<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>22 Menara Rusun Pekerja di IKN Siap Dibangun</title><description>22 menara rumah susun (rusun) untuk para pekerja konstruksi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara siap dibangun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/470/2651702/22-menara-rusun-pekerja-di-ikn-siap-dibangun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/470/2651702/22-menara-rusun-pekerja-di-ikn-siap-dibangun"/><item><title>22 Menara Rusun Pekerja di IKN Siap Dibangun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/470/2651702/22-menara-rusun-pekerja-di-ikn-siap-dibangun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/21/470/2651702/22-menara-rusun-pekerja-di-ikn-siap-dibangun</guid><pubDate>Minggu 21 Agustus 2022 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/21/470/2651702/22-menara-rusun-pekerja-di-ikn-siap-dibangun-Epu4PkpFqO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rusun siap dibangun di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/21/470/2651702/22-menara-rusun-pekerja-di-ikn-siap-dibangun-Epu4PkpFqO.jpg</image><title>Rusun siap dibangun di IKN Nusantara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - 22 menara rumah susun (rusun) untuk para pekerja konstruksi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara siap dibangun.
&quot;Kementerian PUPR yang ditugaskan membangun infrastruktur dasar di IKN Nusantara akan menyiapkan 22 tower (menara) rusun untuk para pekerja konstruksi,&quot; ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dilansir dari Antara, Minggu (21/8/2022).
BACA JUGA:Rencana Detil Tata Ruang IKN Diserahkan Tim Transisi Otorita, Proyek Mulai Digarap? 

Rusun tersebut dibangun Kementerian PUPR bersama KSO Wika Gedung dan Adhi Karya dengan masing-masing menara setinggi empat lantai dengan teknologi modular yang dapat menampung sekitar 17.000 pekerja konstruksi.
Iwan menerangkan pihaknya akan berupaya membangun rusun dengan teknologi fabrikasi hunian modular agar proses pembangunan rusun bisa berjalan dengan cepat dan memiliki ukuran yang tepat.
Menurut dia, saat ini ada dua tugas pembangunan hunian di IKN Nusantara yakni pembangunan hunian pekerja konstruksi tahap satu sebanyak 22 menara dan rumah dinas untuk para menteri yang bertugas sebanyak 36 unit.
BACA JUGA:IKN Kota Rimba dengan Pelayanan Kelas Dunia

Untuk rusun pekerja konstruksi diperkirakan dapat selesai dibangun dengan target waktu pembangunan sekitar tiga bulan dengan teknologi hunian modular.
&quot;Rusun yang kami bangun untuk pekerja sebanyak 22 tower (menara) masing-masing empat lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas antara lain hunian lengkap dengan meubelair (perabot), kesehatan, kantin, toko, tempat ibadah, dan building management. Kami juga mengutamakan pemanfaatan produk dalam negeri dalam pembangunan rusun pekerja konstruksi ini,&quot; katanya.Lebih lanjut, Iwan menerangkan pekerjaan pembangunan rusun pekerja  ini harus dilaksanakan secara cepat karena sekitar akhir tahun pekerjaan  konstruksi di IKN Nusantara mulai berjalan di lapangan.
&quot;Anggaran pembangunan rusun pekerja konstruksi ini sekitar Rp600  miliar. Kami ingin para pekerja konstruksi di IKN Nusantara bisa bekerja  dengan aman sesuai standar dan tinggal di hunian yang layak dan sehat,  sehingga hasil pembangunan juga berkualitas,&quot; katanya.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional  (ATR/BPN) telah menyerahkan dokumen rencana detail tata ruang (RDTR) Ibu  Kota Negara (IKN) kepada Tim Transisi Otorita IKN yang akan digunakan  sebagai rencana rinci dan acuan perizinan pemanfaatan ruang.
&quot;Peran RDTR ini penting, karena RDTR sebagai garda terdepan dalam  perencanaan dan implementasi pemanfaatan ruang serta pembangunan,&quot; ujar  Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa dalam  keterangannya yang dikutip di Jakarta, Sabtu.
Sebelumnya, telah dilakukan rapat koordinasi tindak lanjut penyusunan  RDTR IKN pada 8 Agustus lalu yang membahas rancangan RDTR dan kajian  lingkungan hidup strategis (KLHS). Kementerian ATR/BPN juga telah  menyerahkan dokumen-dokumen perencanaan RDTR IKN yang telah disusun ke  Badan Otorita IKN.
Dokumen perencanaan tersebut di antaranya RDTR Wilayah Perencanaan  (WP) 1 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), RDTR WP 2 IKN Barat, RDTR  WP 4 IKN Timur I, dan RDTR WP 5 IKN Timur II. Keempat dokumen RDTR yang  telah disusun tersebut selanjutnya dapat diproses penetapannya oleh  Badan Otorita IKN melalui mekanisme koordinasi di Tim Transisi IKN.</description><content:encoded>JAKARTA - 22 menara rumah susun (rusun) untuk para pekerja konstruksi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara siap dibangun.
&quot;Kementerian PUPR yang ditugaskan membangun infrastruktur dasar di IKN Nusantara akan menyiapkan 22 tower (menara) rusun untuk para pekerja konstruksi,&quot; ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dilansir dari Antara, Minggu (21/8/2022).
BACA JUGA:Rencana Detil Tata Ruang IKN Diserahkan Tim Transisi Otorita, Proyek Mulai Digarap? 

Rusun tersebut dibangun Kementerian PUPR bersama KSO Wika Gedung dan Adhi Karya dengan masing-masing menara setinggi empat lantai dengan teknologi modular yang dapat menampung sekitar 17.000 pekerja konstruksi.
Iwan menerangkan pihaknya akan berupaya membangun rusun dengan teknologi fabrikasi hunian modular agar proses pembangunan rusun bisa berjalan dengan cepat dan memiliki ukuran yang tepat.
Menurut dia, saat ini ada dua tugas pembangunan hunian di IKN Nusantara yakni pembangunan hunian pekerja konstruksi tahap satu sebanyak 22 menara dan rumah dinas untuk para menteri yang bertugas sebanyak 36 unit.
BACA JUGA:IKN Kota Rimba dengan Pelayanan Kelas Dunia

Untuk rusun pekerja konstruksi diperkirakan dapat selesai dibangun dengan target waktu pembangunan sekitar tiga bulan dengan teknologi hunian modular.
&quot;Rusun yang kami bangun untuk pekerja sebanyak 22 tower (menara) masing-masing empat lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas antara lain hunian lengkap dengan meubelair (perabot), kesehatan, kantin, toko, tempat ibadah, dan building management. Kami juga mengutamakan pemanfaatan produk dalam negeri dalam pembangunan rusun pekerja konstruksi ini,&quot; katanya.Lebih lanjut, Iwan menerangkan pekerjaan pembangunan rusun pekerja  ini harus dilaksanakan secara cepat karena sekitar akhir tahun pekerjaan  konstruksi di IKN Nusantara mulai berjalan di lapangan.
&quot;Anggaran pembangunan rusun pekerja konstruksi ini sekitar Rp600  miliar. Kami ingin para pekerja konstruksi di IKN Nusantara bisa bekerja  dengan aman sesuai standar dan tinggal di hunian yang layak dan sehat,  sehingga hasil pembangunan juga berkualitas,&quot; katanya.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional  (ATR/BPN) telah menyerahkan dokumen rencana detail tata ruang (RDTR) Ibu  Kota Negara (IKN) kepada Tim Transisi Otorita IKN yang akan digunakan  sebagai rencana rinci dan acuan perizinan pemanfaatan ruang.
&quot;Peran RDTR ini penting, karena RDTR sebagai garda terdepan dalam  perencanaan dan implementasi pemanfaatan ruang serta pembangunan,&quot; ujar  Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa dalam  keterangannya yang dikutip di Jakarta, Sabtu.
Sebelumnya, telah dilakukan rapat koordinasi tindak lanjut penyusunan  RDTR IKN pada 8 Agustus lalu yang membahas rancangan RDTR dan kajian  lingkungan hidup strategis (KLHS). Kementerian ATR/BPN juga telah  menyerahkan dokumen-dokumen perencanaan RDTR IKN yang telah disusun ke  Badan Otorita IKN.
Dokumen perencanaan tersebut di antaranya RDTR Wilayah Perencanaan  (WP) 1 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), RDTR WP 2 IKN Barat, RDTR  WP 4 IKN Timur I, dan RDTR WP 5 IKN Timur II. Keempat dokumen RDTR yang  telah disusun tersebut selanjutnya dapat diproses penetapannya oleh  Badan Otorita IKN melalui mekanisme koordinasi di Tim Transisi IKN.</content:encoded></item></channel></rss>
