<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Telur Ayam Naik Bikin Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Biang Keroknya</title><description>Harga telur ayam di sejumlah Pasar tradisional Kota Cirebon terus mengalami kenaikan. Kini harganya tembus Rp31.000/kg.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2651991/harga-telur-ayam-naik-bikin-sepi-pembeli-pedagang-ungkap-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2651991/harga-telur-ayam-naik-bikin-sepi-pembeli-pedagang-ungkap-biang-keroknya"/><item><title>Harga Telur Ayam Naik Bikin Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2651991/harga-telur-ayam-naik-bikin-sepi-pembeli-pedagang-ungkap-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2651991/harga-telur-ayam-naik-bikin-sepi-pembeli-pedagang-ungkap-biang-keroknya</guid><pubDate>Senin 22 Agustus 2022 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Rahman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/22/320/2651991/harga-telur-ayam-naik-bikin-sepi-pembeli-pedagang-ungkap-biang-keroknya-mJFkvY6F4k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Telur. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/22/320/2651991/harga-telur-ayam-naik-bikin-sepi-pembeli-pedagang-ungkap-biang-keroknya-mJFkvY6F4k.jpg</image><title>Telur. (Foto: MPI)</title></images><description>CIREBON - Harga telur ayam di sejumlah Pasar tradisional Kota Cirebon terus mengalami kenaikan. Kini harganya tembus Rp31.000/kg.

Hal itu membuat, daya beli masyarakat menurun dan pedagang sepi pembeli.

Berdasarkan Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI), harga telur ayam, seperti di Pasar Tradisional Kanoman Kota Cirebon menyentuh Rp31.000/kg dari Rp26.000/kg.

&quot;Sekarang tembus Rp31.000 mas, kenaikannya cukup drastis. Dari harga sebelumnya Rp26.000, sekarang sudah mencapai Rp30.000 lebih,&quot; ujar salah satu pedagang telur di Pasar Tradisional Kanoman Cirebon bernama Alan, Senin (22/08/2022)
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harga Telur Ayam Meroket Jadi Rp31.000/Kg, Pedagang: Pusing Saya
Kenaikan harga yang fantastis itu, lanjut Alan membuat daya beli masyarakat menurun.

Bahkan, para pedagang mengalami sepi pembeli, tidak bisa menyetok banyak telur untuk dijual.

&quot;Semenjak harga naik, sepi dari pembeli. Yang biasanya satu hari habis sekitar 60 kilo, sekarang-sekarang ini 15 kilo aja sehari terkadang tidak habis. Karena pembelinya tidak ada,&quot; jelasnya.
Saat disinggung penyebab kenaikan harga telur, dia menyebut itu terjadi karena dari harga pakan ayam mahal.

Sehingga mempengaruhi harga jual beli telur ayam di sejumlah pasar.

&quot;Ini dari peternaknya sudah naik harganya, alasanya karena harga pakan ayam sedang mahal,&quot; ucapnya.

Akibat kenaikan harga telur ayam ini, para pedagang hanya bisa pasrah dan berharap bisa kembali normal.

&quot;Kami sangat berharap, harga telur ayam ini kembali normal. Dan pasokan ayam telur ke pasar tetap aman,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>CIREBON - Harga telur ayam di sejumlah Pasar tradisional Kota Cirebon terus mengalami kenaikan. Kini harganya tembus Rp31.000/kg.

Hal itu membuat, daya beli masyarakat menurun dan pedagang sepi pembeli.

Berdasarkan Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI), harga telur ayam, seperti di Pasar Tradisional Kanoman Kota Cirebon menyentuh Rp31.000/kg dari Rp26.000/kg.

&quot;Sekarang tembus Rp31.000 mas, kenaikannya cukup drastis. Dari harga sebelumnya Rp26.000, sekarang sudah mencapai Rp30.000 lebih,&quot; ujar salah satu pedagang telur di Pasar Tradisional Kanoman Cirebon bernama Alan, Senin (22/08/2022)
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harga Telur Ayam Meroket Jadi Rp31.000/Kg, Pedagang: Pusing Saya
Kenaikan harga yang fantastis itu, lanjut Alan membuat daya beli masyarakat menurun.

Bahkan, para pedagang mengalami sepi pembeli, tidak bisa menyetok banyak telur untuk dijual.

&quot;Semenjak harga naik, sepi dari pembeli. Yang biasanya satu hari habis sekitar 60 kilo, sekarang-sekarang ini 15 kilo aja sehari terkadang tidak habis. Karena pembelinya tidak ada,&quot; jelasnya.
Saat disinggung penyebab kenaikan harga telur, dia menyebut itu terjadi karena dari harga pakan ayam mahal.

Sehingga mempengaruhi harga jual beli telur ayam di sejumlah pasar.

&quot;Ini dari peternaknya sudah naik harganya, alasanya karena harga pakan ayam sedang mahal,&quot; ucapnya.

Akibat kenaikan harga telur ayam ini, para pedagang hanya bisa pasrah dan berharap bisa kembali normal.

&quot;Kami sangat berharap, harga telur ayam ini kembali normal. Dan pasokan ayam telur ke pasar tetap aman,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
