<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Lippo Cikarang (LPCK) Turun Tipis Jadi Rp222,5 Miliar</title><description>Laba bersih PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) turun 9,55% menjadi Rp222,53  miliar dari sebelumnya sebesar Rp246,05 miliar di akhir Juni 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/278/2644398/laba-lippo-cikarang-lpck-turun-tipis-jadi-rp222-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/278/2644398/laba-lippo-cikarang-lpck-turun-tipis-jadi-rp222-5-miliar"/><item><title>Laba Lippo Cikarang (LPCK) Turun Tipis Jadi Rp222,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/278/2644398/laba-lippo-cikarang-lpck-turun-tipis-jadi-rp222-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/278/2644398/laba-lippo-cikarang-lpck-turun-tipis-jadi-rp222-5-miliar</guid><pubDate>Selasa 09 Agustus 2022 08:27 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/09/278/2644398/laba-lippo-cikarang-lpck-turun-tipis-jadi-rp222-5-miliar-mbEmhpkLPf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Lippo Cikarang mengalami penurunan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/09/278/2644398/laba-lippo-cikarang-lpck-turun-tipis-jadi-rp222-5-miliar-mbEmhpkLPf.jpg</image><title>Laba Lippo Cikarang mengalami penurunan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba bersih PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) turun 9,55% menjadi Rp222,53 miliar dari sebelumnya sebesar Rp246,05 miliar di akhir Juni 2022.
LPCK mengantongi prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp641 miliar hingga akhir Juni 2022. Perolehan tersebut telah mencapai 44% dari target perseroan di sepanjang tahun 2022 yang sebesar Rp1,45 triliun.
BACA JUGA:Lippo Cikarang Rugi Rp3,65 Triliun Sepanjang 2020


Angka itu diperoleh meski aktivitas bisnis pada kuartal kedua tahun ini berjalan lebih lambat karena periode liburan lebaran yang lebih panjang, dan dilanjutkan dengan liburan sekolah.
Sementara itu, produk hunian rumah tapak perseroan yang menargetkan para pemilik rumah pertama yakni Waterfront Estates, memimpin total penjualan dengan kontribusi sebesar Rp361miliar dengan 348 unit terjual selama periode tersebut.
BACA JUGA:Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Jajaran Komisaris, Berikut Susunan Lengkapnya

Adapun, penjualan tanah di kawasan industri juga menunjukkan kemajuan yang baik dengan pencapaian prapenjualan sebesar Rp149miliar, sejalan dengan membaiknya aktivitas bisnis di kawasan Cikarang.
&amp;ldquo;Kami berharap di paruh kedua nanti, kami dapat terus membangun momentum ini untuk mencapai target 2022,&amp;rdquo; kata CEO LPCK Rudy Halim dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (9/8/2022).
Secara keseluruhan, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp765 miliar atau naik 16,9% dari sebelumnya sebesar Rp655 miliar. Peningkatan tersebut terutama berasal dari pendapatan hunian rumah tapak sebesar Rp394miliar, dua kali lipat dari pencapaian di semester I tahun lalu yang sebesar Rp189 miliar.Pendapatan dari penjualan hunian rumah tapak dan apartemen mencapai  Rp466miliar, atau berkontribusi sebesar 60,9% dari total pendapatan  perseroan. Sementara itu, pendapatan dari penjualan tanah di kawasan  industri mencapai Rp83 miliar atau berkontribusi sebesar 10,9% dari  total pendapatan.
Selama dua tahun terakhir, Lippo Cikarang telah meluncurkan beberapa  cluster di hunian rumah tapak Waterfront Estates, dengan rincian,  Riverside Estate, cluster Waterfront Estates pertama yang terdiri dari  255 unit, mulai diserahterimakan kepada pemilik unit pada akhir April  2021.
Selanjutnya, Silvercreek Estate, cluster Waterfront Estates kedua  yang terdiri dari 199 unit, mulai diserahterimakan kepada pemilik unit  di akhir Agustus 2021. Kemudian, Travertine Estate, cluster ketiga  Waterfront Estates yang terdiri dari 446 unit, mulai diserahterimakan  kepada pemilik unit pada akhir Maret 2022.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba bersih PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) turun 9,55% menjadi Rp222,53 miliar dari sebelumnya sebesar Rp246,05 miliar di akhir Juni 2022.
LPCK mengantongi prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp641 miliar hingga akhir Juni 2022. Perolehan tersebut telah mencapai 44% dari target perseroan di sepanjang tahun 2022 yang sebesar Rp1,45 triliun.
BACA JUGA:Lippo Cikarang Rugi Rp3,65 Triliun Sepanjang 2020


Angka itu diperoleh meski aktivitas bisnis pada kuartal kedua tahun ini berjalan lebih lambat karena periode liburan lebaran yang lebih panjang, dan dilanjutkan dengan liburan sekolah.
Sementara itu, produk hunian rumah tapak perseroan yang menargetkan para pemilik rumah pertama yakni Waterfront Estates, memimpin total penjualan dengan kontribusi sebesar Rp361miliar dengan 348 unit terjual selama periode tersebut.
BACA JUGA:Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Jajaran Komisaris, Berikut Susunan Lengkapnya

Adapun, penjualan tanah di kawasan industri juga menunjukkan kemajuan yang baik dengan pencapaian prapenjualan sebesar Rp149miliar, sejalan dengan membaiknya aktivitas bisnis di kawasan Cikarang.
&amp;ldquo;Kami berharap di paruh kedua nanti, kami dapat terus membangun momentum ini untuk mencapai target 2022,&amp;rdquo; kata CEO LPCK Rudy Halim dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (9/8/2022).
Secara keseluruhan, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp765 miliar atau naik 16,9% dari sebelumnya sebesar Rp655 miliar. Peningkatan tersebut terutama berasal dari pendapatan hunian rumah tapak sebesar Rp394miliar, dua kali lipat dari pencapaian di semester I tahun lalu yang sebesar Rp189 miliar.Pendapatan dari penjualan hunian rumah tapak dan apartemen mencapai  Rp466miliar, atau berkontribusi sebesar 60,9% dari total pendapatan  perseroan. Sementara itu, pendapatan dari penjualan tanah di kawasan  industri mencapai Rp83 miliar atau berkontribusi sebesar 10,9% dari  total pendapatan.
Selama dua tahun terakhir, Lippo Cikarang telah meluncurkan beberapa  cluster di hunian rumah tapak Waterfront Estates, dengan rincian,  Riverside Estate, cluster Waterfront Estates pertama yang terdiri dari  255 unit, mulai diserahterimakan kepada pemilik unit pada akhir April  2021.
Selanjutnya, Silvercreek Estate, cluster Waterfront Estates kedua  yang terdiri dari 199 unit, mulai diserahterimakan kepada pemilik unit  di akhir Agustus 2021. Kemudian, Travertine Estate, cluster ketiga  Waterfront Estates yang terdiri dari 446 unit, mulai diserahterimakan  kepada pemilik unit pada akhir Maret 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
