<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Panen Turun, Rusia Kurangi Ekspor Biji-bijian</title><description>Rusia mengurangi 50 juta ton ekspor biji-bijian yang direncanakan tahun  ini. Pengurangan ekspor terjadi karena penurunan hasil produksinya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/320/2643029/hasil-panen-turun-rusia-kurangi-ekspor-biji-bijian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/320/2643029/hasil-panen-turun-rusia-kurangi-ekspor-biji-bijian"/><item><title>Hasil Panen Turun, Rusia Kurangi Ekspor Biji-bijian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/320/2643029/hasil-panen-turun-rusia-kurangi-ekspor-biji-bijian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/06/320/2643029/hasil-panen-turun-rusia-kurangi-ekspor-biji-bijian</guid><pubDate>Sabtu 06 Agustus 2022 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/06/320/2643029/hasil-panen-turun-rusia-kurangi-ekspor-biji-bijian-4YSXtYIzo7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rusia kurangi ekspor (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/06/320/2643029/hasil-panen-turun-rusia-kurangi-ekspor-biji-bijian-4YSXtYIzo7.jpg</image><title>Rusia kurangi ekspor (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rusia mengurangi 50 juta ton ekspor biji-bijian yang direncanakan tahun ini. Pengurangan ekspor terjadi karena penurunan hasil produksinya.
BACA JUGA:Kebiasaan Sejak Zaman VOC, Presiden Jokowi Blakblakan Kerugian Ekspor Nikel

Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev, menilai kemungkinan penurunan hasil tahun ini disebabkan oleh keterlambatan penanaman di banyak daerah karena musim semi yang dingin dan cuaca buruk, serta kesulitan pasokan komponen asing untuk peralatan pertanian.
BACA JUGA:Setelah Nikel, Jokowi Minta Stop Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

&amp;ldquo;Secara total, ini semua menimbulkan risiko untuk mencapai target 130 juta ton. Tentu saja, kami akan sepenuhnya memasok pasar domestik dan tidak akan ada masalah dengan itu. Namun, kami harus merevisi rencana ekspor 50 juta ton. kecuali kita mencapai volume yang direncanakan. Ini dapat berdampak negatif pada pasar biji-bijian global,&quot; katanya dilansir dari Antara, Sabtu (6/8/2022).Kementerian Pertanian Rusia sebelumnya memperkirakan panen  biji-bijian 130 juta ton tahun ini, termasuk rekor jumlah 87 juta ton  gandum, dan diperkirakan akan mengekspor 50 juta ton gandum.
Petani Rusia telah memanen sekitar 55 juta ton biji-bijian sejauh  ini, terutama kurang dari pada tanggal yang sama tahun lalu, kata  Patrushev.
Pada tahun 2021, Rusia memanen hampir 121 juta ton biji-bijian, termasuk sekitar 76 juta ton gandum.</description><content:encoded>JAKARTA - Rusia mengurangi 50 juta ton ekspor biji-bijian yang direncanakan tahun ini. Pengurangan ekspor terjadi karena penurunan hasil produksinya.
BACA JUGA:Kebiasaan Sejak Zaman VOC, Presiden Jokowi Blakblakan Kerugian Ekspor Nikel

Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev, menilai kemungkinan penurunan hasil tahun ini disebabkan oleh keterlambatan penanaman di banyak daerah karena musim semi yang dingin dan cuaca buruk, serta kesulitan pasokan komponen asing untuk peralatan pertanian.
BACA JUGA:Setelah Nikel, Jokowi Minta Stop Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

&amp;ldquo;Secara total, ini semua menimbulkan risiko untuk mencapai target 130 juta ton. Tentu saja, kami akan sepenuhnya memasok pasar domestik dan tidak akan ada masalah dengan itu. Namun, kami harus merevisi rencana ekspor 50 juta ton. kecuali kita mencapai volume yang direncanakan. Ini dapat berdampak negatif pada pasar biji-bijian global,&quot; katanya dilansir dari Antara, Sabtu (6/8/2022).Kementerian Pertanian Rusia sebelumnya memperkirakan panen  biji-bijian 130 juta ton tahun ini, termasuk rekor jumlah 87 juta ton  gandum, dan diperkirakan akan mengekspor 50 juta ton gandum.
Petani Rusia telah memanen sekitar 55 juta ton biji-bijian sejauh  ini, terutama kurang dari pada tanggal yang sama tahun lalu, kata  Patrushev.
Pada tahun 2021, Rusia memanen hampir 121 juta ton biji-bijian, termasuk sekitar 76 juta ton gandum.</content:encoded></item></channel></rss>
