<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Tambah Anggaran PUPR Rp27 Triliun, Menteri Basuki Siap Selesaikan Proyek IKN</title><description>Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 pagu anggaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/470/2649145/sri-mulyani-tambah-anggaran-pupr-rp27-triliun-menteri-basuki-siap-selesaikan-proyek-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/470/2649145/sri-mulyani-tambah-anggaran-pupr-rp27-triliun-menteri-basuki-siap-selesaikan-proyek-ikn"/><item><title>Sri Mulyani Tambah Anggaran PUPR Rp27 Triliun, Menteri Basuki Siap Selesaikan Proyek IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/470/2649145/sri-mulyani-tambah-anggaran-pupr-rp27-triliun-menteri-basuki-siap-selesaikan-proyek-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/16/470/2649145/sri-mulyani-tambah-anggaran-pupr-rp27-triliun-menteri-basuki-siap-selesaikan-proyek-ikn</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2022 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/16/470/2649145/sri-mulyani-tambah-anggaran-pupr-rp27-triliun-menteri-basuki-siap-selesaikan-proyek-ikn-rGf3NYCIGR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/16/470/2649145/sri-mulyani-tambah-anggaran-pupr-rp27-triliun-menteri-basuki-siap-selesaikan-proyek-ikn-rGf3NYCIGR.jpg</image><title>IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 pagu anggaran Kementerian PUPR bertambah dari pagu indikatif sebelumnya Rp98,2 triliun menjadi Rp125,2 triliun, atau bertambah sebesar Rp27,1 triliun.
Adapun untuk dukungan pembanguan IKN Nusantara pada tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp20,8 triliun yang digunakan untuk membangun infrastruktur dasar pada 5 Direktorat Jendral, yaitu Ditjen SDA Rp1,1 triliun, Ditjen Bina Marga Rp8,7 triliun, Ditjen CK Rp10,3 triliun, Ditjen Perumahan Rp0,5 triliun, dan Ditjen Bina Konstruksi Rp0,1 triliun.
BACA JUGA:Jokowi: IKN Bukan Kota Biasa tapi Kota Rimba dengan Pelayanan Kelas Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terimakasih bu menteri sudah membahas untuk menyiapkan DIPA-nya, mudah-mudahan segera selesai untuk segera dilakukan penandatanganan kontrak dan dilaksanakan pekerjaannya,&quot; ujar Menteri Basuki dalam konferensi persnya, Selasa (16/8/2022).
Menteri Basuki menjelaskan pembangunan prasana dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sebesar Rp43 triliun untuk pembangunam tahap awal yaitu 2022-2024.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Kenaikan Harga Komoditas Ganggu Momentum Pemulihan Ekonomi

&quot;Tahun 2022 dibutuhkan sekitar karena jalan cuman 5 bulan itu Rp5,4 triliun, 2023 itu ada Rp20,8 triliun, sisanya 2024,&quot; kata Menteri Basuki.Seperti diketahui, Kementerian PUPR telah membuka tender untuk pelaksanaan beberapa proyek pembangunan infrastruktur dasar, namun hingga saat ini belum dilakukan penandatangan kontrak.
Menteri Basuki berharap Dipa yang telah dianggarkan bisa cepat turun agar langsung dilakukan penandatangan kontrak untuk segera mulai pembangunan pada tahap awal.
Adapun pembangunan pada tahap awal setidaknya hingga tahun 2024 bakal fokus untuk membangun sarana dan pra sarana pendukung di IKN Nusantara dengan menggarap diatas lahan seluas kurang lebih 900 Hekatre.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 pagu anggaran Kementerian PUPR bertambah dari pagu indikatif sebelumnya Rp98,2 triliun menjadi Rp125,2 triliun, atau bertambah sebesar Rp27,1 triliun.
Adapun untuk dukungan pembanguan IKN Nusantara pada tahun 2023 dianggarkan sebesar Rp20,8 triliun yang digunakan untuk membangun infrastruktur dasar pada 5 Direktorat Jendral, yaitu Ditjen SDA Rp1,1 triliun, Ditjen Bina Marga Rp8,7 triliun, Ditjen CK Rp10,3 triliun, Ditjen Perumahan Rp0,5 triliun, dan Ditjen Bina Konstruksi Rp0,1 triliun.
BACA JUGA:Jokowi: IKN Bukan Kota Biasa tapi Kota Rimba dengan Pelayanan Kelas Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terimakasih bu menteri sudah membahas untuk menyiapkan DIPA-nya, mudah-mudahan segera selesai untuk segera dilakukan penandatanganan kontrak dan dilaksanakan pekerjaannya,&quot; ujar Menteri Basuki dalam konferensi persnya, Selasa (16/8/2022).
Menteri Basuki menjelaskan pembangunan prasana dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sebesar Rp43 triliun untuk pembangunam tahap awal yaitu 2022-2024.
BACA JUGA:Sri Mulyani: Kenaikan Harga Komoditas Ganggu Momentum Pemulihan Ekonomi

&quot;Tahun 2022 dibutuhkan sekitar karena jalan cuman 5 bulan itu Rp5,4 triliun, 2023 itu ada Rp20,8 triliun, sisanya 2024,&quot; kata Menteri Basuki.Seperti diketahui, Kementerian PUPR telah membuka tender untuk pelaksanaan beberapa proyek pembangunan infrastruktur dasar, namun hingga saat ini belum dilakukan penandatangan kontrak.
Menteri Basuki berharap Dipa yang telah dianggarkan bisa cepat turun agar langsung dilakukan penandatangan kontrak untuk segera mulai pembangunan pada tahap awal.
Adapun pembangunan pada tahap awal setidaknya hingga tahun 2024 bakal fokus untuk membangun sarana dan pra sarana pendukung di IKN Nusantara dengan menggarap diatas lahan seluas kurang lebih 900 Hekatre.</content:encoded></item></channel></rss>
