<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Terkoreksi Cukup Dalam</title><description>Proyeksi pertumbuhan ekonomi global direvisi ke bawah secara signifikan dan broad-based, termasuk di negara-negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649103/sri-mulyani-sebut-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-terkoreksi-cukup-dalam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649103/sri-mulyani-sebut-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-terkoreksi-cukup-dalam"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Terkoreksi Cukup Dalam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649103/sri-mulyani-sebut-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-terkoreksi-cukup-dalam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649103/sri-mulyani-sebut-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-terkoreksi-cukup-dalam</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2022 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/16/320/2649103/sri-mulyani-sebut-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-terkoreksi-cukup-dalam-DHisDnK2by.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/16/320/2649103/sri-mulyani-sebut-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-global-terkoreksi-cukup-dalam-DHisDnK2by.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Proyeksi pertumbuhan ekonomi global direvisi ke bawah secara signifikan dan broad-based, termasuk di negara-negara besar seperti AS, Tiongkok dan Eropa. Hal itu terjadi karena salah satunya potensi stagflasi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut hal itu yang menciptakan tantangan yang rumit pada tahun ini maupun tahun depan.
BACA JUGA:Kunci Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Sebut RI Negara Terbaik Tangani Covid-19 di Dunia

&quot;Itu konteksnya jika ditanya apakah menjadi tanda-tanda pelemahan ekonomi global? ya. IMF sudah menyebutkan bahwa pemulihan ekonomi global melemah,&quot; ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan &amp;amp; RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022).
Menurut Sri Mulyani, maka di tahun 2021 menjadi tahun pertama sesudah Covid-19 terjadi lonjakan dari pertumbuhan ekonomi dunia hingga mencapai 6,1%.
&quot;Maka tahun 2021 tenaga pemulihan terus merosot, yang tadinya 3,6% sekarang hanya 3,2% dan tahun depan lebih lemah lagi, dari 3,6% di revisi ke 2,9%,&quot; katanya.
BACA JUGA:Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-77, Sri Mulyani: Kita Harus Tingkatkan Persatuan!

Jika dilihat dari semua negara, terutama negara maju mengalami koreksi kebawah untuk tahun ini dan tahun depan.Tiongkok pun mengalami koreksi kebawah, Indonesia juga mengalami namun relatif mild.
&quot;Tahun ini (Indonesia) hanya dikoreksi 0,1% percentage point (pp) ke 5,3% dan tahun depan 0,8% pp ke 5,2%,&quot; ungkapnya.
Disisi lain inflasi justru mengalami kenaikan, negara maju diperkirakan 6,6% atau naik 0,9% pp dan negara berkembang inflasinya diperkirakan di 9,5% atau 0,8% pp.
Namun Menkeu menegaskan seperti yang disampai Menko Airlangga bahwa Indonesia relatif dalam kondisi yang baik.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyeksi pertumbuhan ekonomi global direvisi ke bawah secara signifikan dan broad-based, termasuk di negara-negara besar seperti AS, Tiongkok dan Eropa. Hal itu terjadi karena salah satunya potensi stagflasi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut hal itu yang menciptakan tantangan yang rumit pada tahun ini maupun tahun depan.
BACA JUGA:Kunci Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani Sebut RI Negara Terbaik Tangani Covid-19 di Dunia

&quot;Itu konteksnya jika ditanya apakah menjadi tanda-tanda pelemahan ekonomi global? ya. IMF sudah menyebutkan bahwa pemulihan ekonomi global melemah,&quot; ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan &amp;amp; RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022).
Menurut Sri Mulyani, maka di tahun 2021 menjadi tahun pertama sesudah Covid-19 terjadi lonjakan dari pertumbuhan ekonomi dunia hingga mencapai 6,1%.
&quot;Maka tahun 2021 tenaga pemulihan terus merosot, yang tadinya 3,6% sekarang hanya 3,2% dan tahun depan lebih lemah lagi, dari 3,6% di revisi ke 2,9%,&quot; katanya.
BACA JUGA:Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-77, Sri Mulyani: Kita Harus Tingkatkan Persatuan!

Jika dilihat dari semua negara, terutama negara maju mengalami koreksi kebawah untuk tahun ini dan tahun depan.Tiongkok pun mengalami koreksi kebawah, Indonesia juga mengalami namun relatif mild.
&quot;Tahun ini (Indonesia) hanya dikoreksi 0,1% percentage point (pp) ke 5,3% dan tahun depan 0,8% pp ke 5,2%,&quot; ungkapnya.
Disisi lain inflasi justru mengalami kenaikan, negara maju diperkirakan 6,6% atau naik 0,9% pp dan negara berkembang inflasinya diperkirakan di 9,5% atau 0,8% pp.
Namun Menkeu menegaskan seperti yang disampai Menko Airlangga bahwa Indonesia relatif dalam kondisi yang baik.</content:encoded></item></channel></rss>
