<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingin Mangga Gresik Diekspor hingga ke Timur Tengah</title><description>Presiden Joko Widodo ingin produksi mangga asal Gresik di eskpor hingga ke wilayah Timur Tengah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2652008/jokowi-ingin-mangga-gresik-diekspor-hingga-ke-timur-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2652008/jokowi-ingin-mangga-gresik-diekspor-hingga-ke-timur-tengah"/><item><title>Jokowi Ingin Mangga Gresik Diekspor hingga ke Timur Tengah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2652008/jokowi-ingin-mangga-gresik-diekspor-hingga-ke-timur-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/22/320/2652008/jokowi-ingin-mangga-gresik-diekspor-hingga-ke-timur-tengah</guid><pubDate>Senin 22 Agustus 2022 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/22/320/2652008/jokowi-ingin-mangga-gresik-diekspor-hingga-ke-timur-tengah-4kHeV3hTov.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi ingin mangga asal Gresik diekspor (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/22/320/2652008/jokowi-ingin-mangga-gresik-diekspor-hingga-ke-timur-tengah-4kHeV3hTov.jpg</image><title>Jokowi ingin mangga asal Gresik diekspor (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin produksi mangga asal Gresik di eskpor hingga ke wilayah Timur Tengah. Jokowi meminta produksi mangga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan buah tropis tersebut di dalam negeri dan ekspor.
Hal itu ditandai dengan penanaman bibit mangga di lahan seluas 1.000 hektare di empat kecamatan Kabupaten Gresik melalui pengembangan lumbung pangan (food estate) milik rakyat dan swasta yang terintegrasi dengan embung.
BACA JUGA:Resmikan Food Estate di Gresik, Jokowi: Bisa Tanam Mangga 1.000 Ha

&quot;Yang kita inginkan adalah produksi ini, ini ditanam sekarang nanti bisa berproduksi berbuah kira-kira 3 tahun. Sebagian diekspor, sebagian untuk keperluan domestik,&quot; kata Presiden Joko Widodo dilansir dari Antara, Senin (22/8/2022).
Presiden menjelaskan bahwa saat ini produksi mangga domestik untuk memenuhi permintaan ekspor masih kurang.
BACA JUGA:Jokowi Luncurkan Lumbung Pangan hingga Bagi-Bagi Bansos di Gresik

Menurut Presiden Jokowi, negara-negara di kawasan Timur Tengah, Eropa, China dan Jepang memiliki permintaan terhadap mangga asal Indonesia.
Oleh karena itu, Presiden memerintahkan perluasan produksi mangga tidak hanya di Kabupaten Gresik, melainkan pada kabupaten lain yang memiliki lahan kondisi marginal untuk ditanami mangga.
&quot;Saya kira banyak permintaan, sehingga ini kita mulai dan nanti tidak hanya di Kabupaten Gresik, tapi juga di kabupaten lain yang kira-kira memiliki kondisi lahan marginal yang cocok untuk mangga,&quot; kata Presiden.Kepala Negara juga mengapresiasi lumbung pangan tanaman mangga di  Kabupaten Gresik yang memiliki manajemen penanaman yang baik, bahkan  hingga ke hilir, seperti pendampingan dan pengecekan produksi (quality  control) terhadap produk yang akan dibeli konsumen.
Adapun peluncuran lumbung pangan (food estate) berbasis mangga dan  taksi alsintan di Penceng, Kabupaten Gresik, Senin, ini merupakan  rangkaian kunjungan kerja Presiden di hari kedua di Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta,  setelah peluncuran lumbung pangan, Presiden akan menuju ke Pasar  Larangan, Kabupaten Sidoarjo untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial  bagi para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para  pedagang.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo ingin produksi mangga asal Gresik di eskpor hingga ke wilayah Timur Tengah. Jokowi meminta produksi mangga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan buah tropis tersebut di dalam negeri dan ekspor.
Hal itu ditandai dengan penanaman bibit mangga di lahan seluas 1.000 hektare di empat kecamatan Kabupaten Gresik melalui pengembangan lumbung pangan (food estate) milik rakyat dan swasta yang terintegrasi dengan embung.
BACA JUGA:Resmikan Food Estate di Gresik, Jokowi: Bisa Tanam Mangga 1.000 Ha

&quot;Yang kita inginkan adalah produksi ini, ini ditanam sekarang nanti bisa berproduksi berbuah kira-kira 3 tahun. Sebagian diekspor, sebagian untuk keperluan domestik,&quot; kata Presiden Joko Widodo dilansir dari Antara, Senin (22/8/2022).
Presiden menjelaskan bahwa saat ini produksi mangga domestik untuk memenuhi permintaan ekspor masih kurang.
BACA JUGA:Jokowi Luncurkan Lumbung Pangan hingga Bagi-Bagi Bansos di Gresik

Menurut Presiden Jokowi, negara-negara di kawasan Timur Tengah, Eropa, China dan Jepang memiliki permintaan terhadap mangga asal Indonesia.
Oleh karena itu, Presiden memerintahkan perluasan produksi mangga tidak hanya di Kabupaten Gresik, melainkan pada kabupaten lain yang memiliki lahan kondisi marginal untuk ditanami mangga.
&quot;Saya kira banyak permintaan, sehingga ini kita mulai dan nanti tidak hanya di Kabupaten Gresik, tapi juga di kabupaten lain yang kira-kira memiliki kondisi lahan marginal yang cocok untuk mangga,&quot; kata Presiden.Kepala Negara juga mengapresiasi lumbung pangan tanaman mangga di  Kabupaten Gresik yang memiliki manajemen penanaman yang baik, bahkan  hingga ke hilir, seperti pendampingan dan pengecekan produksi (quality  control) terhadap produk yang akan dibeli konsumen.
Adapun peluncuran lumbung pangan (food estate) berbasis mangga dan  taksi alsintan di Penceng, Kabupaten Gresik, Senin, ini merupakan  rangkaian kunjungan kerja Presiden di hari kedua di Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta,  setelah peluncuran lumbung pangan, Presiden akan menuju ke Pasar  Larangan, Kabupaten Sidoarjo untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial  bagi para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para  pedagang.</content:encoded></item></channel></rss>
