<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Mi Instan Mau Naik 3 Kali Lipat, Mentan Berkali-kali Ingatkan Mahalnya Gandum</title><description>Harga mi instan bakal naik tiga kali lipat dalam waktu dekat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645212/harga-mi-instan-mau-naik-3-kali-lipat-mentan-berkali-kali-ingatkan-mahalnya-gandum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645212/harga-mi-instan-mau-naik-3-kali-lipat-mentan-berkali-kali-ingatkan-mahalnya-gandum"/><item><title>Harga Mi Instan Mau Naik 3 Kali Lipat, Mentan Berkali-kali Ingatkan Mahalnya Gandum</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645212/harga-mi-instan-mau-naik-3-kali-lipat-mentan-berkali-kali-ingatkan-mahalnya-gandum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/10/320/2645212/harga-mi-instan-mau-naik-3-kali-lipat-mentan-berkali-kali-ingatkan-mahalnya-gandum</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2022 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/10/320/2645212/harga-mi-instan-mau-naik-3-kali-lipat-mentan-berkali-kali-ingatkan-mahalnya-gandum-WMWfolcbZn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga mi instan naik (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/10/320/2645212/harga-mi-instan-mau-naik-3-kali-lipat-mentan-berkali-kali-ingatkan-mahalnya-gandum-WMWfolcbZn.jpg</image><title>Harga mi instan naik (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga mi instan bakal naik tiga kali lipat dalam waktu dekat. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah berkali-kali mengingatkan soal mahalnya harga gandum.
Mahalnya gandum akan berpengaruh pada beberapa harga pangan seperti mi dan roti. Dampak perang Ukraina - Rusia telah menyebabkan gangguan pada rantai pasok global. Hal tersebut praktis membuat harga komoditas melambung tinggi.
BACA JUGA:Daftar 5 Pengusaha Mi Instan di Indonesia, Mana yang Kesukaan Kalian?

&quot;Perang mengakibatkan harga gandum naik 300%, biasanya 10%, berarti besok kita bermasalah dengan gandum,&quot; kata Mentan pada sambutannya dalam acara peringatan hari Krida Pertanian 22 Juni 2022.
Menurutnya, ketergantungan impor komoditas yang dihasilkan oleh negara yang berkonflik tersebut bakal membuat kenaikan harga produk di dalam negeri.
BACA JUGA:Perbandingan Harga Mi Instan Indonesia dengan Luar Negeri, Lebih Mahal Mana?

Mentan menjelaskan saat ini pasokan gandum Ukraina yang menjadi bahan baku pembuatan mie instan contohnya mengalami masalah, bahkan dikatakan Mentan, saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar negara.
&quot;Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini,&quot; ujar Mentan pada 8 Agustus 2022.Mentan menjelaskan ketersediaan gandum dunia sebetulnya ada, namun  adanya konflik global yang membuat masalah pada rantai pasok bakal  membuat harga gandum menjadi mahal.
&quot;Ada gandumnya, tetapi harganya akan mahal bangat, sementara kita  impor terus ini, kalau saya jelas tidak setuju, apapun kita makan saja,  seperti singkong, sorgum, sagu,&quot; kata Mentan.
Menurutnya hal ini memang bukanlah tantangan yang yang kecil,  sehingga pemerintah daerah perlu menguatkan produktivitas pertanian  sehingga dampak yang bakal dialami dari adanya konflik global tidak  terlalu parah.
Bukan hanya Gandum, masalah lain yang datang akibat konflik global  tersebut adalah tersendatnya pasokan pupuk ke Indonesia, yang mana saat  ini Indonesia juga menjadi importir pupuk dan Rusia maupun Ukraina.&quot;Di Ukraina dan Rusia juga pemasok pupuk terbesar dunia, karena ada   posfat, kalium yang terbesar, dan harga naiknya pupuk di dunia 3 sampai 5   kali lipat dari harga sekarang karena persolan konektivitas yang tidak   tidak berjalan normal,&quot; kata Mentan.
Untuk masalah ini, Mentan meminta petani maupun akademisi untuk   memanfaatkan pupuk organik. Sebab adanya konflik tersebut bakal membuat   harga pupuk menjadi mahal, sehingga pemerintah bakal mengurangi pupuk   subsidi.
&quot;Kalau tunggu pupuk subsidi pasti tidak bisa itu, kita adaptasi   dengan cara kita, banyak orang yang sukses tanpa menggunakan pupuk   subsidi,&quot; kata Mentan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga mi instan bakal naik tiga kali lipat dalam waktu dekat. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah berkali-kali mengingatkan soal mahalnya harga gandum.
Mahalnya gandum akan berpengaruh pada beberapa harga pangan seperti mi dan roti. Dampak perang Ukraina - Rusia telah menyebabkan gangguan pada rantai pasok global. Hal tersebut praktis membuat harga komoditas melambung tinggi.
BACA JUGA:Daftar 5 Pengusaha Mi Instan di Indonesia, Mana yang Kesukaan Kalian?

&quot;Perang mengakibatkan harga gandum naik 300%, biasanya 10%, berarti besok kita bermasalah dengan gandum,&quot; kata Mentan pada sambutannya dalam acara peringatan hari Krida Pertanian 22 Juni 2022.
Menurutnya, ketergantungan impor komoditas yang dihasilkan oleh negara yang berkonflik tersebut bakal membuat kenaikan harga produk di dalam negeri.
BACA JUGA:Perbandingan Harga Mi Instan Indonesia dengan Luar Negeri, Lebih Mahal Mana?

Mentan menjelaskan saat ini pasokan gandum Ukraina yang menjadi bahan baku pembuatan mie instan contohnya mengalami masalah, bahkan dikatakan Mentan, saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar negara.
&quot;Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini,&quot; ujar Mentan pada 8 Agustus 2022.Mentan menjelaskan ketersediaan gandum dunia sebetulnya ada, namun  adanya konflik global yang membuat masalah pada rantai pasok bakal  membuat harga gandum menjadi mahal.
&quot;Ada gandumnya, tetapi harganya akan mahal bangat, sementara kita  impor terus ini, kalau saya jelas tidak setuju, apapun kita makan saja,  seperti singkong, sorgum, sagu,&quot; kata Mentan.
Menurutnya hal ini memang bukanlah tantangan yang yang kecil,  sehingga pemerintah daerah perlu menguatkan produktivitas pertanian  sehingga dampak yang bakal dialami dari adanya konflik global tidak  terlalu parah.
Bukan hanya Gandum, masalah lain yang datang akibat konflik global  tersebut adalah tersendatnya pasokan pupuk ke Indonesia, yang mana saat  ini Indonesia juga menjadi importir pupuk dan Rusia maupun Ukraina.&quot;Di Ukraina dan Rusia juga pemasok pupuk terbesar dunia, karena ada   posfat, kalium yang terbesar, dan harga naiknya pupuk di dunia 3 sampai 5   kali lipat dari harga sekarang karena persolan konektivitas yang tidak   tidak berjalan normal,&quot; kata Mentan.
Untuk masalah ini, Mentan meminta petani maupun akademisi untuk   memanfaatkan pupuk organik. Sebab adanya konflik tersebut bakal membuat   harga pupuk menjadi mahal, sehingga pemerintah bakal mengurangi pupuk   subsidi.
&quot;Kalau tunggu pupuk subsidi pasti tidak bisa itu, kita adaptasi   dengan cara kita, banyak orang yang sukses tanpa menggunakan pupuk   subsidi,&quot; kata Mentan.</content:encoded></item></channel></rss>
