<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ungkap Tidak Semua Kenaikan Harga Bisa Ditahan Pemerintah</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa dirinya tidak bisa berhenti memikirkan terkait inflasi yang kian meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646259/sri-mulyani-ungkap-tidak-semua-kenaikan-harga-bisa-ditahan-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646259/sri-mulyani-ungkap-tidak-semua-kenaikan-harga-bisa-ditahan-pemerintah"/><item><title>Sri Mulyani Ungkap Tidak Semua Kenaikan Harga Bisa Ditahan Pemerintah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646259/sri-mulyani-ungkap-tidak-semua-kenaikan-harga-bisa-ditahan-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/11/320/2646259/sri-mulyani-ungkap-tidak-semua-kenaikan-harga-bisa-ditahan-pemerintah</guid><pubDate>Kamis 11 Agustus 2022 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/11/320/2646259/sri-mulyani-ungkap-tidak-semua-kenaikan-harga-bisa-ditahan-pemerintah-1Bh41CmA5g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/11/320/2646259/sri-mulyani-ungkap-tidak-semua-kenaikan-harga-bisa-ditahan-pemerintah-1Bh41CmA5g.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa dirinya tidak bisa berhenti memikirkan terkait inflasi yang kian meningkat. Permasalahannya, inflasi dari kelompok bahan makanan mencapai 11,5%, ini yang tidak bisa diatur oleh pemerintah.
&quot;Memang kelompok harga yang bisa diatur oleh pemerintah, seperti misalnya bensin hingga listrik bisa ditahan, tapi tidak semuanya bisa dikendalikan. Contohnya ya, harga dampak dari kenaikan harga bensin,&quot; ungkap Sri dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Agustus di Jakarta, Kamis (11/8/2022).
BACA JUGA:Curhat Sri Mulyani: Dana Asing Kabur Capai Rp127,91 Triliun

Dia pun menyoroti kenaikan bagian administered price sebesar 6,5%, harga energi dan juga tiket transportasi, misalnya tiket pesawat terbang yang mengalami kenaikan.
&quot;Saya minta semua jajaran waspada, karena krisis pangan dan energi sekarang, dan juga dampaknya, itu tidak semuanya bisa dikompensasi oleh pemerintah. Tidak bisa selamanya (harganya) ditahan dengan krisis energi dan pangan saat ini,&quot; terang Sri.
BACA JUGA:Tak Mau APBN Jebol, Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan BBM Pertalite

Hingga saat ini, dia menyebutkan bahwa anggaran pemerintah untuk subsidi energi sudah membengkak hingga Rp502 triliun.&quot;Ini kalau tidak dikeluarkan atau ditahan, tentu harga energi akan jauh lebih tinggi dari 6,5,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa dirinya tidak bisa berhenti memikirkan terkait inflasi yang kian meningkat. Permasalahannya, inflasi dari kelompok bahan makanan mencapai 11,5%, ini yang tidak bisa diatur oleh pemerintah.
&quot;Memang kelompok harga yang bisa diatur oleh pemerintah, seperti misalnya bensin hingga listrik bisa ditahan, tapi tidak semuanya bisa dikendalikan. Contohnya ya, harga dampak dari kenaikan harga bensin,&quot; ungkap Sri dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Agustus di Jakarta, Kamis (11/8/2022).
BACA JUGA:Curhat Sri Mulyani: Dana Asing Kabur Capai Rp127,91 Triliun

Dia pun menyoroti kenaikan bagian administered price sebesar 6,5%, harga energi dan juga tiket transportasi, misalnya tiket pesawat terbang yang mengalami kenaikan.
&quot;Saya minta semua jajaran waspada, karena krisis pangan dan energi sekarang, dan juga dampaknya, itu tidak semuanya bisa dikompensasi oleh pemerintah. Tidak bisa selamanya (harganya) ditahan dengan krisis energi dan pangan saat ini,&quot; terang Sri.
BACA JUGA:Tak Mau APBN Jebol, Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan BBM Pertalite

Hingga saat ini, dia menyebutkan bahwa anggaran pemerintah untuk subsidi energi sudah membengkak hingga Rp502 triliun.&quot;Ini kalau tidak dikeluarkan atau ditahan, tentu harga energi akan jauh lebih tinggi dari 6,5,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
