<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Kereta Cepat Indonesia vs Malaysia-Singapura, Simak 4 Faktanya</title><description>Indonesia tetap melanjutkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga saat ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643274/proyek-kereta-cepat-indonesia-vs-malaysia-singapura-simak-4-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643274/proyek-kereta-cepat-indonesia-vs-malaysia-singapura-simak-4-faktanya"/><item><title>Proyek Kereta Cepat Indonesia vs Malaysia-Singapura, Simak 4 Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643274/proyek-kereta-cepat-indonesia-vs-malaysia-singapura-simak-4-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643274/proyek-kereta-cepat-indonesia-vs-malaysia-singapura-simak-4-faktanya</guid><pubDate>Minggu 07 Agustus 2022 05:07 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/06/320/2643274/proyek-kereta-cepat-indonesia-vs-malaysia-singapura-simak-4-faktanya-pDig2t2I6Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta Bandung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/06/320/2643274/proyek-kereta-cepat-indonesia-vs-malaysia-singapura-simak-4-faktanya-pDig2t2I6Y.jpg</image><title>Kereta Cepat Jakarta Bandung (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia tetap melanjutkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga saat ini.
Keputusan ini berbeda dengan yang diambil Malaysia, saat memutuskan menghentikan proyek kereta cepatnya bersama Singapura.
Berikut fakta proyek kereta cepat Indonesia vs Malaysia-Singapura yang dirangkum di Jakarta, Minggu (7/8/2022).
BACA JUGA:4 Fakta Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Selesai Kapan?

1. Malaysia Bayar hingga USD102,8 juta ke Singapura
 
Malaysia tentu rugi karena telah mengeluarkan biaya hingga USD102,8 juta ke Singapura sebagai penyelesaian atas pembatalan High Speed Rail (HSR) Kuala Lumpur-Singapura.
BACA JUGA:Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru Balik Modal Setelah 42 Tahun

2. Telah Dibatalkan
 
Namun pada 31 Desember 2021, kedua negara sepakat membatalkan proyek HSR. Di mana proyek tersebut diperkirakan menelan biaya USD17 miliar. Kedua negara, Malaysia dan Singapura secara aklamsi menyepakati besaran ganti rugi setelah Pemerintah Malaysia menyelesaikan proses verifikasi,
Adapun jallur kereta api yang akan dibangun sepanjang 350 km dan akan mempersingkat waktu perjalanan antara Singapura dan Kuala Lumpur menjadi 90 menit. Demikian dilansir dari Railway Technology, Senin (1/8/2022).3. Keputusan Malaysia berbeda dengan Indonesia
Keputusan Malaysia berbeda dengan Indonesia. Bahkan yang paling jadi  sorotan di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah, China meminta  Indonesia menanggung pembengkakan biaya konstruksi atau cost over run  untuk pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung masih menjadi pembahasan  berlanjut oleh pemerintah.
Hal ini karena mitra pembangunan kereta cepat yaitu China Development  Bank (CDB) meminta agar pembengkakan biaya ditanggung oleh pemerintah.
&quot;Terkait hal ini, teman-teman dari Kemenkeu baru membahas yang  merupakan bagian kewajiban kita untuk kontribusi dalam pembangunan,  bukan cost of run,&quot; ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah  dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo.
4. Optimis Dapat Beroperasi di 2023
Namun, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang  Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo optimis bahwa proyek Kereta Cepat  Jakarta-Bandung (KCJB) dapat dioperasikan di 2023, meskipun sempat  dikabarkan proyek ini molor karena menipisnya dana akibat pembengkakan  biaya konstruksi.
&quot;Pihak kami bersama Kemenkomarves terus melakukan monitoring secara  ketat untuk pengerjaan proyek kereta cepat. Sebagian besar konstruksi  kereta cepat Jakarta-Bandung sudah selesai dikerjakan,&quot; ujar Wahyu.
Saat ini, yang tersisa adalah mengerjakan depo atau tempat untuk  menyimpan dan tempat untuk melakukan perawatan rutin kereta api serta  merupakan tempat untuk melakukan perbaikan ringan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia tetap melanjutkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung hingga saat ini.
Keputusan ini berbeda dengan yang diambil Malaysia, saat memutuskan menghentikan proyek kereta cepatnya bersama Singapura.
Berikut fakta proyek kereta cepat Indonesia vs Malaysia-Singapura yang dirangkum di Jakarta, Minggu (7/8/2022).
BACA JUGA:4 Fakta Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Selesai Kapan?

1. Malaysia Bayar hingga USD102,8 juta ke Singapura
 
Malaysia tentu rugi karena telah mengeluarkan biaya hingga USD102,8 juta ke Singapura sebagai penyelesaian atas pembatalan High Speed Rail (HSR) Kuala Lumpur-Singapura.
BACA JUGA:Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru Balik Modal Setelah 42 Tahun

2. Telah Dibatalkan
 
Namun pada 31 Desember 2021, kedua negara sepakat membatalkan proyek HSR. Di mana proyek tersebut diperkirakan menelan biaya USD17 miliar. Kedua negara, Malaysia dan Singapura secara aklamsi menyepakati besaran ganti rugi setelah Pemerintah Malaysia menyelesaikan proses verifikasi,
Adapun jallur kereta api yang akan dibangun sepanjang 350 km dan akan mempersingkat waktu perjalanan antara Singapura dan Kuala Lumpur menjadi 90 menit. Demikian dilansir dari Railway Technology, Senin (1/8/2022).3. Keputusan Malaysia berbeda dengan Indonesia
Keputusan Malaysia berbeda dengan Indonesia. Bahkan yang paling jadi  sorotan di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah, China meminta  Indonesia menanggung pembengkakan biaya konstruksi atau cost over run  untuk pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung masih menjadi pembahasan  berlanjut oleh pemerintah.
Hal ini karena mitra pembangunan kereta cepat yaitu China Development  Bank (CDB) meminta agar pembengkakan biaya ditanggung oleh pemerintah.
&quot;Terkait hal ini, teman-teman dari Kemenkeu baru membahas yang  merupakan bagian kewajiban kita untuk kontribusi dalam pembangunan,  bukan cost of run,&quot; ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah  dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo.
4. Optimis Dapat Beroperasi di 2023
Namun, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang  Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo optimis bahwa proyek Kereta Cepat  Jakarta-Bandung (KCJB) dapat dioperasikan di 2023, meskipun sempat  dikabarkan proyek ini molor karena menipisnya dana akibat pembengkakan  biaya konstruksi.
&quot;Pihak kami bersama Kemenkomarves terus melakukan monitoring secara  ketat untuk pengerjaan proyek kereta cepat. Sebagian besar konstruksi  kereta cepat Jakarta-Bandung sudah selesai dikerjakan,&quot; ujar Wahyu.
Saat ini, yang tersisa adalah mengerjakan depo atau tempat untuk  menyimpan dan tempat untuk melakukan perawatan rutin kereta api serta  merupakan tempat untuk melakukan perbaikan ringan.</content:encoded></item></channel></rss>
