<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Kekhawatiran Melemahnya Ekonomi</title><description>Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645068/harga-minyak-dunia-turun-di-tengah-kekhawatiran-melemahnya-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645068/harga-minyak-dunia-turun-di-tengah-kekhawatiran-melemahnya-ekonomi"/><item><title>Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Kekhawatiran Melemahnya Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645068/harga-minyak-dunia-turun-di-tengah-kekhawatiran-melemahnya-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645068/harga-minyak-dunia-turun-di-tengah-kekhawatiran-melemahnya-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2022 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/10/320/2645068/harga-minyak-dunia-turun-di-tengah-kekhawatiran-melemahnya-ekonomi-nfRCbsCgty.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/10/320/2645068/harga-minyak-dunia-turun-di-tengah-kekhawatiran-melemahnya-ekonomi-nfRCbsCgty.jpg</image><title>Harga minyak dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak tertekan di tengah kekhawatiran bahwa ekonomi yang melambat dapat mengurangi permintaan.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman September, menyusut USD0,26 atau 0,29%, menjadi menetap di USD90,50 per barel di New York Mercantile Exchange.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Catat Kerugian Tajam dalam Sepekan

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober tergelincir USD0,34 atau 0,35%, menjadi ditutup pada USD96,31 per barel di London ICE Futures Exchange, demikian dilansir dari Antara, Rabu (10/8/2022).
Selama sesi, kedua kontrak acuan bergerak naik dan turun lebih dari satu dolar AS per barel.
BACA JUGA:Harga Minyak Jatuh Tertekan Peningkatan Persediaan AS

Uni Eropa pada Senin (8/8/2022) mengajukan teks akhir dari rancangan keputusan tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015, sambil menunggu keputusan politik dari peserta pembicaraan Wina.
Beberapa pedagang berbicara tentang pembicaraan nuklir Iran dan mengulurkan harapan untuk kesepakatan, kata Phil Flynn, analis pasar senior di The PRICE Futures Group.Iran dapat meningkatkan ekspor minyaknya sebesar satu juta hingga 1,5  juta barel per hari dalam enam bulan dan kebangkitan kembali perjanjian  nuklir 2015 kemungkinan akan membuat harga minyak turun tajam mengingat  ekspektasi rendah dari kesepakatan di pasar, menurut Vivek Dhar, analis  Commonwealth Bank.
Harga minyak mendapat dukungan setelah Ukraina menghentikan aliran  minyak di pipa minyak Druzhba ke beberapa bagian Eropa tengah karena  sanksi Barat telah mencegah pembayaran dari Moskow untuk biaya transit.
Aliran di sepanjang rute selatan pipa Druzhba telah terpengaruh  sementara rute utara yang melayani Polandia dan Jerman tidak terganggu.
Sementara itu, total stok minyak mentah komersial AS kemungkinan naik  600.000 barel pekan lalu, sementara stok bensin dan sulingan AS  masing-masing turun 1,2 juta barel dan 900.000 barel pada periode yang  sama, menurut survei analis terbaru oleh S&amp;amp;P Global Commodity  Insights.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga minyak tertekan di tengah kekhawatiran bahwa ekonomi yang melambat dapat mengurangi permintaan.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman September, menyusut USD0,26 atau 0,29%, menjadi menetap di USD90,50 per barel di New York Mercantile Exchange.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Catat Kerugian Tajam dalam Sepekan

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober tergelincir USD0,34 atau 0,35%, menjadi ditutup pada USD96,31 per barel di London ICE Futures Exchange, demikian dilansir dari Antara, Rabu (10/8/2022).
Selama sesi, kedua kontrak acuan bergerak naik dan turun lebih dari satu dolar AS per barel.
BACA JUGA:Harga Minyak Jatuh Tertekan Peningkatan Persediaan AS

Uni Eropa pada Senin (8/8/2022) mengajukan teks akhir dari rancangan keputusan tentang menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015, sambil menunggu keputusan politik dari peserta pembicaraan Wina.
Beberapa pedagang berbicara tentang pembicaraan nuklir Iran dan mengulurkan harapan untuk kesepakatan, kata Phil Flynn, analis pasar senior di The PRICE Futures Group.Iran dapat meningkatkan ekspor minyaknya sebesar satu juta hingga 1,5  juta barel per hari dalam enam bulan dan kebangkitan kembali perjanjian  nuklir 2015 kemungkinan akan membuat harga minyak turun tajam mengingat  ekspektasi rendah dari kesepakatan di pasar, menurut Vivek Dhar, analis  Commonwealth Bank.
Harga minyak mendapat dukungan setelah Ukraina menghentikan aliran  minyak di pipa minyak Druzhba ke beberapa bagian Eropa tengah karena  sanksi Barat telah mencegah pembayaran dari Moskow untuk biaya transit.
Aliran di sepanjang rute selatan pipa Druzhba telah terpengaruh  sementara rute utara yang melayani Polandia dan Jerman tidak terganggu.
Sementara itu, total stok minyak mentah komersial AS kemungkinan naik  600.000 barel pekan lalu, sementara stok bensin dan sulingan AS  masing-masing turun 1,2 juta barel dan 900.000 barel pada periode yang  sama, menurut survei analis terbaru oleh S&amp;amp;P Global Commodity  Insights.</content:encoded></item></channel></rss>
