<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub: Mudik Lebaran Jadi Pendorong Sektor Transportasi Tahun Ini</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor transportasi dan pergudangan berhasil tumbuh 21,27% pada triwulan II-2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/08/320/2643922/menhub-mudik-lebaran-jadi-pendorong-sektor-transportasi-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/08/320/2643922/menhub-mudik-lebaran-jadi-pendorong-sektor-transportasi-tahun-ini"/><item><title>Menhub: Mudik Lebaran Jadi Pendorong Sektor Transportasi Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/08/320/2643922/menhub-mudik-lebaran-jadi-pendorong-sektor-transportasi-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/08/320/2643922/menhub-mudik-lebaran-jadi-pendorong-sektor-transportasi-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 08 Agustus 2022 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/08/320/2643922/menhub-mudik-lebaran-jadi-pendorong-sektor-transportasi-tahun-ini-9xFShQNF6Z.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik jadi pendorong sektor transportasi tahun ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/08/320/2643922/menhub-mudik-lebaran-jadi-pendorong-sektor-transportasi-tahun-ini-9xFShQNF6Z.jpeg</image><title>Mudik jadi pendorong sektor transportasi tahun ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor transportasi dan pergudangan berhasil tumbuh 21,27% pada triwulan II-2022 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Sebelumnya, pada triwulan I-2022 juga mengalami pertumbuhan positif mencapai 15,79%.
&amp;ldquo;Hasil ini bisa menjadi indikator bahwa pemulihan di sektor transportasi yang telah kita bersama upayakan sudah terjadi. Momentum ini harus kita jaga agar pada triwulan ketiga dan keempat di tahun 2022 trennya terus meningkat,&amp;rdquo; kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dilansir dari Antara, Senin (8/8/2022).
BACA JUGA:Bisnis Travel Gelap Hantui Sektor Transportasi

Menhub mengatakan pada awal tahun 2022 lalu telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong percepatan pemulihan sektor transportasi yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
Adapun sejumlah strategi yang disampaikan Menhub dalam rapat kerja sektor transportasi nasional Februari 2022 lalu, di antaranya yakni mengoptimalkan penerapan pendanaan kreatif non APBN melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam rangka pemenuhan kebutuhan infrastruktur transportasi, mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui Badan Layanan Umum (BLU) sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif untuk percepatan pembangunan infrastruktur, mendorong keterlibatan peran swasta dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, dan melakukan transformasi struktural dan digitalisasi dalam upaya meningkatkan layanan transportasi.
BACA JUGA:Sektor Transportasi dan Pariwisata Disebut Bakal Naik Daun saat Lebaran 2022

&amp;ldquo;Adanya pelonggaran kebijakan syarat perjalanan serta penanganan manajemen rekayasa lalu lintas pada masa mudik Lebaran tahun ini juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan positif sektor transportasi pada triwulan kedua tahun ini,&amp;rdquo; ucap Menhub.Untuk menjaga momentum positif kinerja sektor transportasi di  triwulan ketiga dan keempat tahun 2022, Menhub mengungkapkan, akan terus  meningkatkan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, yakni dengan  Kementerian/Lembaga, BUMN, swasta, akademisi, media dan masyarakat.
Hal tersebut penting dilakukan dalam upaya mengatasi sejumlah  tantangan yang ada di sektor transportasi, seperti keterbatasan fiskal  APBN, meningkatnya kebutuhan pendanaan infrastruktur transportasi, belum  optimalnya pelayanan transportasi yang terintegrasi, kurangnya tingkat  kesadaran akan keselamatan transportasi, hingga pengembangan  transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan guna menghadapi isu  pemanasan global dan perubahan iklim.
&amp;ldquo;Pada triwulan tiga dan empat, kami akan memanfaatkan momentum hari  kemerdekaan yang memiliki semangat bersama untuk pulih lebih cepat dan  bangkit lebih kuat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor transportasi dan pergudangan berhasil tumbuh 21,27% pada triwulan II-2022 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Sebelumnya, pada triwulan I-2022 juga mengalami pertumbuhan positif mencapai 15,79%.
&amp;ldquo;Hasil ini bisa menjadi indikator bahwa pemulihan di sektor transportasi yang telah kita bersama upayakan sudah terjadi. Momentum ini harus kita jaga agar pada triwulan ketiga dan keempat di tahun 2022 trennya terus meningkat,&amp;rdquo; kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dilansir dari Antara, Senin (8/8/2022).
BACA JUGA:Bisnis Travel Gelap Hantui Sektor Transportasi

Menhub mengatakan pada awal tahun 2022 lalu telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendorong percepatan pemulihan sektor transportasi yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
Adapun sejumlah strategi yang disampaikan Menhub dalam rapat kerja sektor transportasi nasional Februari 2022 lalu, di antaranya yakni mengoptimalkan penerapan pendanaan kreatif non APBN melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam rangka pemenuhan kebutuhan infrastruktur transportasi, mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui Badan Layanan Umum (BLU) sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif untuk percepatan pembangunan infrastruktur, mendorong keterlibatan peran swasta dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, dan melakukan transformasi struktural dan digitalisasi dalam upaya meningkatkan layanan transportasi.
BACA JUGA:Sektor Transportasi dan Pariwisata Disebut Bakal Naik Daun saat Lebaran 2022

&amp;ldquo;Adanya pelonggaran kebijakan syarat perjalanan serta penanganan manajemen rekayasa lalu lintas pada masa mudik Lebaran tahun ini juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan positif sektor transportasi pada triwulan kedua tahun ini,&amp;rdquo; ucap Menhub.Untuk menjaga momentum positif kinerja sektor transportasi di  triwulan ketiga dan keempat tahun 2022, Menhub mengungkapkan, akan terus  meningkatkan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, yakni dengan  Kementerian/Lembaga, BUMN, swasta, akademisi, media dan masyarakat.
Hal tersebut penting dilakukan dalam upaya mengatasi sejumlah  tantangan yang ada di sektor transportasi, seperti keterbatasan fiskal  APBN, meningkatnya kebutuhan pendanaan infrastruktur transportasi, belum  optimalnya pelayanan transportasi yang terintegrasi, kurangnya tingkat  kesadaran akan keselamatan transportasi, hingga pengembangan  transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan guna menghadapi isu  pemanasan global dan perubahan iklim.
&amp;ldquo;Pada triwulan tiga dan empat, kami akan memanfaatkan momentum hari  kemerdekaan yang memiliki semangat bersama untuk pulih lebih cepat dan  bangkit lebih kuat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
