<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Pertamax dan Pertalite Belum Keekonomian, Jangan Kaget Tahu Harga Aslinya</title><description>Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah menyiapkan anggaran subsidi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/20/320/2651041/6-fakta-pertamax-dan-pertalite-belum-keekonomian-jangan-kaget-tahu-harga-aslinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/20/320/2651041/6-fakta-pertamax-dan-pertalite-belum-keekonomian-jangan-kaget-tahu-harga-aslinya"/><item><title>6 Fakta Pertamax dan Pertalite Belum Keekonomian, Jangan Kaget Tahu Harga Aslinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/20/320/2651041/6-fakta-pertamax-dan-pertalite-belum-keekonomian-jangan-kaget-tahu-harga-aslinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/20/320/2651041/6-fakta-pertamax-dan-pertalite-belum-keekonomian-jangan-kaget-tahu-harga-aslinya</guid><pubDate>Sabtu 20 Agustus 2022 06:23 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/19/320/2651041/6-fakta-pertamax-dan-pertalite-belum-keekonomian-jangan-kaget-tahu-harga-aslinya-qShRxdJRrb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BBM Pertamina (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/19/320/2651041/6-fakta-pertamax-dan-pertalite-belum-keekonomian-jangan-kaget-tahu-harga-aslinya-qShRxdJRrb.jpg</image><title>BBM Pertamina (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah menyiapkan anggaran subsidi untuk energi mencapai Rp502,4 triliun.
Berikut fakta pertamax dan pertalite belum keekonomian yang dirangkum Okezone, Sabtu (20/8/2022).
1.	Masih Terjangkau
Subsidi ini diberikan agar BBM seperti Pertalite dan Pertamax masih bisa terjangkau harganya di masyarakat.
BACA JUGA:Harga Pertalite Mau Naik, Driver Ojol Teriak
2.	Jauh dari Harga Keekonomian
Namun, harga kedua jenis BBM itu justru jauh dari harga keekonomian.
&quot;Kita lihat harga keekonomian Pertamax Rp15.150 per liter. Namun kita masih memberikan harga eceran Rp12.500 per liter. Demikian juga Pertalite, harga keekonomiannya Rp13.150 per liter, ecerannya masih Rp7.650 per liter,&quot; ujar Airlangga dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023.
3.	Bandingkan Negara Lain
BACA JUGA:Ini Dampak Mengerikan jika Harga BBM Pertalite Naik
Airlangga pun membandingkan harga BBM Pertalite dan Pertamax di Indonesia yang masih jauh dibanding negara-negara lain.4. Indonesia Masih Murah
Dia menyebut bahwa harga BBM Indonesia masih lebih murah.
&quot;Misalnya saja Thailand yang menjual BBM dengan harga Rp19.500 per liter. Kemudian Vietnam Rp16.645 per liter dan Philipina mencapai Rp21.352 per liter. Kita masih relatif di bawah Asean,&quot; terangnya.
5. Alasan Subsidi BBM
Dia pun menambahkan, subsidi BBM ini dijaga agar tidak menimbulkan laju inflasi tinggi seperti yang sekarang terjadi di banyak negara.
6. Pengendalian Inflasi
Untuk itu, pemerintah terus mengerahkan tim pengendalian inflasi pusat dan daerah untuk mendorong agar program kebijakan terkait keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, dan kelancaran distribusi juga komunikasi secara efektif dengan masyarakat.
&quot;Sehingga tentu tantangan hyperinflation (Hiperinflasi) kelihatannya bisa kita tangani di tahun ini. Demikian pula di tahun depan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah menyiapkan anggaran subsidi untuk energi mencapai Rp502,4 triliun.
Berikut fakta pertamax dan pertalite belum keekonomian yang dirangkum Okezone, Sabtu (20/8/2022).
1.	Masih Terjangkau
Subsidi ini diberikan agar BBM seperti Pertalite dan Pertamax masih bisa terjangkau harganya di masyarakat.
BACA JUGA:Harga Pertalite Mau Naik, Driver Ojol Teriak
2.	Jauh dari Harga Keekonomian
Namun, harga kedua jenis BBM itu justru jauh dari harga keekonomian.
&quot;Kita lihat harga keekonomian Pertamax Rp15.150 per liter. Namun kita masih memberikan harga eceran Rp12.500 per liter. Demikian juga Pertalite, harga keekonomiannya Rp13.150 per liter, ecerannya masih Rp7.650 per liter,&quot; ujar Airlangga dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023.
3.	Bandingkan Negara Lain
BACA JUGA:Ini Dampak Mengerikan jika Harga BBM Pertalite Naik
Airlangga pun membandingkan harga BBM Pertalite dan Pertamax di Indonesia yang masih jauh dibanding negara-negara lain.4. Indonesia Masih Murah
Dia menyebut bahwa harga BBM Indonesia masih lebih murah.
&quot;Misalnya saja Thailand yang menjual BBM dengan harga Rp19.500 per liter. Kemudian Vietnam Rp16.645 per liter dan Philipina mencapai Rp21.352 per liter. Kita masih relatif di bawah Asean,&quot; terangnya.
5. Alasan Subsidi BBM
Dia pun menambahkan, subsidi BBM ini dijaga agar tidak menimbulkan laju inflasi tinggi seperti yang sekarang terjadi di banyak negara.
6. Pengendalian Inflasi
Untuk itu, pemerintah terus mengerahkan tim pengendalian inflasi pusat dan daerah untuk mendorong agar program kebijakan terkait keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, dan kelancaran distribusi juga komunikasi secara efektif dengan masyarakat.
&quot;Sehingga tentu tantangan hyperinflation (Hiperinflasi) kelihatannya bisa kita tangani di tahun ini. Demikian pula di tahun depan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
