<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Bansos Cair, Carut Marut Data Penerima Harus Dibereskan!</title><description>Sejumlah bansos cair mulai Agustus 2022. Adapun besaran bansos berbeda-beda.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643304/fakta-bansos-cair-carut-marut-data-penerima-harus-dibereskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643304/fakta-bansos-cair-carut-marut-data-penerima-harus-dibereskan"/><item><title>Fakta Bansos Cair, Carut Marut Data Penerima Harus Dibereskan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643304/fakta-bansos-cair-carut-marut-data-penerima-harus-dibereskan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/07/320/2643304/fakta-bansos-cair-carut-marut-data-penerima-harus-dibereskan</guid><pubDate>Minggu 07 Agustus 2022 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/07/320/2643304/fakta-bansos-cair-carut-marut-data-penerima-harus-dibereskan-s6YmUSep4H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data penerima bansos perlu diperbaiki (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/07/320/2643304/fakta-bansos-cair-carut-marut-data-penerima-harus-dibereskan-s6YmUSep4H.jpg</image><title>Data penerima bansos perlu diperbaiki (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah bansos cair mulai Agustus 2022. Adapun besaran bansos berbeda-beda, ada yang BLT UMKM Rp600 ribu hingga bantuan modal usaha.
BACA JUGA:Ekonomi RI Tumbuh 5,44%, Bansos Jaga Daya Beli Masyarakat

Pemerintah memberikan bansos ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup. Namun sayangnya masih ada masalah data penerima bansos.
Berikut fakta yang dirangkum Okezone, Minggu (7/8/2022).
BACA JUGA:Buruan Cek! Berikut Daftar dan Fakta 5 Bansos yang Cair Agustus 2022

1. Pengembalian Dana
Data penerima Bansos dinilai belum tepat sasaran. Carat marut pendataan bansos pun diminta segera diselesaikan.
&quot;Kemensos harus segera mengembalikan dan mempertanggungjawabkan uang senilai Rp100 miliar sebagaimana mestinya,&quot; ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo.x2. Perbaiki sistem Kemensos harus memperbaiki sistem atau mekanisme penerima bansos. Mulai dari pendataan, jumlah bansos yang diterima, dan lain sebagainya.&quot;Tujuannya supaya tidak ada carut-marut pendataan dan menutup celah kecurangan atau korupsi dana bansos,&quot; tegas dia. 3. ASN Terima BansosBambang meminta Mensos Tri Rismaharini menjelaskan penyebab masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang menerima bantuan sosial (bansos).&quot;Kemensos harus menjelaskan ASN dan orang dari kalangan mampu namun terdaftar di Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai penerima bansos,&quot; kata Bambang Soesatyo.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah bansos cair mulai Agustus 2022. Adapun besaran bansos berbeda-beda, ada yang BLT UMKM Rp600 ribu hingga bantuan modal usaha.
BACA JUGA:Ekonomi RI Tumbuh 5,44%, Bansos Jaga Daya Beli Masyarakat

Pemerintah memberikan bansos ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup. Namun sayangnya masih ada masalah data penerima bansos.
Berikut fakta yang dirangkum Okezone, Minggu (7/8/2022).
BACA JUGA:Buruan Cek! Berikut Daftar dan Fakta 5 Bansos yang Cair Agustus 2022

1. Pengembalian Dana
Data penerima Bansos dinilai belum tepat sasaran. Carat marut pendataan bansos pun diminta segera diselesaikan.
&quot;Kemensos harus segera mengembalikan dan mempertanggungjawabkan uang senilai Rp100 miliar sebagaimana mestinya,&quot; ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo.x2. Perbaiki sistem Kemensos harus memperbaiki sistem atau mekanisme penerima bansos. Mulai dari pendataan, jumlah bansos yang diterima, dan lain sebagainya.&quot;Tujuannya supaya tidak ada carut-marut pendataan dan menutup celah kecurangan atau korupsi dana bansos,&quot; tegas dia. 3. ASN Terima BansosBambang meminta Mensos Tri Rismaharini menjelaskan penyebab masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang menerima bantuan sosial (bansos).&quot;Kemensos harus menjelaskan ASN dan orang dari kalangan mampu namun terdaftar di Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai penerima bansos,&quot; kata Bambang Soesatyo.</content:encoded></item></channel></rss>
