<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NIK Resmi Jadi NPWP, Nomor Pokok Wajib Pajak yang Lama Bagaimana?</title><description>Nomor Induk Kependudukan (NIK) resmi digunakan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645168/nik-resmi-jadi-npwp-nomor-pokok-wajib-pajak-yang-lama-bagaimana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645168/nik-resmi-jadi-npwp-nomor-pokok-wajib-pajak-yang-lama-bagaimana"/><item><title>NIK Resmi Jadi NPWP, Nomor Pokok Wajib Pajak yang Lama Bagaimana?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645168/nik-resmi-jadi-npwp-nomor-pokok-wajib-pajak-yang-lama-bagaimana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645168/nik-resmi-jadi-npwp-nomor-pokok-wajib-pajak-yang-lama-bagaimana</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2022 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/10/320/2645168/nik-resmi-jadi-npwp-nomor-pokok-wajib-pajak-yang-lama-bagaimana-8mPnAIN4hM.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">NIK Resmi Jadi NPWP. (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/10/320/2645168/nik-resmi-jadi-npwp-nomor-pokok-wajib-pajak-yang-lama-bagaimana-8mPnAIN4hM.jpeg</image><title>NIK Resmi Jadi NPWP. (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Nomor Induk Kependudukan (NIK) resmi digunakan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Di mana, ketetapan tersebut telah berlaku sejak 14 Juli 2022.
Lantas, bagaimana dengan NPWP lama?
Mengutip Instagram resmi Kementerian Keuangan, Rabu (10/8/2022), NPWP lama tetap bisa dipakai. Namun, hanya saja ada tambahan angka 0 di 15 angka pada NPWP lama.
Baca Juga:&amp;nbsp;NIK Jadi NPWP, DJP: Bukan Berarti Memaksa Orang Bayar Pajak
&amp;ldquo;Mulai 14 Juli 2022 NIK resmi menjadi NPWP. NPWP lama yang 15 angka itu tetap dipakai, Cuma ditambahin angka 0 saja di depannya,&amp;rdquo; tulis akun Instagram resmi Kementerian Keuangan RI @kemenkeuri, dikutip Rabu (10/8/2022).
Dengan demikian, NPWP lama mempunyai jumlah angka yang sama yakni 16 digit seperti yang tertera di NIK.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kemenkeu Siapkan Cara Agar Semua Layanan Bisa Diakses NIKKemudian Kemenkeu menyebut bahwa per 1 Januari 2024, seluruh layanan yang membutuhkan NPWP sudah memakai format baru.
&amp;ldquo;Baru deh nanti mulai 1 Januari 2024, seluruh layanan yang butuh NPWP sudah pakai format baru,&amp;rdquo; tulis akun Instagram resmi Kementerian Keuangan RI @kemenkeuri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Nomor Induk Kependudukan (NIK) resmi digunakan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Di mana, ketetapan tersebut telah berlaku sejak 14 Juli 2022.
Lantas, bagaimana dengan NPWP lama?
Mengutip Instagram resmi Kementerian Keuangan, Rabu (10/8/2022), NPWP lama tetap bisa dipakai. Namun, hanya saja ada tambahan angka 0 di 15 angka pada NPWP lama.
Baca Juga:&amp;nbsp;NIK Jadi NPWP, DJP: Bukan Berarti Memaksa Orang Bayar Pajak
&amp;ldquo;Mulai 14 Juli 2022 NIK resmi menjadi NPWP. NPWP lama yang 15 angka itu tetap dipakai, Cuma ditambahin angka 0 saja di depannya,&amp;rdquo; tulis akun Instagram resmi Kementerian Keuangan RI @kemenkeuri, dikutip Rabu (10/8/2022).
Dengan demikian, NPWP lama mempunyai jumlah angka yang sama yakni 16 digit seperti yang tertera di NIK.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kemenkeu Siapkan Cara Agar Semua Layanan Bisa Diakses NIKKemudian Kemenkeu menyebut bahwa per 1 Januari 2024, seluruh layanan yang membutuhkan NPWP sudah memakai format baru.
&amp;ldquo;Baru deh nanti mulai 1 Januari 2024, seluruh layanan yang butuh NPWP sudah pakai format baru,&amp;rdquo; tulis akun Instagram resmi Kementerian Keuangan RI @kemenkeuri.</content:encoded></item></channel></rss>
