<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Sebut Kasus Covid-19 RI Lebih Rendah dari Negara Lain</title><description>Menko Airlangga Hartarto mengatakan saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia tergolong lebih rendah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2653003/menko-airlangga-sebut-kasus-covid-19-ri-lebih-rendah-dari-negara-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2653003/menko-airlangga-sebut-kasus-covid-19-ri-lebih-rendah-dari-negara-lain"/><item><title>Menko Airlangga Sebut Kasus Covid-19 RI Lebih Rendah dari Negara Lain</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2653003/menko-airlangga-sebut-kasus-covid-19-ri-lebih-rendah-dari-negara-lain</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/08/23/320/2653003/menko-airlangga-sebut-kasus-covid-19-ri-lebih-rendah-dari-negara-lain</guid><pubDate>Selasa 23 Agustus 2022 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/23/320/2653003/menko-airlangga-sebut-kasus-covid-19-ri-lebih-rendah-dari-negara-lain-bY2ZxbDzGZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/23/320/2653003/menko-airlangga-sebut-kasus-covid-19-ri-lebih-rendah-dari-negara-lain-bY2ZxbDzGZ.jpg</image><title>Menko Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kondinaror Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia masih tergolong lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara lainnya.

&quot;Rapat dengan Bapak Presiden, dilaporkan bahwa perkembangan kasus di sejumlah negara, Jepang masing tinggi 218 ribu, Amerika, Australia, dan India angkanya masih tinggi,&quot; ujar Menko Airlangga dalam rapat evaluasi PPKM secara virtual, Selasa (23/8/2022).

&quot;Sedangkan Indonesia dengan kasus sekitar 4.600, relatif lebih rendah dibandingkan negara lain,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Menko Airlangga: Para Pekerja Migran Jadi Pahlawan Devisa Rp159,6 Triliun/Tahun
Menko Airlangga menjelaskan kalau dilihat dari positifity rate mingguan saat ini Indonesia berada di angkat 9% dengan jumlah kasus aktifnya sudah mencapai 48.000.

&quot;Kasus rata-rata turun 1,94%,&quot; ucapnya.

Padahal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan ambang batas positivity rate tak melebihi 5%, adapun saat ini angkanya sudah berada pada 9%.Walaupun sebelumnya memang sempat berada dibawah 1%.

Namun, Menko Airlangga menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Indonesia seperti di Sumater, Bali, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua sudah mengalami penurunan kasus.

&quot;Kalau kita lihat terkait dengan vaksinasi, ini kita lihat beberapa wilayah Jawa Bali yang masih dibawah 70% adalah Maluku, Papua, Papua Barat untuk dosis 1,&quot; ucapnya.

Menko Airlangga menambahkan, saat ini terdapat setidaknya 18 provinsi untuk dosis 2 dan 20 provinsi untuk tiga yang vaksinasinya di bawah 30%.

&quot;Sudah dilakukan PPKM diluar Jawa Bali, itu dari 386 seluruhnya di level 1,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kondinaror Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia masih tergolong lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara lainnya.

&quot;Rapat dengan Bapak Presiden, dilaporkan bahwa perkembangan kasus di sejumlah negara, Jepang masing tinggi 218 ribu, Amerika, Australia, dan India angkanya masih tinggi,&quot; ujar Menko Airlangga dalam rapat evaluasi PPKM secara virtual, Selasa (23/8/2022).

&quot;Sedangkan Indonesia dengan kasus sekitar 4.600, relatif lebih rendah dibandingkan negara lain,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Menko Airlangga: Para Pekerja Migran Jadi Pahlawan Devisa Rp159,6 Triliun/Tahun
Menko Airlangga menjelaskan kalau dilihat dari positifity rate mingguan saat ini Indonesia berada di angkat 9% dengan jumlah kasus aktifnya sudah mencapai 48.000.

&quot;Kasus rata-rata turun 1,94%,&quot; ucapnya.

Padahal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan ambang batas positivity rate tak melebihi 5%, adapun saat ini angkanya sudah berada pada 9%.Walaupun sebelumnya memang sempat berada dibawah 1%.

Namun, Menko Airlangga menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Indonesia seperti di Sumater, Bali, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua sudah mengalami penurunan kasus.

&quot;Kalau kita lihat terkait dengan vaksinasi, ini kita lihat beberapa wilayah Jawa Bali yang masih dibawah 70% adalah Maluku, Papua, Papua Barat untuk dosis 1,&quot; ucapnya.

Menko Airlangga menambahkan, saat ini terdapat setidaknya 18 provinsi untuk dosis 2 dan 20 provinsi untuk tiga yang vaksinasinya di bawah 30%.

&quot;Sudah dilakukan PPKM diluar Jawa Bali, itu dari 386 seluruhnya di level 1,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
