<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah di 7,1%, Sri Mulyani Klaim Indonesia Negara Terbaik dalam Melewati GDP</title><description>Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa situasi ekonomi Indonesia relatif sangat baik dibandingkan dengan negara lain.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649155/sudah-di-7-1-sri-mulyani-klaim-indonesia-negara-terbaik-dalam-melewati-gdp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649155/sudah-di-7-1-sri-mulyani-klaim-indonesia-negara-terbaik-dalam-melewati-gdp"/><item><title>Sudah di 7,1%, Sri Mulyani Klaim Indonesia Negara Terbaik dalam Melewati GDP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649155/sudah-di-7-1-sri-mulyani-klaim-indonesia-negara-terbaik-dalam-melewati-gdp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/320/2649155/sudah-di-7-1-sri-mulyani-klaim-indonesia-negara-terbaik-dalam-melewati-gdp</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2022 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/16/320/2649155/sudah-di-7-1-sri-mulyani-klaim-indonesia-negara-terbaik-dalam-melewati-gdp-7y9R5ib6LU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/16/320/2649155/sudah-di-7-1-sri-mulyani-klaim-indonesia-negara-terbaik-dalam-melewati-gdp-7y9R5ib6LU.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa situasi ekonomi Indonesia relatif sangat baik dibandingkan dengan negara lain. Sejak tahun 2021, Indonesia sudah melewati level pre Covid dari sisi GDP-nya yaitu 1,6% di atas GDP 2019.
&quot;Itu hanya sedikit kalo kita lihat hanya negara yang diatas Indonesia (Jepang, Saudi Arabia, China, Vietnam, Malaysia) yang sudah mencapai pre Covid lain yang lain masih sangat besar,&quot; kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan &amp;amp; RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Tambah Anggaran PUPR Rp27 Triliun, Menteri Basuki Siap Selesaikan Proyek IKN

Per semester I 2022, Indonesia sudah 7,1% diatas GDP tahun 2019 dan Indonesia adalah terbaik ketiga sesudah China dan India di dalam melewati GDP dibandingkan negara-negara lain, bahkan ada negara yang belum pulih sama sekali.
&quot;Seperti negara Italia kebawah ini, bayangkan bahwa Italia ke bawah mereka sudah mengeluarkan dari sisi inflasi juga Indonesia 4,9% jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara G20 dan ASEAN,&quot; ungkapnya.
Pemulihan ekonomi yang sangat kuat bahkan tahun 2022 Indonesia sudah 7,1% diatas GDP tahun 2019 itu adalah salah satunya karena fiscal policy yang melakukan counter siklikal memang menyebabkan defisit tapi defisit yang dilakukan di Indonesia relatif measure.
BACA JUGA:SBN RI Rp66 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada!

Akumulasi defisit dari sejak mulai terjadinya Covid-19 sampai 2021, Indonesia menambah 10,7%. Banyak negara yang countercy fiskalnya itu menyebabkan pertambahan utang mereka dan defisitnya naik double digit di level 16% bahkan di atas 20%.&quot;Coba kita lihat tadi india dia tambahan defisitnya 23% makanya tadi india termasuk yang GDP nya sudah di atas artinya dia membayar jauh lebih besar untuk bisa mendapat pemulihan ekonomi yang terlihat sangat kuat. AS menambah defisit hingga 24,7%,&quot; jelas Sri Mulyani.
Poinnya adalah, lanjut Sri Mulyani, Indonesia menggunakan fiskal tools secara appropriate dan hati-hati, cukup untuk bisa menjaga ekonomi kita tidak terperosok dan bahkan mendorong pemulihan tanpa menyebabkan ekses dari defisit dan utang.
&quot;Ini posisi yg baik karena kemudian terjadi sekarang capital outflow dan volatilitas di pasar keuangan, posisi Indonesia sudah dalam relatif memiliki reputasi fiskal yang kuat,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa situasi ekonomi Indonesia relatif sangat baik dibandingkan dengan negara lain. Sejak tahun 2021, Indonesia sudah melewati level pre Covid dari sisi GDP-nya yaitu 1,6% di atas GDP 2019.
&quot;Itu hanya sedikit kalo kita lihat hanya negara yang diatas Indonesia (Jepang, Saudi Arabia, China, Vietnam, Malaysia) yang sudah mencapai pre Covid lain yang lain masih sangat besar,&quot; kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan &amp;amp; RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Tambah Anggaran PUPR Rp27 Triliun, Menteri Basuki Siap Selesaikan Proyek IKN

Per semester I 2022, Indonesia sudah 7,1% diatas GDP tahun 2019 dan Indonesia adalah terbaik ketiga sesudah China dan India di dalam melewati GDP dibandingkan negara-negara lain, bahkan ada negara yang belum pulih sama sekali.
&quot;Seperti negara Italia kebawah ini, bayangkan bahwa Italia ke bawah mereka sudah mengeluarkan dari sisi inflasi juga Indonesia 4,9% jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara G20 dan ASEAN,&quot; ungkapnya.
Pemulihan ekonomi yang sangat kuat bahkan tahun 2022 Indonesia sudah 7,1% diatas GDP tahun 2019 itu adalah salah satunya karena fiscal policy yang melakukan counter siklikal memang menyebabkan defisit tapi defisit yang dilakukan di Indonesia relatif measure.
BACA JUGA:SBN RI Rp66 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada!

Akumulasi defisit dari sejak mulai terjadinya Covid-19 sampai 2021, Indonesia menambah 10,7%. Banyak negara yang countercy fiskalnya itu menyebabkan pertambahan utang mereka dan defisitnya naik double digit di level 16% bahkan di atas 20%.&quot;Coba kita lihat tadi india dia tambahan defisitnya 23% makanya tadi india termasuk yang GDP nya sudah di atas artinya dia membayar jauh lebih besar untuk bisa mendapat pemulihan ekonomi yang terlihat sangat kuat. AS menambah defisit hingga 24,7%,&quot; jelas Sri Mulyani.
Poinnya adalah, lanjut Sri Mulyani, Indonesia menggunakan fiskal tools secara appropriate dan hati-hati, cukup untuk bisa menjaga ekonomi kita tidak terperosok dan bahkan mendorong pemulihan tanpa menyebabkan ekses dari defisit dan utang.
&quot;Ini posisi yg baik karena kemudian terjadi sekarang capital outflow dan volatilitas di pasar keuangan, posisi Indonesia sudah dalam relatif memiliki reputasi fiskal yang kuat,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
