<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Bisa Terus Tumbuh Syaratnya Daya Beli Masyarakat Dijaga</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh hingga akhir tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644191/ekonomi-ri-bisa-terus-tumbuh-syaratnya-daya-beli-masyarakat-dijaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644191/ekonomi-ri-bisa-terus-tumbuh-syaratnya-daya-beli-masyarakat-dijaga"/><item><title>Ekonomi RI Bisa Terus Tumbuh Syaratnya Daya Beli Masyarakat Dijaga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644191/ekonomi-ri-bisa-terus-tumbuh-syaratnya-daya-beli-masyarakat-dijaga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644191/ekonomi-ri-bisa-terus-tumbuh-syaratnya-daya-beli-masyarakat-dijaga</guid><pubDate>Selasa 09 Agustus 2022 05:49 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/08/320/2644191/ekonomi-ri-bisa-terus-tumbuh-syaratnya-daya-beli-masyarakat-dijaga-atdcqbh0Bo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan ekonomi 2022 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/08/320/2644191/ekonomi-ri-bisa-terus-tumbuh-syaratnya-daya-beli-masyarakat-dijaga-atdcqbh0Bo.jpg</image><title>Pertumbuhan ekonomi 2022 (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh hingga akhir tahun. Ekonom Senior INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) Didin S. Damanhuri menilai ekonomi Indonesia pada tahun 2022 ini bisa tumbuh bekisar 5,55% - 5,8%.
Namun ada beberapa catatan penting untuk pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut. Menurutnya, pencatatan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di dominasi oleh sektor konsumsi masyarakat yang mana juga dibantu oleh subsidi melalui bansos maupun energi.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal II Sangat Baik

&quot;Memang sumbangan dari konsumsi masyarakat harus tetap dijaga dengan daya beli yang kuat melalui Subsidi bansos maupun energi,&quot; ujar Didin dalam Market Review IDX Channel, Senin (8/8/2022).
&quot;Ini efektif menopang dari konsumsi masyarakat, di mana terbukti bahwa pengeluaran masyarakat paling tinggi,&quot; sambungnya.Dia menyebut hal tersebut harus diseimbangkan oleh realisasi  investasi di Indonesia. Sehingga jika realisasi investasi di Indonesia  sudah berjalan.
&quot;Sehingga nanti kalau terjadi keseimbangan, di mana sumbangan dari  industri manufaktur juga naik signifikan yang berasal Investasi, dengan  konsumsi masyarakat yang meningkat, maka saya kira ini pertumbuhan  ekonomi akan mencapai diatas mencapai 5,44 di 2022, dugaan kami antar  5,55 - 5,8%,&quot; paparnya.
Dia menambahkan yang paling penting dan harus dicermati oleh  Pemerintah adalah jangan sampai terbuai oleh gangguan fiskal. Misalnya  pendanaan pada proyek-proyek yang tidak penting atau seharusnya tidak  prioritas.
Baca Selengkapnya: Ekonomi RI Diprediksi Terus Tumbuh, Bansos hingga Subsidi BBM Jaga Daya Beli Masyarakat</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh hingga akhir tahun. Ekonom Senior INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) Didin S. Damanhuri menilai ekonomi Indonesia pada tahun 2022 ini bisa tumbuh bekisar 5,55% - 5,8%.
Namun ada beberapa catatan penting untuk pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut. Menurutnya, pencatatan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di dominasi oleh sektor konsumsi masyarakat yang mana juga dibantu oleh subsidi melalui bansos maupun energi.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal II Sangat Baik

&quot;Memang sumbangan dari konsumsi masyarakat harus tetap dijaga dengan daya beli yang kuat melalui Subsidi bansos maupun energi,&quot; ujar Didin dalam Market Review IDX Channel, Senin (8/8/2022).
&quot;Ini efektif menopang dari konsumsi masyarakat, di mana terbukti bahwa pengeluaran masyarakat paling tinggi,&quot; sambungnya.Dia menyebut hal tersebut harus diseimbangkan oleh realisasi  investasi di Indonesia. Sehingga jika realisasi investasi di Indonesia  sudah berjalan.
&quot;Sehingga nanti kalau terjadi keseimbangan, di mana sumbangan dari  industri manufaktur juga naik signifikan yang berasal Investasi, dengan  konsumsi masyarakat yang meningkat, maka saya kira ini pertumbuhan  ekonomi akan mencapai diatas mencapai 5,44 di 2022, dugaan kami antar  5,55 - 5,8%,&quot; paparnya.
Dia menambahkan yang paling penting dan harus dicermati oleh  Pemerintah adalah jangan sampai terbuai oleh gangguan fiskal. Misalnya  pendanaan pada proyek-proyek yang tidak penting atau seharusnya tidak  prioritas.
Baca Selengkapnya: Ekonomi RI Diprediksi Terus Tumbuh, Bansos hingga Subsidi BBM Jaga Daya Beli Masyarakat</content:encoded></item></channel></rss>
