<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Telur Ayam di Peternak Naik Jadi Rp26.500/Kg</title><description>Harga telur ayam di peternak mengalami kenaikan. Harga telur ayam di tingkat peternak naik 10%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652561/harga-telur-ayam-di-peternak-naik-jadi-rp26-500-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652561/harga-telur-ayam-di-peternak-naik-jadi-rp26-500-kg"/><item><title>Harga Telur Ayam di Peternak Naik Jadi Rp26.500/Kg</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652561/harga-telur-ayam-di-peternak-naik-jadi-rp26-500-kg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652561/harga-telur-ayam-di-peternak-naik-jadi-rp26-500-kg</guid><pubDate>Selasa 23 Agustus 2022 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/23/320/2652561/harga-telur-ayam-di-peternak-naik-jadi-rp26-500-kg-deuXdGSUrS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga telur ayam di peternak naik (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/23/320/2652561/harga-telur-ayam-di-peternak-naik-jadi-rp26-500-kg-deuXdGSUrS.jpg</image><title>Harga telur ayam di peternak naik (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Harga telur ayam di peternak mengalami kenaikan. Harga telur ayam di tingkat peternak naik 10%.
&quot;Di peternak juga naik 10% dari harga awal bulan. Harga tertinggi di peternak Rp26.500/kg untuk diambil pedagang,&quot; kata Suwardi Peternak Telur di Kendal kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (23/8/2022).
BACA JUGA:Bansos Jadi Penyebab Naiknya Harga Telur Ayam, Kok Bisa?

Kendati demikian, dia mengungkapkan, kenaikan itu bukan yang tertinggi dalam sejarah. Sebab, yang tertinggi itu pada saat menjelang lebaran, harganya sampai tembus Rp29.000/kg di peternak.
&quot;Di peternak, saat ini tidak paling tinggi karena menjelang lebaran sempat Rp29.000/kg di peternak dan di pasaran Rp35.000/kg,&quot; ungkap Suwardi.
Lebih lanjut dia mamaparkan, harga telur yang melonjak ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya karena banyak kegiatan warga yang vakum selama dua tahun pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Harga Telur Ayam Naik Bikin Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Biang Keroknya

Kemudian dipicu juga oleh cairnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di rapel sehingga permintaan melebihi produksi.
&quot;BPNT yang dirapel ini bikin permintaan over produksi sehingga para agen jadi khawatir tidak kedapatan telur, makanya harganya dinaikin agar dapat duluan,&quot; papar Suwardi.
Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah merealisasikan BPNT ini tiap bulan sehingga tidak menimbulkan kepanikan yang pada akhirnya harga dapat dimainkan oleh oknum yang memanfaatkan keadaan.&quot;Ternyata telur dan beras naik karena BPNT. Semua itu tidak serta  merta peternak menerima kenaikan yang dratis hanya maksimal 10% dari  harga normal,&quot; ucapnya.
Terakhir, Suwardi memprediksi, harga telur akan kembali normal pada awal September mendatang.
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di Pasar Ikopol,  Mangunjaya, Bekasi, harga telur ayam sampai tembus Rp31.000/kg dari  harga normal Rp25.000/kg. Pedagang mengatakan harga tersebut sudah sejak  seminggu yang lalu.
&quot;Naik udah seminggu yang lalu. Pusing saya yang jual. Dari harga  Rp27.000,Rp28.000, Rp29.000, Rp30.000, sekarang saya jual Rp31.000/kg.  Pedagang di sini jualnya juga segitu. Karena kita kan samain,&quot; ujar  Siti, Pedagang Sembako saat ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi,  Senin (22/8/2022).
Dia mengatakan, harga yang ia banderol itu pun hanya dapat untung  Rp1.000. Sebab, pembelian dari agennya, Situ sudah meroggoh kocek  Rp30.000/kg.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga telur ayam di peternak mengalami kenaikan. Harga telur ayam di tingkat peternak naik 10%.
&quot;Di peternak juga naik 10% dari harga awal bulan. Harga tertinggi di peternak Rp26.500/kg untuk diambil pedagang,&quot; kata Suwardi Peternak Telur di Kendal kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (23/8/2022).
BACA JUGA:Bansos Jadi Penyebab Naiknya Harga Telur Ayam, Kok Bisa?

Kendati demikian, dia mengungkapkan, kenaikan itu bukan yang tertinggi dalam sejarah. Sebab, yang tertinggi itu pada saat menjelang lebaran, harganya sampai tembus Rp29.000/kg di peternak.
&quot;Di peternak, saat ini tidak paling tinggi karena menjelang lebaran sempat Rp29.000/kg di peternak dan di pasaran Rp35.000/kg,&quot; ungkap Suwardi.
Lebih lanjut dia mamaparkan, harga telur yang melonjak ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya karena banyak kegiatan warga yang vakum selama dua tahun pandemi Covid-19.
BACA JUGA:Harga Telur Ayam Naik Bikin Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Biang Keroknya

Kemudian dipicu juga oleh cairnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di rapel sehingga permintaan melebihi produksi.
&quot;BPNT yang dirapel ini bikin permintaan over produksi sehingga para agen jadi khawatir tidak kedapatan telur, makanya harganya dinaikin agar dapat duluan,&quot; papar Suwardi.
Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah merealisasikan BPNT ini tiap bulan sehingga tidak menimbulkan kepanikan yang pada akhirnya harga dapat dimainkan oleh oknum yang memanfaatkan keadaan.&quot;Ternyata telur dan beras naik karena BPNT. Semua itu tidak serta  merta peternak menerima kenaikan yang dratis hanya maksimal 10% dari  harga normal,&quot; ucapnya.
Terakhir, Suwardi memprediksi, harga telur akan kembali normal pada awal September mendatang.
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di Pasar Ikopol,  Mangunjaya, Bekasi, harga telur ayam sampai tembus Rp31.000/kg dari  harga normal Rp25.000/kg. Pedagang mengatakan harga tersebut sudah sejak  seminggu yang lalu.
&quot;Naik udah seminggu yang lalu. Pusing saya yang jual. Dari harga  Rp27.000,Rp28.000, Rp29.000, Rp30.000, sekarang saya jual Rp31.000/kg.  Pedagang di sini jualnya juga segitu. Karena kita kan samain,&quot; ujar  Siti, Pedagang Sembako saat ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi,  Senin (22/8/2022).
Dia mengatakan, harga yang ia banderol itu pun hanya dapat untung  Rp1.000. Sebab, pembelian dari agennya, Situ sudah meroggoh kocek  Rp30.000/kg.</content:encoded></item></channel></rss>
