<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Zulhas: Potensi Ekspor RI ke India Tembus Rp46,9 Triliun</title><description>Zulhas memimpin delegasi misi dagang Indonesia ke New Delhi, India.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652625/mendag-zulhas-potensi-ekspor-ri-ke-india-tembus-rp46-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652625/mendag-zulhas-potensi-ekspor-ri-ke-india-tembus-rp46-9-triliun"/><item><title>Mendag Zulhas: Potensi Ekspor RI ke India Tembus Rp46,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652625/mendag-zulhas-potensi-ekspor-ri-ke-india-tembus-rp46-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2652625/mendag-zulhas-potensi-ekspor-ri-ke-india-tembus-rp46-9-triliun</guid><pubDate>Selasa 23 Agustus 2022 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/23/320/2652625/mendag-zulhas-potensi-ekspor-ri-ke-india-tembus-rp46-9-triliun-ATPenjhPbs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/23/320/2652625/mendag-zulhas-potensi-ekspor-ri-ke-india-tembus-rp46-9-triliun-ATPenjhPbs.jpg</image><title>Mendag Zulkifli Hasan (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin delegasi misi dagang Indonesia ke New Delhi, India dan berhasil membukukan potensi ekspor dengan nilai sebesar USD 3,2 miliar.
Pada misi dagang yang berlangsung, Mendag Zulhas membawa 10 pelaku usaha dan eksportir Indonesia, serta asosiasi.
BACA JUGA:Ke India, Mendag Tingkatkan Hubungan dengan Mitra Dagang Strategis RI

&quot;Delegasi misi dagang Indonesia ke India berhasil membukukan potensi ekspor senilai USD3,2 miliar atau sekitar Rp46,98 triliun. Potensi ekspor ini diperoleh dari penandatanganan 22 kesepakatan kerja sama (MoU) antara pelaku usaha kedua negara,&quot; ujar dia dalam keterangan resminya, Selasa (23/8/2022).
Zulhas menjelaskan, India dipilih sebagai kunjungan pertama ke luar negeri karena merupakan mitra dagang strategis Indonesia.
BACA JUGA:Mendag: Harga Daging Ayam Saat Ini Terlalu Rendah

&quot;Kedua negara memiliki hubungan sejarah yang panjang dan erat, sesama negara G20 dan ekonominya saling mengisi karena kita saling membutuhkan satu sama lain,&amp;rdquo; tegasnya.Mendag juga menjelaskan, penandatanganan sebanyak 22 MoU pada misi dagang tersebut meliputi produk-produk minyak kelapa sawit (CPO), olein, batu bara, furnitur, perkakas plastik, serta bubur kertas dan kertas dengan nilai total mencapai USD3,2 miliar.
&quot;Khusus produk kelapa sawit total komitmen yang menjadi kesepakatan sebanyak 2,6 juta ton atau senilai USD3,16 miliar,&amp;rdquo; imbuhnya.
Menurutnya, hal ini ini adalah kegiatan yang bersejarah bagi kedua negara. Di tengah situasi penuh ketidakpastian dan tantangan ekonomi, Indonesia dan India terus memperkuat kemitraan yang strategis khususnya dalam kerja sama perdagangan.
&quot;Semoga kemitraan yang saling menguntungkan antara pelaku usaha Indonesia dan India, semakin erat dan berkelanjutan,&amp;rdquo; pungkas Mendag Zulhas.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin delegasi misi dagang Indonesia ke New Delhi, India dan berhasil membukukan potensi ekspor dengan nilai sebesar USD 3,2 miliar.
Pada misi dagang yang berlangsung, Mendag Zulhas membawa 10 pelaku usaha dan eksportir Indonesia, serta asosiasi.
BACA JUGA:Ke India, Mendag Tingkatkan Hubungan dengan Mitra Dagang Strategis RI

&quot;Delegasi misi dagang Indonesia ke India berhasil membukukan potensi ekspor senilai USD3,2 miliar atau sekitar Rp46,98 triliun. Potensi ekspor ini diperoleh dari penandatanganan 22 kesepakatan kerja sama (MoU) antara pelaku usaha kedua negara,&quot; ujar dia dalam keterangan resminya, Selasa (23/8/2022).
Zulhas menjelaskan, India dipilih sebagai kunjungan pertama ke luar negeri karena merupakan mitra dagang strategis Indonesia.
BACA JUGA:Mendag: Harga Daging Ayam Saat Ini Terlalu Rendah

&quot;Kedua negara memiliki hubungan sejarah yang panjang dan erat, sesama negara G20 dan ekonominya saling mengisi karena kita saling membutuhkan satu sama lain,&amp;rdquo; tegasnya.Mendag juga menjelaskan, penandatanganan sebanyak 22 MoU pada misi dagang tersebut meliputi produk-produk minyak kelapa sawit (CPO), olein, batu bara, furnitur, perkakas plastik, serta bubur kertas dan kertas dengan nilai total mencapai USD3,2 miliar.
&quot;Khusus produk kelapa sawit total komitmen yang menjadi kesepakatan sebanyak 2,6 juta ton atau senilai USD3,16 miliar,&amp;rdquo; imbuhnya.
Menurutnya, hal ini ini adalah kegiatan yang bersejarah bagi kedua negara. Di tengah situasi penuh ketidakpastian dan tantangan ekonomi, Indonesia dan India terus memperkuat kemitraan yang strategis khususnya dalam kerja sama perdagangan.
&quot;Semoga kemitraan yang saling menguntungkan antara pelaku usaha Indonesia dan India, semakin erat dan berkelanjutan,&amp;rdquo; pungkas Mendag Zulhas.</content:encoded></item></channel></rss>
