<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Mau APBN Jebol, Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan BBM Pertalite</title><description>Sri Mulyani Indrawati meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera mengendalikan konsumsi BBM,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646240/tak-mau-apbn-jebol-sri-mulyani-minta-pertamina-segera-kendalikan-bbm-pertalite</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646240/tak-mau-apbn-jebol-sri-mulyani-minta-pertamina-segera-kendalikan-bbm-pertalite"/><item><title>Tak Mau APBN Jebol, Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan BBM Pertalite</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646240/tak-mau-apbn-jebol-sri-mulyani-minta-pertamina-segera-kendalikan-bbm-pertalite</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646240/tak-mau-apbn-jebol-sri-mulyani-minta-pertamina-segera-kendalikan-bbm-pertalite</guid><pubDate>Kamis 11 Agustus 2022 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/11/320/2646240/tak-mau-apbn-jebol-sri-mulyani-minta-pertamina-segera-kendalikan-bbm-pertalite-LMIF6aHC1f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/11/320/2646240/tak-mau-apbn-jebol-sri-mulyani-minta-pertamina-segera-kendalikan-bbm-pertalite-LMIF6aHC1f.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera mengendalikan konsumsi BBM, terutama BBM jenis RON 90, atau Pertalite, dan juga BBM Solar subsidi.
Adapun permintaan ini karena Sri tidak ingin APBN yang selama ini menjadi shock absorber kemudian jebol karena tekanan yang ada saat ini.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Ekonomi RI 5,44% di Kuartal II Sangat Impresif
&quot;Anggaran subsidi untuk Pertalite dan solar subsidi itu, kita akan menghadapi tekanan dari perubahan nilai tukar dan deviasi harga minyak serta volume yang meningkat. Makanya saya minta Pertamina untuk mengendalikan konsumsinya, ini supaya APBN tidak mengalami tekanan tambahan,&quot; ungkap Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi Agustus 2022 di Jakarta, Kamis (11/8/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani: Tak Seluruh Beban Bisa Diangkat Oleh Keuangan Negara
Tercatat, konsumsi BBM jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah mencapai taraf mengkhawatirkan. Angkanya sudah menembus 16,8 juta Kilo Liter (KL) dari kuota yang ditetapkan tahun ini yakni 23 juta KL. Sehingga, kuota BBM Pertalite tersisa hanya sebanyak 6,2 juta KL.Di sisi lain, angka konsumsi BBM jenis solar subsidi hingga Juli sudah mencapai 9,9 juta KL dari rencana kuota tahun ini sebesar 14,91 juta KL. Dengan angka tersebut, maka kuota yang tersisa hanya 5,01 juta KL.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera mengendalikan konsumsi BBM, terutama BBM jenis RON 90, atau Pertalite, dan juga BBM Solar subsidi.
Adapun permintaan ini karena Sri tidak ingin APBN yang selama ini menjadi shock absorber kemudian jebol karena tekanan yang ada saat ini.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Ekonomi RI 5,44% di Kuartal II Sangat Impresif
&quot;Anggaran subsidi untuk Pertalite dan solar subsidi itu, kita akan menghadapi tekanan dari perubahan nilai tukar dan deviasi harga minyak serta volume yang meningkat. Makanya saya minta Pertamina untuk mengendalikan konsumsinya, ini supaya APBN tidak mengalami tekanan tambahan,&quot; ungkap Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi Agustus 2022 di Jakarta, Kamis (11/8/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani: Tak Seluruh Beban Bisa Diangkat Oleh Keuangan Negara
Tercatat, konsumsi BBM jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah mencapai taraf mengkhawatirkan. Angkanya sudah menembus 16,8 juta Kilo Liter (KL) dari kuota yang ditetapkan tahun ini yakni 23 juta KL. Sehingga, kuota BBM Pertalite tersisa hanya sebanyak 6,2 juta KL.Di sisi lain, angka konsumsi BBM jenis solar subsidi hingga Juli sudah mencapai 9,9 juta KL dari rencana kuota tahun ini sebesar 14,91 juta KL. Dengan angka tersebut, maka kuota yang tersisa hanya 5,01 juta KL.</content:encoded></item></channel></rss>
