat mencapai Rp6,8  triliun.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan berupaya memaksimalkan  seluruh sumber daya yang dimilik. WSBP saat ini memiliki sembilan plant  di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur  dengan total kapasitas produksi mencapai 3,7 juta ton per tahun. Selain  itu, WSBP juga memiliki 31 batching plant untuk produk readymix yang  terletak di berbagai penjuru wilayah di Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yakin kinerja perseroan akan semakin meningkat hingga akhir tahun 2022. WSBP menargetkan pertumbuhan nilai kontrak baru (NKB) hingga 30% tahun ini.
Presiden Direktur WSBP FX Poerbayu Ratsunu mengatakan, optimisme pertumbuhan kinerja perseroan seiring dengan adanya angin segar pasca pencapaian homologasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
BACA JUGA:Kapasitas Produksi Waskita Beton (WSBP) Capai 3,7 Juta Ton, Proyek Strategis Segera Dirampungkan

Tahun ini, perseroan menargetkan akan meraih NKB sebesar Rp3,5 triliun, meningkat signifikan dibanding pencapaian 2021 sebesar Rp2,7 triliun. Perolehan target NKB ini berasal dari prospek proyek eksternal sebesar 35%, dengan rincian dari BUMN atau BUMD sebesar 36 ppersen, pihak swasta sebesar 51%, pemerintah sebesar 12%, dan luar negeri sebesar 1%. Sementara, NKB dari proyek internal ditargetkan sebesar 65%.
&amp;ldquo;Kami memiliki motivasi dan semangat yang baik untuk meraih target di tahun ini,&amp;rdquo; kata Poerbayu dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (6/8/2022).
BACA JUGA:Waskita Beton (WSBP) Yakin Bisa Pulih dan Bangkit Pasca-Restrukturisasi, Ini Strateginya

Untuk mendukung target tersebut, perseroan memiliki produk-produk beton precast yang dapat diaplikasikan pada berbagai proyek infrastruktur maupun bangunan. Dengan demikian, perseroan optimistis dapat menangkap peluang pasar eksternal dari swasta, BUMN dan anak usahanya, seperti pembangunan infrastruktur dan ibu kota negara baru (IKN).
Poerbayu menjelaskan bahwa, fokus manajemen pada pasar eksternal sejalan dengan strategi dalam peningkatan eksposur WSBP ke pelanggan eksternal yang telah dicanangkan telah berbuah manis. Hal itu tergambar dengan adanya permintaan yang tinggi terhadap produk-produk WSBP, tercatat pada tahun 2021 WSBP memiliki 163 pelanggan eksternal.Selain mengincar proyek dari pasar eksternal, optimisme perseroan  juga didorong oleh potensi pasar yang semakin besar dari proyek-proyek  internal grup Waskita. Perseroan berkomitmen untuk turut serta pada  proyek pengembangan jalan tol yang dilakukan PT Waskita Karya (Persero)  Tbk.
&amp;ldquo;Kami  juga akan berpartisipasi maksimal pada ragam jenis proyek  infrastruktur lainnya yang dikerjakan grup Waskita seperti proyek  bendungan, tower transmisi, hingga jalur kereta,&amp;rdquo; ujar dia.
Dia menjelaskan, potensi pasar dari internal grup Waskita tahun ini  sangat besar, khususnya untuk proyek-proyek jalan tol yang saat ini  berkembang pesat di Pulau Jawa dan Sumatera.
Dengan ditargetkannya NKB tersebut ditambah kontrak carry over dari  tahun 2021 sebesar Rp3,3 triliun, maka WSBP memperkirakan total nilai  kontrak dikelola perusahaan pada tahun 2022 dapat mencapai Rp6,8  triliun.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan berupaya memaksimalkan  seluruh sumber daya yang dimilik. WSBP saat ini memiliki sembilan plant  di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur  dengan total kapasitas produksi mencapai 3,7 juta ton per tahun. Selain  itu, WSBP juga memiliki 31 batching plant untuk produk readymix yang  terletak di berbagai penjuru wilayah di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
