<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Kalau APBN Ada Uang Lebih, Bansos Ditambah</title><description>Presiden Joko Widodo bakal menambah anggaran bantuan sosial (bansos).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644697/presiden-jokowi-kalau-apbn-ada-uang-lebih-bansos-ditambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644697/presiden-jokowi-kalau-apbn-ada-uang-lebih-bansos-ditambah"/><item><title>Presiden Jokowi: Kalau APBN Ada Uang Lebih, Bansos Ditambah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644697/presiden-jokowi-kalau-apbn-ada-uang-lebih-bansos-ditambah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/09/320/2644697/presiden-jokowi-kalau-apbn-ada-uang-lebih-bansos-ditambah</guid><pubDate>Selasa 09 Agustus 2022 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/09/320/2644697/presiden-jokowi-kalau-apbn-ada-uang-lebih-bansos-ditambah-ERvjjtznF0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi mau tambah anggaran bansos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/09/320/2644697/presiden-jokowi-kalau-apbn-ada-uang-lebih-bansos-ditambah-ERvjjtznF0.jpg</image><title>Presiden Jokowi mau tambah anggaran bansos (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo bakal menambah anggaran bantuan sosial (bansos). Namun dia akan menghitung lagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menambah pemberian bantuan sosial (bansos).
&quot;Nanti kalau APBN-nya ada uang lebih, nanti akan kami, insya Allah akan kami tambahkan,&quot; kata Jokowi dilansir dari Antara, Selasa (9/8/2022).
BACA JUGA:Bertolak ke Kalbar, Jokowi Akan Resmikan Terminal Kijing dan Bagikan Bansos

Jokowi mengatakan hal itu saat menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa.
Saat memberikan bantuan, Jokowi berpesan agar masyarakat memanfaatkan BMK senilai Rp1,2 juta sebagai tambahan modal kerja atau modal usaha. Bantuan tersebut juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang produktif, tambahnya.
BACA JUGA:Ekonomi RI Diprediksi Terus Tumbuh, Bansos hingga Subsidi BBM Jaga Daya Beli Masyarakat

&quot;Jangan ya, jangan dibelikan handphone. Kalau bisa, dipakai untuk tambahan modal kerja, modal usaha. Kalau enggak, ya dipakai untuk kebutuhan-kebutuhan yang produktif. Jangan dipakai untuk beli pulsa,&quot; katanya.
Sementara itu, terkait BLT, Jokowi menyarankan agar uang bantuan tersebut digunakan untuk membeli sembako.&quot;Ibu-ibu, ini ya, yang Rp300 ribu silakan untuk pembelian sembako dan  minyak goreng ya; namanya untuk bantuan sosial,&quot; ujar Jokowi.
Selain menyerahkan BMK dan BLT kepada peserta PKH, Presiden juga  memberikan bantuan kepada para pedagang kaki lima dan pedagang pasar  sembari berkeliling dan menyapa para pedagang.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu ialah Menteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Sosial Tri  Rismaharini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Kalimantan Barat  Sutarmidji, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, dan Bupati  Bengkayang Sebastianus Darwis.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo bakal menambah anggaran bantuan sosial (bansos). Namun dia akan menghitung lagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menambah pemberian bantuan sosial (bansos).
&quot;Nanti kalau APBN-nya ada uang lebih, nanti akan kami, insya Allah akan kami tambahkan,&quot; kata Jokowi dilansir dari Antara, Selasa (9/8/2022).
BACA JUGA:Bertolak ke Kalbar, Jokowi Akan Resmikan Terminal Kijing dan Bagikan Bansos

Jokowi mengatakan hal itu saat menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa.
Saat memberikan bantuan, Jokowi berpesan agar masyarakat memanfaatkan BMK senilai Rp1,2 juta sebagai tambahan modal kerja atau modal usaha. Bantuan tersebut juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang produktif, tambahnya.
BACA JUGA:Ekonomi RI Diprediksi Terus Tumbuh, Bansos hingga Subsidi BBM Jaga Daya Beli Masyarakat

&quot;Jangan ya, jangan dibelikan handphone. Kalau bisa, dipakai untuk tambahan modal kerja, modal usaha. Kalau enggak, ya dipakai untuk kebutuhan-kebutuhan yang produktif. Jangan dipakai untuk beli pulsa,&quot; katanya.
Sementara itu, terkait BLT, Jokowi menyarankan agar uang bantuan tersebut digunakan untuk membeli sembako.&quot;Ibu-ibu, ini ya, yang Rp300 ribu silakan untuk pembelian sembako dan  minyak goreng ya; namanya untuk bantuan sosial,&quot; ujar Jokowi.
Selain menyerahkan BMK dan BLT kepada peserta PKH, Presiden juga  memberikan bantuan kepada para pedagang kaki lima dan pedagang pasar  sembari berkeliling dan menyapa para pedagang.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu ialah Menteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Sosial Tri  Rismaharini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Kalimantan Barat  Sutarmidji, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, dan Bupati  Bengkayang Sebastianus Darwis.</content:encoded></item></channel></rss>
