<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Jurus Menhub Stabilkan Harga Tiket Pesawat, Maskapai Diminta Tebar Diskon</title><description>Kementerian Perhubungan melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga tiket pesawat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/320/2651716/3-jurus-menhub-stabilkan-harga-tiket-pesawat-maskapai-diminta-tebar-diskon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/320/2651716/3-jurus-menhub-stabilkan-harga-tiket-pesawat-maskapai-diminta-tebar-diskon"/><item><title>3 Jurus Menhub Stabilkan Harga Tiket Pesawat, Maskapai Diminta Tebar Diskon</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/320/2651716/3-jurus-menhub-stabilkan-harga-tiket-pesawat-maskapai-diminta-tebar-diskon</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/320/2651716/3-jurus-menhub-stabilkan-harga-tiket-pesawat-maskapai-diminta-tebar-diskon</guid><pubDate>Minggu 21 Agustus 2022 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/21/320/2651716/3-jurus-menhub-stabilkan-harga-tiket-pesawat-maskapai-diminta-tebar-diskon-eYXp0aMO9S.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jurus Menhub turunkan harga tiket pesawat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/21/320/2651716/3-jurus-menhub-stabilkan-harga-tiket-pesawat-maskapai-diminta-tebar-diskon-eYXp0aMO9S.jpeg</image><title>Jurus Menhub turunkan harga tiket pesawat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Perhubungan melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga tiket pesawat. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan inflasi yang tinggi sebagaimana arahan dari Presiden RI Joko Widodo.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan yakni: Kemenkeu, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, operator penerbangan, dan pihak terkait lainnya. Ia mengungkapkan ada tiga upaya utama yang dilakukan.
BACA JUGA:Jurus Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat

Pertama yakni, kami sudah meminta kepada maskapai penerbangan untuk melakukan upaya efisiensi dan inovasi untuk mengelola harga tiket pesawat lebih terjangkau.
&amp;ldquo;Melakukan efisiensi, memberikan diskon dan tarif yang lebih murah di waktu-waktu tertentu, dan inovasi-inovasi lainnya,&amp;rdquo; ujar Menhub, Minggu (21/8/2022).
BACA JUGA:4 Fakta Mahalnya Harga Tiket Pesawat yang Disoroti Presiden Jokowi 

Kemudian upaya kedua yaitu, melakukan upaya bersama antara pemda dan maskapai  dan penumpang untuk memaksimalkan keterisian penumpang di waktu-waktu tertentu.
&amp;ldquo;Di hari kerja, misalnya di hari Rabu pada siang hari, biasanya okupansi rata-rata hanya 50%. Maskapai harus mempromosikan diskon atau menurunkan harga karena demand yang rendah. Masyarakat bisa memanfaatkan waktu-waktu tersebut untuk mendapatkan tiket yang lebih murah. Sehingga tingkat keterisian penumpang akan semakin meningkat dan harga tiketnya stabil, dan secara kumulatif pendapatan maskapai meningkat dan akan memberi ruang agar tidak mengenakan tarif batas atas pada waktu puncak,&amp;rdquo; tutur Menhub.Selanjutnya, meningkatkan peran pemda untuk memberikan subsidi dengan  cara melakukan block seat, dimana pemda menjamin tingkat keterisian  agar bisa lebih dari 60%.
&amp;ldquo;Contohnya yang dilakukan pemda di Toraja, Sulawesi Selatan. Mereka  memberikan dukungan kepada maskapai sehingga tingkat keterisian bisa di  atas 70% dan maskapai bisa terus melayani rute tersebut dengan harga  yang terjangkau, karena kepastian okupansinya,&amp;rdquo; kata Menhub.
Upaya yang ketiga yang dilakukan yaitu, adalah usulan dari  stakeholder menghilangkan atau menurunkan pajak pertambahan nilai (PPN)  avtur menjadi 5%.
&amp;ldquo;Karena avtur mempengaruhi biaya operasional penerbangan sekitar 40%  lebih. Terlebih untuk pesawat kecil seperti propeller yang melayani  daerah-daerah pelosok. Kami akan mengusulkan  kepada Kementerian  Keuangan terkait hal ini. Kalau semua upaya ini bisa dilakukan,  diharapkan dapat menstabilkan harga tiket antara 15-20%,&amp;rdquo; ucap Menhub.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Perhubungan melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga tiket pesawat. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan inflasi yang tinggi sebagaimana arahan dari Presiden RI Joko Widodo.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan yakni: Kemenkeu, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, operator penerbangan, dan pihak terkait lainnya. Ia mengungkapkan ada tiga upaya utama yang dilakukan.
BACA JUGA:Jurus Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat

Pertama yakni, kami sudah meminta kepada maskapai penerbangan untuk melakukan upaya efisiensi dan inovasi untuk mengelola harga tiket pesawat lebih terjangkau.
&amp;ldquo;Melakukan efisiensi, memberikan diskon dan tarif yang lebih murah di waktu-waktu tertentu, dan inovasi-inovasi lainnya,&amp;rdquo; ujar Menhub, Minggu (21/8/2022).
BACA JUGA:4 Fakta Mahalnya Harga Tiket Pesawat yang Disoroti Presiden Jokowi 

Kemudian upaya kedua yaitu, melakukan upaya bersama antara pemda dan maskapai  dan penumpang untuk memaksimalkan keterisian penumpang di waktu-waktu tertentu.
&amp;ldquo;Di hari kerja, misalnya di hari Rabu pada siang hari, biasanya okupansi rata-rata hanya 50%. Maskapai harus mempromosikan diskon atau menurunkan harga karena demand yang rendah. Masyarakat bisa memanfaatkan waktu-waktu tersebut untuk mendapatkan tiket yang lebih murah. Sehingga tingkat keterisian penumpang akan semakin meningkat dan harga tiketnya stabil, dan secara kumulatif pendapatan maskapai meningkat dan akan memberi ruang agar tidak mengenakan tarif batas atas pada waktu puncak,&amp;rdquo; tutur Menhub.Selanjutnya, meningkatkan peran pemda untuk memberikan subsidi dengan  cara melakukan block seat, dimana pemda menjamin tingkat keterisian  agar bisa lebih dari 60%.
&amp;ldquo;Contohnya yang dilakukan pemda di Toraja, Sulawesi Selatan. Mereka  memberikan dukungan kepada maskapai sehingga tingkat keterisian bisa di  atas 70% dan maskapai bisa terus melayani rute tersebut dengan harga  yang terjangkau, karena kepastian okupansinya,&amp;rdquo; kata Menhub.
Upaya yang ketiga yang dilakukan yaitu, adalah usulan dari  stakeholder menghilangkan atau menurunkan pajak pertambahan nilai (PPN)  avtur menjadi 5%.
&amp;ldquo;Karena avtur mempengaruhi biaya operasional penerbangan sekitar 40%  lebih. Terlebih untuk pesawat kecil seperti propeller yang melayani  daerah-daerah pelosok. Kami akan mengusulkan  kepada Kementerian  Keuangan terkait hal ini. Kalau semua upaya ini bisa dilakukan,  diharapkan dapat menstabilkan harga tiket antara 15-20%,&amp;rdquo; ucap Menhub.</content:encoded></item></channel></rss>
