<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantah Tudingan Rugikan Negara, Pilot Garuda: Tidak Berdasar!</title><description>Asosiasi Pilot Garuda Indonesia membantah tudingan pernyataan Serikat Pekerja Garuda (Sekarga).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646139/bantah-tudingan-rugikan-negara-pilot-garuda-tidak-berdasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646139/bantah-tudingan-rugikan-negara-pilot-garuda-tidak-berdasar"/><item><title>Bantah Tudingan Rugikan Negara, Pilot Garuda: Tidak Berdasar!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646139/bantah-tudingan-rugikan-negara-pilot-garuda-tidak-berdasar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646139/bantah-tudingan-rugikan-negara-pilot-garuda-tidak-berdasar</guid><pubDate>Kamis 11 Agustus 2022 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/11/320/2646139/bantah-tudingan-rugikan-negara-pilot-garuda-tidak-berdasar-R864mYASJA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/11/320/2646139/bantah-tudingan-rugikan-negara-pilot-garuda-tidak-berdasar-R864mYASJA.jpg</image><title>Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pilot Garuda Indonesia membantah tudingan pernyataan Serikat Pekerja Garuda (Sekarga) yang menyatakan bahwa Jam Terbang Pilot Garuda Indonesia Merugikan Negara.
Presiden Asosiasi Pilot Garuda Indonesia, Capt Donny Kusmanagri  mengatakan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak valid.
BACA JUGA:Restrukturisasi dan Transformasi Garuda Indonesia, Erick Thohir: Sudah On The Track

Dia menyatakan bahwa pilot Garuda Indonesia selama ini turut mendukung dan berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.
&amp;ldquo;Pilot Garuda Indonesia paham dengan situasi pandemi Covid-19 dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilalui oleh perusahaan. Bahkan sejak awal pandemi Pilot Garuda telah berkorban demi keberlangsungan perusahaan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, (11/8/2022).
Donny mengatakan pengorbanan pertama penyelesaian kontrak sebanyak 130 pilot dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebelum masa kontrak selesai.
BACA JUGA:Kenaikan Harga Tiket Pesawat Direstui, Begini Respon Garuda Indonesia

Kedua,  penundaan sebesar 30 persen pembayaran penghasilan untuk periode April hingga November 2020. Kemudian ketiga yakni, penundaan pembayaran hal-hal pilot berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).Berikutnya, pengurangan take home pay sebesar 50 persen dengan skema merumahkan pilot secara bergantian (Unpaid leave) per Agustus 2021 hingga Juli 2022.
&quot;Kami telah memberikan kontribusi besar kepada perusahaan dari sisi pengurangan take home pay,&amp;rdquo; ungkap Capt Donny.
Adapun dengan dasar kepedulian terhadap kondisi perusahaan selepas PKPU, APG sepakat dengan perusahaan, dimana penghasilan disesuaikan dengan penurunan take home pay hingga mencapai 49 persen.
&amp;ldquo;Kami juga ingin menyampaikan bahwa pilot Garuda Indonesia memberikan kontribusi berupa sepuluh jam menjalankan tugas terbang tanpa mendapatkan allowance,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pilot Garuda Indonesia membantah tudingan pernyataan Serikat Pekerja Garuda (Sekarga) yang menyatakan bahwa Jam Terbang Pilot Garuda Indonesia Merugikan Negara.
Presiden Asosiasi Pilot Garuda Indonesia, Capt Donny Kusmanagri  mengatakan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak valid.
BACA JUGA:Restrukturisasi dan Transformasi Garuda Indonesia, Erick Thohir: Sudah On The Track

Dia menyatakan bahwa pilot Garuda Indonesia selama ini turut mendukung dan berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.
&amp;ldquo;Pilot Garuda Indonesia paham dengan situasi pandemi Covid-19 dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilalui oleh perusahaan. Bahkan sejak awal pandemi Pilot Garuda telah berkorban demi keberlangsungan perusahaan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, (11/8/2022).
Donny mengatakan pengorbanan pertama penyelesaian kontrak sebanyak 130 pilot dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebelum masa kontrak selesai.
BACA JUGA:Kenaikan Harga Tiket Pesawat Direstui, Begini Respon Garuda Indonesia

Kedua,  penundaan sebesar 30 persen pembayaran penghasilan untuk periode April hingga November 2020. Kemudian ketiga yakni, penundaan pembayaran hal-hal pilot berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).Berikutnya, pengurangan take home pay sebesar 50 persen dengan skema merumahkan pilot secara bergantian (Unpaid leave) per Agustus 2021 hingga Juli 2022.
&quot;Kami telah memberikan kontribusi besar kepada perusahaan dari sisi pengurangan take home pay,&amp;rdquo; ungkap Capt Donny.
Adapun dengan dasar kepedulian terhadap kondisi perusahaan selepas PKPU, APG sepakat dengan perusahaan, dimana penghasilan disesuaikan dengan penurunan take home pay hingga mencapai 49 persen.
&amp;ldquo;Kami juga ingin menyampaikan bahwa pilot Garuda Indonesia memberikan kontribusi berupa sepuluh jam menjalankan tugas terbang tanpa mendapatkan allowance,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
