<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kino Indonesia (KINO) Kantongi Laba Rp44,8 Miliar, Tumbuh 18,94%</title><description>PT Kino Indonesia Tbk (KINO) membukukan kenaikan laba bersih sepanjang semester I 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/278/2651649/kino-indonesia-kino-kantongi-laba-rp44-8-miliar-tumbuh-18-94</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/278/2651649/kino-indonesia-kino-kantongi-laba-rp44-8-miliar-tumbuh-18-94"/><item><title>Kino Indonesia (KINO) Kantongi Laba Rp44,8 Miliar, Tumbuh 18,94%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/278/2651649/kino-indonesia-kino-kantongi-laba-rp44-8-miliar-tumbuh-18-94</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/278/2651649/kino-indonesia-kino-kantongi-laba-rp44-8-miliar-tumbuh-18-94</guid><pubDate>Minggu 21 Agustus 2022 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/21/278/2651649/kino-indonesia-kino-kantongi-laba-rp44-8-miliar-tumbuh-18-94-LS3bkINBUZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Kino Indonesia alami kenaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/21/278/2651649/kino-indonesia-kino-kantongi-laba-rp44-8-miliar-tumbuh-18-94-LS3bkINBUZ.jpg</image><title>Laba Kino Indonesia alami kenaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kino Indonesia Tbk (KINO) membukukan kenaikan laba bersih sepanjang semester I 2022. Emiten consumer goods ini mengantongi laba sebesar Rp44,84 miliar atau naik 18,94% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp37,70 miliar.
BACA JUGA:Kino Indonesia (KINO) Raih Pinjaman Rp100 Miliar dari Anak Usaha

Kenaikan laba perseroan juga ditopang oleh angka penjualan yang meningkat sebesar 3,63% menjadi Rp2 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,93 triliun. Penjualan produk minuman menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang Rp1,13 triliun atau tumbuh 35,61% dari Rp838,72 miliar.
Kemudian, penjualan produk makanan hewan hingga Juni 2022 tercatat sebesar Rp2,96 miliar dari sebelumnya rugi Rp48,87 juta. Sementara itu, penjualan produk perseroan lainnya kompak mengalami penurunan yakni, produk perawatan tubuh turun 23,96% menjadi Rp654,61 miliar dari Rp860,91 miliar.
BACA JUGA:KINO Tebar Dividen Rp17,1 Miliar, Catat Tanggalnya

Selanjutnya, penjualan produk makanan turun dari sebelumnya sebesar Rp207,67 miliar menjadi Rp194,82 miliar, serta produk farmasi tercatat sebesar Rp14,95 miliar atau turun dari sebelumnya sebesar Rp27,15 miliar.Di sisi lain, beban pokok penjualan naik sebesar 18,82% menjadi  Rp1,20 triliun dari sebelumnya Rp1,01 triliun. Sedangkan, beban  penjualan susut menjadi Rp506,07 miliar dari sebelumnya Rp613,77 miliar,  serta beban umum dan administrasi turun dari Rp210,70 miliar menjadi  Rp162,96 miliar.
Sepanjang paruh pertama tahun ini, total nilai aset KINO tumbuh 4,75%  menjadi Rp5,60 triliun dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar  Rp5,34 triliun. Liabilitas perseroan pun naik 15,57% menjadi Rp3,10  triliun dan ekuitas KINO tercatat sebesar Rp2,49 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kino Indonesia Tbk (KINO) membukukan kenaikan laba bersih sepanjang semester I 2022. Emiten consumer goods ini mengantongi laba sebesar Rp44,84 miliar atau naik 18,94% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp37,70 miliar.
BACA JUGA:Kino Indonesia (KINO) Raih Pinjaman Rp100 Miliar dari Anak Usaha

Kenaikan laba perseroan juga ditopang oleh angka penjualan yang meningkat sebesar 3,63% menjadi Rp2 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,93 triliun. Penjualan produk minuman menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang Rp1,13 triliun atau tumbuh 35,61% dari Rp838,72 miliar.
Kemudian, penjualan produk makanan hewan hingga Juni 2022 tercatat sebesar Rp2,96 miliar dari sebelumnya rugi Rp48,87 juta. Sementara itu, penjualan produk perseroan lainnya kompak mengalami penurunan yakni, produk perawatan tubuh turun 23,96% menjadi Rp654,61 miliar dari Rp860,91 miliar.
BACA JUGA:KINO Tebar Dividen Rp17,1 Miliar, Catat Tanggalnya

Selanjutnya, penjualan produk makanan turun dari sebelumnya sebesar Rp207,67 miliar menjadi Rp194,82 miliar, serta produk farmasi tercatat sebesar Rp14,95 miliar atau turun dari sebelumnya sebesar Rp27,15 miliar.Di sisi lain, beban pokok penjualan naik sebesar 18,82% menjadi  Rp1,20 triliun dari sebelumnya Rp1,01 triliun. Sedangkan, beban  penjualan susut menjadi Rp506,07 miliar dari sebelumnya Rp613,77 miliar,  serta beban umum dan administrasi turun dari Rp210,70 miliar menjadi  Rp162,96 miliar.
Sepanjang paruh pertama tahun ini, total nilai aset KINO tumbuh 4,75%  menjadi Rp5,60 triliun dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar  Rp5,34 triliun. Liabilitas perseroan pun naik 15,57% menjadi Rp3,10  triliun dan ekuitas KINO tercatat sebesar Rp2,49 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
